Bob Hippy Minta Garuda Muda Hindari Euforia
Editor Bolanet | 17 November 2011 03:51
- Koodinator tim nasional Indonesia, Bob Hippy, menghimbau agar para insan sepakbola maupun pemain tim nasional Indonesia U-23 seyogyanya jangan terlalu larut dengan euforia. Pasalnya, kiprah Egi Melgiansyah dan kawan-kawan di SEA Games XXVI/2011, baru di separuh perjalanan. Bob Hippy juga mengingatkan, jika Indonesia harus belajar dari pengalaman seperti di Piala AFF 2010 lalu. Saat itu, Indonesia tampil gemilang dan selalu menang di setiap pertandingan penyisihan hingga semifinal.
Alhasil, Timnas Senior gagal di final di tangan Malaysia. Ironisnya, Malaysia adalah tim yang dikalahkan secara telak di partai pertama (5-1), ungkapnya kepada .
Kini, dalam ajang berbeda, namun tidak berkurang gengsinya, Indonesia kembali bersua Malaysia yang notabene juara bertahan SEA Games 2009. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11). Bob kembali mengatakan, sudah 20 tahun Indonesia menanti jadi juara cabang sepak bola SEA Games. Pasalnya, terakhir kalinya, Indonesia meraih gelar juara pada tahun 1991 di Manila.
Pada rentang waktu tersebut, kita juga pernah mendapatkan kesempatan terbaik saat menjadi tuan rumah 1997. Sayang, 'Tim Garuda Muda' gagal di babak final, dikalahkan Thailand lewat proses adu penalti, papar Bob yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Kini, pengalaman pahit tersebut diharapkannya tidak terulang. Sebagai tuan rumah, Bob mengharapkan agar Indonesia mampu mengonversi seluruh keuntungan nonteknis menjadi prestasi emas.
Kebetulan, kualitas skuad yang dimiliki Timnas U-23 kali ini sangat menunjang untuk meraih hasil terbaik. Saya sangat optimis untuk itu, tutupnya. [initial]
SEA GAMES - Sepak Bola: Pemilik ID Card Harus Disertai Tiket (esa/mac)
Alhasil, Timnas Senior gagal di final di tangan Malaysia. Ironisnya, Malaysia adalah tim yang dikalahkan secara telak di partai pertama (5-1), ungkapnya kepada .
Kini, dalam ajang berbeda, namun tidak berkurang gengsinya, Indonesia kembali bersua Malaysia yang notabene juara bertahan SEA Games 2009. Pertandingan tersebut akan digelar di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Senayan, Jakarta, Kamis (17/11). Bob kembali mengatakan, sudah 20 tahun Indonesia menanti jadi juara cabang sepak bola SEA Games. Pasalnya, terakhir kalinya, Indonesia meraih gelar juara pada tahun 1991 di Manila.
Pada rentang waktu tersebut, kita juga pernah mendapatkan kesempatan terbaik saat menjadi tuan rumah 1997. Sayang, 'Tim Garuda Muda' gagal di babak final, dikalahkan Thailand lewat proses adu penalti, papar Bob yang juga menjabat sebagai anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI.
Kini, pengalaman pahit tersebut diharapkannya tidak terulang. Sebagai tuan rumah, Bob mengharapkan agar Indonesia mampu mengonversi seluruh keuntungan nonteknis menjadi prestasi emas.
Kebetulan, kualitas skuad yang dimiliki Timnas U-23 kali ini sangat menunjang untuk meraih hasil terbaik. Saya sangat optimis untuk itu, tutupnya. [initial]
SEA GAMES - Sepak Bola: Pemilik ID Card Harus Disertai Tiket (esa/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bursa Pelatih Milan Memanas, Glasner Ungguli Pochettino dan Slot
Liga Italia 3 Juni 2026, 17:05
-
Prediksi Meksiko vs Serbia 5 Juni 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 17:02
-
Prediksi Ceko vs Guatemala 5 Juni 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 17:01
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 3 Juni 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
4 Striker Incaran Barcelona untuk Era Baru Hansi Flick
Editorial 3 Juni 2026, 16:19
-
3 Pemain Bournemouth yang Bisa Dibawa Andoni Iraola ke Liverpool
Editorial 3 Juni 2026, 16:05
-
6 Transfer yang Bisa Membawa Manchester United Juara Liga Champions
Editorial 3 Juni 2026, 15:47












