Basket: Pelatih Indonesia Mengaku Gagal
Editor Bolanet | 19 November 2011 11:23
- Pelatih tim basket putra Indonesia Rastafari Horongbala, mengatakan kegagalan Indonesia meraih tiket menuju final merupakan kesalahan dirinya, bukan pemain.
Kekalahan ini salah saya, jangan salahkan pemain karena mereka sudah mengeluarkan seluruh kemampuan mereka pada pertandingan kali kini, kata Rastafari saat jumpa pers usai pertandingan di Britama Arena, Sport Center, Jakarta, Jumat.
Indonesia kalah tipis dari Thailand dengan skor 62-65. Indonesia nyaris dapat merebut tiket final, namun pada detik-detik terakhir, Thailand mendapat dua kali lemparan bebas (free throw) dari pemain dengan nomor punggung 12, Ratdech Kruatiwa.
Tim Indonesia sempat memimpin permainan hingga menjelang kuarter terakhir. Pada kuarter pertama Indonesia memimpin dengan skor 13-10, kemudian 31-30, lalu 52-43, dan tertinggal tipis 62-63 sampai menit-menit terakhir.
Hari ini saya harus akui bahwa Thailand lebih bagus dari kita, namun saya tetap bangga dengan permainan anak-anak. Mereka sudah mengerahkan semua kemampuan yang mereka bisa, kata Rastafari menambahkan.
Sementara itu, salah satu pemain basket Indonesia Andi Poedjakesuma, mengaku ia dan teman-temannya sempat terkejut dengan kekalahan ini.
Awalnya saya memang agak terkejut dengan kekalahan ini, namun saya dan teman-teman akan kembali fokus untuk menghadapi pertandingan berikutnya, kata pemain bernomor punggung 5 itu.
Indonesia akan kembali bertanding untuk memperebutkan medali perunggu, menghadapi Malaysia pada Minggu (20/11).
Sedangkan Thailand akan bertemu dengan juara SEA Games sebelumnya, Filipina, di babak final.
Dalam sejarah SEA Games, Indonesia belum pernah sekali pun merebut medali emas dan prestasi terbaik hanyalah meraih perak, yaitu di SEA Games 2001 di Malaysia dan SEA Games 2007 di Thailand. (ant/jef)
Kekalahan ini salah saya, jangan salahkan pemain karena mereka sudah mengeluarkan seluruh kemampuan mereka pada pertandingan kali kini, kata Rastafari saat jumpa pers usai pertandingan di Britama Arena, Sport Center, Jakarta, Jumat.
Indonesia kalah tipis dari Thailand dengan skor 62-65. Indonesia nyaris dapat merebut tiket final, namun pada detik-detik terakhir, Thailand mendapat dua kali lemparan bebas (free throw) dari pemain dengan nomor punggung 12, Ratdech Kruatiwa.
Tim Indonesia sempat memimpin permainan hingga menjelang kuarter terakhir. Pada kuarter pertama Indonesia memimpin dengan skor 13-10, kemudian 31-30, lalu 52-43, dan tertinggal tipis 62-63 sampai menit-menit terakhir.
Hari ini saya harus akui bahwa Thailand lebih bagus dari kita, namun saya tetap bangga dengan permainan anak-anak. Mereka sudah mengerahkan semua kemampuan yang mereka bisa, kata Rastafari menambahkan.
Sementara itu, salah satu pemain basket Indonesia Andi Poedjakesuma, mengaku ia dan teman-temannya sempat terkejut dengan kekalahan ini.
Awalnya saya memang agak terkejut dengan kekalahan ini, namun saya dan teman-teman akan kembali fokus untuk menghadapi pertandingan berikutnya, kata pemain bernomor punggung 5 itu.
Indonesia akan kembali bertanding untuk memperebutkan medali perunggu, menghadapi Malaysia pada Minggu (20/11).
Sedangkan Thailand akan bertemu dengan juara SEA Games sebelumnya, Filipina, di babak final.
Dalam sejarah SEA Games, Indonesia belum pernah sekali pun merebut medali emas dan prestasi terbaik hanyalah meraih perak, yaitu di SEA Games 2001 di Malaysia dan SEA Games 2007 di Thailand. (ant/jef)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Login! Tottenham Coba Tikung MU untuk Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 17 Juni 2026, 18:35
-
Bernardo Silva Resmi Gabung Real Madrid
Liga Spanyol 17 Juni 2026, 17:28
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Skotlandia vs Maroko 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 17:21
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Amerika Serikat vs Australia 20 Juni 2026
Piala Dunia 17 Juni 2026, 16:59
-
Catatan Menarik Austria vs Yordania: Arnautovic Cetak Sejarah
Piala Dunia 17 Juni 2026, 15:12
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28










