Catur: Perak dan Perunggu Untuk Indonesia
Editor Bolanet | 21 November 2011 20:52
- Kontingen Indonesia berhasil menambah satu medali perak dan perunggu dari nomor catur kilat putri SEA Games XXVI pada pertandingan hari terakhir cabang olahraga tersebut di Hotel Swarna Dwipa Palembang, Senin (21/11).
Medali perak disumbangkan pecatur WIM Warda Aulia Medina (2114) dan perunggu diraih WFM Chelsie Monica Sihite (2176).
Dari sembilan babak yang dimainkan pada nomor catur kilat, baik Warda maupun Chelsie sama-sama mengumpulkan total 6,5 angka kemenangan, namun Warda menang solkov (total nilai setiap lawan yang pernah dihadapi).
Sementara medali emas direbut pecatur Vietnam WIM Thi Nhu Y Hoang (2218) yang secara keseluruhan meraih 7 angka kemenangan.
Sementara di nomor catur kilat putra, dua pecatur Indonesia masing-masing GM Cerdas Barus (2403) maupun FM Anjas Novita (2304) gagal menyumbangkan medali.
Cerdas mengumpulkan 4 angka kemenangan dari sembilan babak yang dijalaninya dan berada di posisi ke lima, sementara Anjas di posisi ke delapan dengan raihan 3,5 angka kemenangan.
Medali emas diraih pecatur Filipina GM Wesley So (2659) yang mengumpulkan 9 angka kemenangan, medali perak direbut GM Nguyen Ngoc Truong Son (2662) asal Vietnam, dan medali perunggu GM Mark Paragua (2522) asal Filipina.
Dengan hasil tersebut, secara keseluruhan Indonesia meraih satu medali emas, dua medali perak dan dua medali perunggu dari sembilan nomor yang dipertandingkan pada cabang catur SEA Games ke-26.
Satu-satunya medali emas disumbangkan GM Susanto Megaranto (2537) dari nomor catur standar putra, medali perak lainnya dari FM Rudin Hamdani (2322) yang bertanding di nomor catur cepat putra, sementara GM Irene Kahrisma Sukandar (2350) yang berlaga di nomor catur standar putri juga mempersembahkan medali perunggu.
Menanggapi hasil tersebut, manajer tim catur Indonesia Rikardo mengaku cukup puas.
Dari segi jumlah medali yang diraih kita cukup puas, meski secara keseluruhan kita gagal mewujudkan target dua medali emas, ujar dia.
Menurut dia, semula medali emas ditargetkan berasal dari nomor pasangan campuran melalui Susanto Megaranto dan Irene Kharisma serta dari nomor catur standar putri melalui Irene Kharisma, namun Indonesia gagal meraih medali emas dari kedua nomor tersebut.
Medali emas justru diperoleh Susanto dari nomor catur standar putra yang semula tidak diunggulkan karena di nomor itu ikut tampil pecatur kuat asal Filipina GM Wesley So (2659) dan pecatur Vietnam GM Sang Cao (2521), ujar dia.
Demikian juga dengan medali perak yang diraih Rudin Hamdani di nomor catur cepat putra dan Warda di nomor catur kilat putri. Tidak diunggulkan tapi justru berhasil meraih medali perak, katanya.
Namun demikian, menurut Rikardo, hasil yang diraih Susanto dan kawan-kawan tetap patut disyukuri karena tidak terlalu mengecewakan.
Syukur alhamdulillah kita dapat meraih lima medali pada ajang SEA Games kali ini. Tapi tentu kita akan melakukan evaluasi dan ke depan akan fokus pada pembinaan terutama terhadap para pecatur muda dan berbakat, katanya. (ant/rev)
Medali perak disumbangkan pecatur WIM Warda Aulia Medina (2114) dan perunggu diraih WFM Chelsie Monica Sihite (2176).
Dari sembilan babak yang dimainkan pada nomor catur kilat, baik Warda maupun Chelsie sama-sama mengumpulkan total 6,5 angka kemenangan, namun Warda menang solkov (total nilai setiap lawan yang pernah dihadapi).
Sementara medali emas direbut pecatur Vietnam WIM Thi Nhu Y Hoang (2218) yang secara keseluruhan meraih 7 angka kemenangan.
Sementara di nomor catur kilat putra, dua pecatur Indonesia masing-masing GM Cerdas Barus (2403) maupun FM Anjas Novita (2304) gagal menyumbangkan medali.
