Gulat: Laga Terakhir, Indonesia Sumbag Tiga Emas
Editor Bolanet | 17 November 2011 18:19
- Tim gulat Indonesia hanya mampu menyumbang tiga medali perak pada pertandingan hari terakhir cabang olahraga gulat di Palembang, Kamis.
Indonesia hanya mendapat tiga medali perak dari empat kelas dipertandingkan pada cabang olahraga gulat hari terakhir itu.
Perak pertama didapat pegulat, Darmansyah di kelas 66 kg, medali emasnya, Anh (Vietnam) dan perunggu, Jimmy (Filipina) bersama Win Hlaing (Filipina).
Perak kedua disumbang pegulat, Fahriansya di kelas 74 kg, emasnya direbut Tat Du (Vietnam) dan perunggu, Sihicahi (Thailand).
Sementara perak ketiga didapat pegulat, Armanto yang turun di kelas 84 kg, emasnya direbut, Methee (Thailand) dan perunggu, Jason (Filipina).
Sementara kelas 120 kg pegulat Vietnam kembali berjaya dan berhasil mendapat medali emas, atas nama pegulat, Ha Van, peraknya, Puris (Thailand) serta Perunggu, Chum (Kamboja).
Indonesia di cabang olahraga gulat tersebut hanya mendapat empat emas, empat perak dan lima perunggu.
Emas Indonesia didapat Muhammad Iqbal yang turun dikelas 50 kg, peraknya Kritsada (Thailand), perunggu Paulo Delos (Filipina).
Sementara emas kedua didapat, Ridha yang turun dikelas 63 kg putri, peraknya Luong Thi (Vietnam) dan perunggu, Prapatrida (Thailand).
Medali emas ketiga dipersembahkan Rustang, peraknya, Trans Van Tuong (Vietnam) dan perunggu, Oomchompoo (Thailand).
Emas keempat Aliansyah, peraknya, Ta Ngoc Tan (Vietnam) dan perunggu, Nut Sophol (Kamboja).
Sebelumnya Sekretaris Jenderal PB PGSI, Dodi Iswandi mengatakan, memang tim Indonesia ada atletnya kurang maksimal dalam bertanding karena cedera saat latihan.
Bahkan tim Indonesia seperti bukan tuan rumah karena latihan di arena pertandingan bersamaan dengan tim luar negeri, kata dia. (ant/end)
Indonesia hanya mendapat tiga medali perak dari empat kelas dipertandingkan pada cabang olahraga gulat hari terakhir itu.
Perak pertama didapat pegulat, Darmansyah di kelas 66 kg, medali emasnya, Anh (Vietnam) dan perunggu, Jimmy (Filipina) bersama Win Hlaing (Filipina).
Perak kedua disumbang pegulat, Fahriansya di kelas 74 kg, emasnya direbut Tat Du (Vietnam) dan perunggu, Sihicahi (Thailand).
Sementara perak ketiga didapat pegulat, Armanto yang turun di kelas 84 kg, emasnya direbut, Methee (Thailand) dan perunggu, Jason (Filipina).
Sementara kelas 120 kg pegulat Vietnam kembali berjaya dan berhasil mendapat medali emas, atas nama pegulat, Ha Van, peraknya, Puris (Thailand) serta Perunggu, Chum (Kamboja).
Indonesia di cabang olahraga gulat tersebut hanya mendapat empat emas, empat perak dan lima perunggu.
Emas Indonesia didapat Muhammad Iqbal yang turun dikelas 50 kg, peraknya Kritsada (Thailand), perunggu Paulo Delos (Filipina).
Sementara emas kedua didapat, Ridha yang turun dikelas 63 kg putri, peraknya Luong Thi (Vietnam) dan perunggu, Prapatrida (Thailand).
Medali emas ketiga dipersembahkan Rustang, peraknya, Trans Van Tuong (Vietnam) dan perunggu, Oomchompoo (Thailand).
Emas keempat Aliansyah, peraknya, Ta Ngoc Tan (Vietnam) dan perunggu, Nut Sophol (Kamboja).
Sebelumnya Sekretaris Jenderal PB PGSI, Dodi Iswandi mengatakan, memang tim Indonesia ada atletnya kurang maksimal dalam bertanding karena cedera saat latihan.
Bahkan tim Indonesia seperti bukan tuan rumah karena latihan di arena pertandingan bersamaan dengan tim luar negeri, kata dia. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di Vidio, 4-6 Maret 2026
Liga Inggris 4 Maret 2026, 19:49
LATEST EDITORIAL
-
5 Perebutan Transfer Panas Man Utd vs Man City: Siapa Lebih Unggul?
Editorial 4 Maret 2026, 14:37
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12












