Diego Mengaku Cenderung Bermain Ofensif
Editor Bolanet | 12 November 2011 22:41
- Penampilan Diego dalam dua pertandingan Timnas U-23 di SEA Games 2011 terlihat sangat agresif. Tak hanya disiplin dalam bertahan, pemain berdarah Belanda itu juga sesekali ikut membantu serangan Garuda Muda.
Saat bertemu Singapura, Diego terlihat disiplin dalam menjaga daerah pertahanan sampai Singapura kehilangan salah seorang pemainnya menit 22. Ketika unggul jumlah pemain, Diego mulai ikut membantu serangan tim Garuda Muda. Bahkan setelah Titus Bonai mencetak gol kedua bagi Indonesia, Diego mulai melakukan penetrasi ke kotak penalti Singapura.
Diego mengaku dirinya hanya menjalankan apa yang diinstruksikan Coach Rahmad Darmawan. Saat menyerang Diego tetap tidak pernah lupa akan tugasnya sebagai pemain bertahan.
Saya mencoba menerapkan apa yang pelatih katakan. Memang pelatih menginstruksikan sesekali ke depan. Tapi saya juga diinstruksikan untuk disiplin berada di belakang. Itu sebabnya saya jarang melakukan penetrasi, kata Diego.
Mengenai gaya bermainnya yang cenderung ofensif kendati berposisi sebagi bek, pemain yang mengidolakan Sergio Ramos (Real Madrid) tersebut, tidak menampiknya. Ia mengaku nalurinya tersebut didasari perannya sebagai penyerang sebelum datang ke Indonesia.
Diego memang sempat memperkuat beberapa tim tanah kelahirannya, sebut saja Labor Deventer, RDC Deventer dan Ahead Eagles.
Namun, untungnya pelatih (Rahmad Darmawan) sangat memahami cara bermain saya dengan baik, tukasnya. (bola/esa)
Saat bertemu Singapura, Diego terlihat disiplin dalam menjaga daerah pertahanan sampai Singapura kehilangan salah seorang pemainnya menit 22. Ketika unggul jumlah pemain, Diego mulai ikut membantu serangan tim Garuda Muda. Bahkan setelah Titus Bonai mencetak gol kedua bagi Indonesia, Diego mulai melakukan penetrasi ke kotak penalti Singapura.
Diego mengaku dirinya hanya menjalankan apa yang diinstruksikan Coach Rahmad Darmawan. Saat menyerang Diego tetap tidak pernah lupa akan tugasnya sebagai pemain bertahan.
Saya mencoba menerapkan apa yang pelatih katakan. Memang pelatih menginstruksikan sesekali ke depan. Tapi saya juga diinstruksikan untuk disiplin berada di belakang. Itu sebabnya saya jarang melakukan penetrasi, kata Diego.
Mengenai gaya bermainnya yang cenderung ofensif kendati berposisi sebagi bek, pemain yang mengidolakan Sergio Ramos (Real Madrid) tersebut, tidak menampiknya. Ia mengaku nalurinya tersebut didasari perannya sebagai penyerang sebelum datang ke Indonesia.
Diego memang sempat memperkuat beberapa tim tanah kelahirannya, sebut saja Labor Deventer, RDC Deventer dan Ahead Eagles.
Namun, untungnya pelatih (Rahmad Darmawan) sangat memahami cara bermain saya dengan baik, tukasnya. (bola/esa)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
6 Menit Hancurkan Chelsea, 6 Poin Kini Jarak Manchester City dan Arsenal
Liga Inggris 13 April 2026, 06:05
-
Apa Kata Liam Rosenior Usai Chelsea Dihancurkan Man City di Stamford Bridge?
Liga Inggris 13 April 2026, 05:48
-
Man City Permalukan Chelsea, Rosenior Soroti Penyakit Lama The Blues
Liga Inggris 13 April 2026, 05:40
-
Man of the Match Chelsea vs Man City: Marc Guehi
Liga Inggris 13 April 2026, 01:48
-
Tempat Menonton Chelsea vs Man City di Premier League, Minggu 12 April 2026
Liga Inggris 12 April 2026, 22:07
-
Link Live Streaming Premier League: Chelsea vs Man City
Liga Inggris 12 April 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45







