Garuda Muda Gelar Tasyakuran Bersama PSSI
Editor Bolanet | 22 November 2011 16:14
- Meski hanya berhasil meraih runner-up dan medali perak SEA Games XXVI/2011, pengurus PSSI menggelar acara selamatan bagi Timnas U-23 di Gedung Jenggala yang selama ini dikenal sebagai markas pengusaha Arifin Panigoro pada Selasa (22/11) malam.
Nanti malam akan dilakukan acara selamatan di Gedung Jenggala. Kepada para pemain juga akan diserahkan bonus meskipun hanya berhasil meraih medali perak, ujar Penanggung jawab Timnas, Bernhard Limbong kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/11).
Limbong mengatakan, PSSI tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada skuad asuhan Rahmad Darmawan, bahwa para pemain Timnas sudah berjuang maksimal hingga tampil ke final sepakbola SEA Games XXVI.
Menurutnya, secara implisit memang Timnas gagal mencapai targetnya meraih medali emas (juara) SEA Games setelah dikalahkan Malaysia melalui adu penalti, namun secara keseluruhan keberhasilan masuk final adalah suatu keberhasilan yang patut dihargai setelah selama 20 tahun sejak 1997 Timnas kembali mencapai final.
Saya bertanggungjawab dengan kegagalan Timnas menjadi juara, Kami mohon maaf kepada masyarakat, dan ini mungkin hanya faktor keberuntungan yang belum berpihak kepada kita, ujarnya.
Pada kesempatan itu Limbong menyatakan para pemain akan menerima bonus khusus dari PSSI, tetapi ia tak mau menyebutkan jumlah total.
Soal berapa jumlahnya 'off the record'. Tapi kita akan mempertimbangkan acuan bonus dari pemerintah yang katanya memberikan bonus Rp100 juta untuk peraih perak, dan Rp200 juta untuk peraih medali emas. Ya tentu kita akan mengacu kesana, ujarnya.
Mengenai pemain yang berhak mendapatkan bonus, Limbong menyatakan semuanya akan diatur dan diserahkan kepada ofisial Timnas U-23. Sesuai ketetapan semula, PSSI tidak membubarkan 27 pemain U-23 meski yang tampil ke SEA Games adalah 20 orang sesuai ketentuan dari INASOC.
Semuanya kami serahkan kepada manajemen tim. Timnas U-23 juga akan dipertahankan untuk menghadapi event-event berikutnya. Yang pasti nanti malam akan diadakan acara selamatan di Jenggala, ujarnya.
Sesuai catatan, penyelenggaraan acara selamatan pernah dilakukan oleh kepengurusan PSSI sebelumnya ketika Timnas mencapai final Turnamen Piala AFF pada Desember 2010.
Ketika itu, berkumpulnya para pemain yang diundang ke rumah kediaman Aburizal Bakrie menuai protes dari pihak lain karena dipandang telah mempolitisasi tim sepak bola. (ant/mac)
Nanti malam akan dilakukan acara selamatan di Gedung Jenggala. Kepada para pemain juga akan diserahkan bonus meskipun hanya berhasil meraih medali perak, ujar Penanggung jawab Timnas, Bernhard Limbong kepada wartawan di Jakarta, Selasa (22/11).
Limbong mengatakan, PSSI tetap memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada skuad asuhan Rahmad Darmawan, bahwa para pemain Timnas sudah berjuang maksimal hingga tampil ke final sepakbola SEA Games XXVI.
Menurutnya, secara implisit memang Timnas gagal mencapai targetnya meraih medali emas (juara) SEA Games setelah dikalahkan Malaysia melalui adu penalti, namun secara keseluruhan keberhasilan masuk final adalah suatu keberhasilan yang patut dihargai setelah selama 20 tahun sejak 1997 Timnas kembali mencapai final.
Saya bertanggungjawab dengan kegagalan Timnas menjadi juara, Kami mohon maaf kepada masyarakat, dan ini mungkin hanya faktor keberuntungan yang belum berpihak kepada kita, ujarnya.
Pada kesempatan itu Limbong menyatakan para pemain akan menerima bonus khusus dari PSSI, tetapi ia tak mau menyebutkan jumlah total.
Soal berapa jumlahnya 'off the record'. Tapi kita akan mempertimbangkan acuan bonus dari pemerintah yang katanya memberikan bonus Rp100 juta untuk peraih perak, dan Rp200 juta untuk peraih medali emas. Ya tentu kita akan mengacu kesana, ujarnya.
Mengenai pemain yang berhak mendapatkan bonus, Limbong menyatakan semuanya akan diatur dan diserahkan kepada ofisial Timnas U-23. Sesuai ketetapan semula, PSSI tidak membubarkan 27 pemain U-23 meski yang tampil ke SEA Games adalah 20 orang sesuai ketentuan dari INASOC.
Semuanya kami serahkan kepada manajemen tim. Timnas U-23 juga akan dipertahankan untuk menghadapi event-event berikutnya. Yang pasti nanti malam akan diadakan acara selamatan di Jenggala, ujarnya.
Sesuai catatan, penyelenggaraan acara selamatan pernah dilakukan oleh kepengurusan PSSI sebelumnya ketika Timnas mencapai final Turnamen Piala AFF pada Desember 2010.
Ketika itu, berkumpulnya para pemain yang diundang ke rumah kediaman Aburizal Bakrie menuai protes dari pihak lain karena dipandang telah mempolitisasi tim sepak bola. (ant/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Man Utd - Premier League/Liga Inggris
Liga Inggris 19 April 2026, 01:00
-
Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
Liga Italia 19 April 2026, 00:22
-
Live Streaming MU vs Chelsea di Vidio Hari Ini 19 April 2026
Liga Inggris 19 April 2026, 00:01
-
Link Nonton Live Streaming Premier League: Chelsea vs MU
Liga Inggris 18 April 2026, 23:30
-
Mengenal Sirkuit Puncak Mario, Tuan Rumah Seri Pertama Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 18 April 2026, 23:29
-
Menjajaki Peluang Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid
Liga Spanyol 18 April 2026, 22:38
-
Tempat Menonton Live Streaming Liga Inggris: Chelsea vs Man Utd
Liga Inggris 18 April 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









