Angkat Besi: Sandow Tambah Pundi Emas Indonesia
Editor Bolanet | 18 November 2011 20:21
- Lifter angkat besi putra Indonesia Sandow Waldemar Nasution menambah pundi perolehan medali emas bagi kontingennya pada ajang SEA Games 2011.
Pada kompetisi yang diselenggarakan di Palembang, Jumat (18/11) petang, ia yang turun di kelas 77 Kg berhasil mengalahkan pesaingnya dua lifter Thailand Somphon Kaeokoet dan Ekkachai Yeeram.
Sandow berhasil mengumpulkan total angkatan seberat 326 kilogram, sedangkan dua pesaingnya yaitu Somphon 324 kilogram dan Ekkachai 312 kilogram dan mereka masing-masing meraih perak dan perunggu.
Persaingan untuk memperebutkan tempat pertama cukup ketat, karena pada jenis angkatan snatch lifter Indonesia itu hanya meraih angkatan terbaiknya 146 kilogram sedangkan lifter Negeri Gajah Putih Somphon angkatan terbaiknya 148 kilogram.
Atur strategi pelatih kedua negara di jenis angkatan clean and jerk cukup ketat, karena pelatih Sandow memasang target angkatan kesempatan pertama 175 kilogram dan berhasil.
Melihat hal itu, pelatih Thailand meminta ke panitia bahwa lifternya mengangkat dengan beban 176 kilogram dan berhasil pula mengangkatnya.
Mendapati hal tersebut, kontingen Indonesia menaikkan angkatan 180 kilogram pada kesempatan dan berhasil dan kondisi tersebut kian memanas dan pihak Thailand menaikkan angkatan sama yakni 180 kilogram pada kesempatan kedua, namun gagal.
Posisi tersebut menguntungkan bagi kubu tuan rumah, karena lifter Thailand tersebut harus mengangkat lebih dulu pada kesempatan ke tiga.
pelatih Thailand memasang 183 kilogram dengan alasan jika itu terangkat maka total yang diperoleh adalah 328 kilogram, namun sekali lagi gagal dan suara gemuruh penonton dan pendukung Indonesia membahana karena lifter negaranya meraih medali emas dengan total angkatan 326 kilogram meski belum mengangkat pada kesempatan ketiga.
Guna memenuhi kesempatan ke tiga, pelatih Sori Enda Nasution memaksa lifternya mengangkat barbel seberat 200 kilogram. Upaya tersebut langsung membuat seluruh penonton bahkan panitia dan peserta negara lain bersorak agar Sandow mampu mengangkatnya, tetapi gagal.
Saya tadi ada sedikit licin di pundak, makanya gagal. Dalam latihan saya pernah mengangkat barbel seberat itu, kata Sandow.
Sementara peringkat keempat adalah lifter Vietnam Duong Thanh Truc dengan total angkatan 303 kilogram, urutan ke lima Naharuddin Bin Mahayudin dari Malaysia dengan total angkatan 290 kilogram.
Kemudian urutan ke enam lifter Filipina Ronald Colonia dengan total angkatan 275 kilogram, dan tempat ke tujuh Thanouxay Keomani dari Laos total angkatannya 215 kilogram, sedangkan lifter Malaysia lainnya Zulkifli Che Rose gagal meraih angka karena pada seluruh kesempatan di jenis angkatan clean and jerk gagal. (ant/mac)
Pada kompetisi yang diselenggarakan di Palembang, Jumat (18/11) petang, ia yang turun di kelas 77 Kg berhasil mengalahkan pesaingnya dua lifter Thailand Somphon Kaeokoet dan Ekkachai Yeeram.
Sandow berhasil mengumpulkan total angkatan seberat 326 kilogram, sedangkan dua pesaingnya yaitu Somphon 324 kilogram dan Ekkachai 312 kilogram dan mereka masing-masing meraih perak dan perunggu.
Persaingan untuk memperebutkan tempat pertama cukup ketat, karena pada jenis angkatan snatch lifter Indonesia itu hanya meraih angkatan terbaiknya 146 kilogram sedangkan lifter Negeri Gajah Putih Somphon angkatan terbaiknya 148 kilogram.
Atur strategi pelatih kedua negara di jenis angkatan clean and jerk cukup ketat, karena pelatih Sandow memasang target angkatan kesempatan pertama 175 kilogram dan berhasil.
Melihat hal itu, pelatih Thailand meminta ke panitia bahwa lifternya mengangkat dengan beban 176 kilogram dan berhasil pula mengangkatnya.
Mendapati hal tersebut, kontingen Indonesia menaikkan angkatan 180 kilogram pada kesempatan dan berhasil dan kondisi tersebut kian memanas dan pihak Thailand menaikkan angkatan sama yakni 180 kilogram pada kesempatan kedua, namun gagal.
Posisi tersebut menguntungkan bagi kubu tuan rumah, karena lifter Thailand tersebut harus mengangkat lebih dulu pada kesempatan ke tiga.
pelatih Thailand memasang 183 kilogram dengan alasan jika itu terangkat maka total yang diperoleh adalah 328 kilogram, namun sekali lagi gagal dan suara gemuruh penonton dan pendukung Indonesia membahana karena lifter negaranya meraih medali emas dengan total angkatan 326 kilogram meski belum mengangkat pada kesempatan ketiga.
Guna memenuhi kesempatan ke tiga, pelatih Sori Enda Nasution memaksa lifternya mengangkat barbel seberat 200 kilogram. Upaya tersebut langsung membuat seluruh penonton bahkan panitia dan peserta negara lain bersorak agar Sandow mampu mengangkatnya, tetapi gagal.
Saya tadi ada sedikit licin di pundak, makanya gagal. Dalam latihan saya pernah mengangkat barbel seberat itu, kata Sandow.
Sementara peringkat keempat adalah lifter Vietnam Duong Thanh Truc dengan total angkatan 303 kilogram, urutan ke lima Naharuddin Bin Mahayudin dari Malaysia dengan total angkatan 290 kilogram.
Kemudian urutan ke enam lifter Filipina Ronald Colonia dengan total angkatan 275 kilogram, dan tempat ke tujuh Thanouxay Keomani dari Laos total angkatannya 215 kilogram, sedangkan lifter Malaysia lainnya Zulkifli Che Rose gagal meraih angka karena pada seluruh kesempatan di jenis angkatan clean and jerk gagal. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Man Utd - Premier League/Liga Inggris
Liga Inggris 19 April 2026, 01:00
-
Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
Liga Italia 19 April 2026, 00:22
-
Live Streaming MU vs Chelsea di Vidio Hari Ini 19 April 2026
Liga Inggris 19 April 2026, 00:01
-
Link Nonton Live Streaming Premier League: Chelsea vs MU
Liga Inggris 18 April 2026, 23:30
-
Mengenal Sirkuit Puncak Mario, Tuan Rumah Seri Pertama Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 18 April 2026, 23:29
-
Menjajaki Peluang Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid
Liga Spanyol 18 April 2026, 22:38
-
Tempat Menonton Live Streaming Liga Inggris: Chelsea vs Man Utd
Liga Inggris 18 April 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









