Angkat Besi: Pembuktian Eksistensi Sandow
Editor Bolanet | 18 November 2011 21:53
- Peraih medali emas angkat besi kelas 77 kilogram putra Sandow Waldemar Nasution mengaku sebagai pembuktian bahwa ia masih terkuat di kelasnya untuk Asia Tenggara.
Ini pembuktianku, bahwa saya masih yang terkuat, kata dia, di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat petang (18/11)
Sebab, lanjutnya, pada SEA Games 2009 di Laos ia gagal meraih medali padahal dua SEA Games sebelumnya mendapatkannya.
Waktu itu, ujar dia, menjelang Sea Games 2009 terlambat pelatnas karena ada sesuatu masalah dan hal itu tidak boleh terjadi menjelang SEA Games 2011 di negeri sendiri.
Menyinggung keberhasilannya menyingkirkan lifter Thailand dalam meraih medali emas, padahal pada jenis angkatan snatch sempat tertinggal, ia mengakui saat ini sedang beruntung.
Saya sedang beruntung karena bisa tampil optimal dan Allah memberikan pula kemudahan, katanya.
Ia berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2011 dengan mengalahkan pesaingnya dua lifter Thailand Somphon Kaeokoet dan Ekkachai Yeeram.
Sandow berhasil mengumpulkan total angkatan seberat 326 kilogram, sedangkan dua pesaingnya yaitu Somphon 324 kilogram dan Ekkachai 312 kilogram dan mereka masing-masing meraih perak dan perunggu.
Usai kompetisi, Sandow langsung menjadi idola penonton terutama kaum hawa yang memadati tempat pertandingan.
Mereka langsung meminta foto bareng bahkan ketika wartawan sedang mewawancari, beberapa remaja langsung menempel sedangkan rekannya mengabadikan menggunakan kamera dari telepon genggam.
Penampilan Sandow yang eksentrik dengan beberapa aksesoris di wajahnya seperti bendera merah-putih di pipi sebelah kanan, semacam anting-anting di bibir kian menarik penggemarnya. (ant/rev)
Ini pembuktianku, bahwa saya masih yang terkuat, kata dia, di Palembang, Sumatera Selatan, Jumat petang (18/11)
Sebab, lanjutnya, pada SEA Games 2009 di Laos ia gagal meraih medali padahal dua SEA Games sebelumnya mendapatkannya.
Waktu itu, ujar dia, menjelang Sea Games 2009 terlambat pelatnas karena ada sesuatu masalah dan hal itu tidak boleh terjadi menjelang SEA Games 2011 di negeri sendiri.
Menyinggung keberhasilannya menyingkirkan lifter Thailand dalam meraih medali emas, padahal pada jenis angkatan snatch sempat tertinggal, ia mengakui saat ini sedang beruntung.
Saya sedang beruntung karena bisa tampil optimal dan Allah memberikan pula kemudahan, katanya.
Ia berhasil menyumbang medali emas untuk kontingen Indonesia pada SEA Games 2011 dengan mengalahkan pesaingnya dua lifter Thailand Somphon Kaeokoet dan Ekkachai Yeeram.
Sandow berhasil mengumpulkan total angkatan seberat 326 kilogram, sedangkan dua pesaingnya yaitu Somphon 324 kilogram dan Ekkachai 312 kilogram dan mereka masing-masing meraih perak dan perunggu.
Usai kompetisi, Sandow langsung menjadi idola penonton terutama kaum hawa yang memadati tempat pertandingan.
Mereka langsung meminta foto bareng bahkan ketika wartawan sedang mewawancari, beberapa remaja langsung menempel sedangkan rekannya mengabadikan menggunakan kamera dari telepon genggam.
Penampilan Sandow yang eksentrik dengan beberapa aksesoris di wajahnya seperti bendera merah-putih di pipi sebelah kanan, semacam anting-anting di bibir kian menarik penggemarnya. (ant/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Man Utd - Premier League/Liga Inggris
Liga Inggris 19 April 2026, 01:00
-
Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
Liga Italia 19 April 2026, 00:22
-
Live Streaming MU vs Chelsea di Vidio Hari Ini 19 April 2026
Liga Inggris 19 April 2026, 00:01
-
Link Nonton Live Streaming Premier League: Chelsea vs MU
Liga Inggris 18 April 2026, 23:30
-
Mengenal Sirkuit Puncak Mario, Tuan Rumah Seri Pertama Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 18 April 2026, 23:29
-
Menjajaki Peluang Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid
Liga Spanyol 18 April 2026, 22:38
-
Tempat Menonton Live Streaming Liga Inggris: Chelsea vs Man Utd
Liga Inggris 18 April 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