Cerdas mengumpulkan 4 angka kemenangan dari sembilan babak yang dijalaninya dan berada di posisi ke lima, sementara Anjas di posisi ke delapan dengan raihan 3,5 angka kemenangan.
Medali emas diraih pecatur Filipina GM Wesley So (2659) yang mengumpulkan 9 angka kemenangan, medali perak direbut GM Nguyen Ngoc Truong Son (2662) asal Vietnam, dan medali perunggu GM Mark Paragua (2522) asal Filipina.
Dengan hasil tersebut, secara keseluruhan Indonesia meraih satu medali emas, dua medali perak dan dua medali perunggu dari sembilan nomor yang dipertandingkan pada cabang catur SEA Games ke-26.
Satu-satunya medali emas disumbangkan GM Susanto Megaranto (2537) dari nomor catur standar putra, medali perak lainnya dari FM Rudin Hamdani (2322) yang bertanding di nomor catur cepat putra, sementara GM Irene Kahrisma Sukandar (2350) yang berlaga di nomor catur standar putri juga mempersembahkan medali perunggu.
Menanggapi hasil tersebut, manajer tim catur Indonesia Rikardo mengaku cukup puas.
Dari segi jumlah medali yang diraih kita cukup puas, meski secara keseluruhan kita gagal mewujudkan target dua medali emas, ujar dia.
Menurut dia, semula medali emas ditargetkan berasal dari nomor pasangan campuran melalui Susanto Megaranto dan Irene Kharisma serta dari nomor catur standar putri melalui Irene Kharisma, namun Indonesia gagal meraih medali emas dari kedua nomor tersebut.
Medali emas justru diperoleh Susanto dari nomor catur standar putra yang semula tidak diunggulkan karena di nomor itu ikut tampil pecatur kuat asal Filipina GM Wesley So (2659) dan pecatur Vietnam GM Sang Cao (2521), ujar dia.
Demikian juga dengan medali perak yang diraih Rudin Hamdani di nomor catur cepat putra dan Warda di nomor catur kilat putri. Tidak diunggulkan tapi justru berhasil meraih medali perak, katanya.
Namun demikian, menurut Rikardo, hasil yang diraih Susanto dan kawan-kawan tetap patut disyukuri karena tidak terlalu mengecewakan.
Syukur alhamdulillah kita dapat meraih lima medali pada ajang SEA Games kali ini. Tapi tentu kita akan melakukan evaluasi dan ke depan akan fokus pada pembinaan terutama terhadap para pecatur muda dan berbakat, katanya. (ant/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Juventus vs Napoli: Kerim Alajbegovic
Liga Italia 2 November 2026, 05:55
-
Man of the Match Liverpool vs Arsenal: Declan Rice
Liga Inggris 2 November 2026, 05:49
-
Hasil Juventus vs Napoli: Dua Gol Spektakuler Bawa Juve Menang 2-0
Liga Italia 2 November 2026, 05:16
-
Hasil Liverpool vs Arsenal: Kemenangan Pertama The Gunners di Anfield sejak 2012
Liga Inggris 2 November 2026, 05:08
-
Man of the Match Racing Santander vs Madrid: Yan Diomande
Liga Spanyol 2 November 2026, 00:30
-
Hasil Racing Santander vs Madrid: Los Blancos Pesta Tiga Gol di El Sardinero
Liga Spanyol 2 November 2026, 00:17
-
Tempat Menonton Juventus vs Napoli 2 November 2026
Liga Italia 1 November 2026, 23:45
-
Raphinha Samai Rekor Gol Lionel Messi di La Liga 2012/2013
Liga Spanyol 1 November 2026, 22:31
-
Tempat Menonton Liverpool vs Arsenal 1 November 2026
Liga Inggris 1 November 2026, 21:30
-
Hasil BRI Super League: Brian Rubio Borong Dua Gol, Garudayaksa FC Taklukkan PSS
Bola Indonesia 1 November 2026, 20:57
-
Tempat Menonton Racing Santander vs Madrid 1 November 2026
Liga Spanyol 1 November 2026, 20:46
-
Hasil Como vs Venezia: Pasukan Cesc Fabregas Amankan Tiga Poin dan Posisi Empat
Liga Italia 1 November 2026, 20:29
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18



