HT Review: Lawan Berat, Indonesia Tertinggal
Editor Bolanet | 17 November 2011 19:58
- Asa Timnas U-23 untuk bisa memenangi laga melawan Malaysia harus menghadapi ujian berat. Meski menguasai jalannya pertandingan, Skuad Garuda Muda justru harus tertinggal 1-0 di paruh pertama pertandingan.
Dalam laga tersebut, Timnas U-23 yang tidak menurunkan beberapa pemain intinya langsung berusaha menguasai alur permainan. Namun, karena kesalahan-kesalahan sendiri, Harimau Malaya, julukan Timnas Malaysia, justru langsung membahayakan gawang Timnas U-23 yang dikawal Andritany Ardhyasa. Menit ke-2, penjaga gawang asal klub Persija Jakarta ini harus bekerja keras mematahkan tendangan keras kapten Timnas Malaysia, Baddrol.
Dua menit kemudian, menyusul kesalahan Seftia Hadi dalam mengantisipasi arah bola, Fariz Izzad sukses berhadapan satu lawan satu dengan Andritany. Beruntung, pelapis Kurnia Meiga ini masih cukup sigap dalam berjibaku mematahkan serbuan pemain Malaysia itu.
Menit 17, justru Malaysia yang sukses mencetak gol. Memanfaatkan serangan balik cepat, Ibrahim Syahrul menusuk dari sayap kiri pertahanan Garuda Muda dan melepas tembakan terarah yang membobol gawang Andritany.
Tertinggal satu gol, para penggawa Indonesia berusaha menggempur pertahanan Malaysia. Namun, benteng pertahanan kokoh Harimau Malaya menyulitkan upaya duo Yongki Aribowo dan Titus Bonai untuk membobol gawang Khairul Fahmi.
Bahkan, melalui serangan balik kilatnya, beberapa kali para penggawa Malaysia berhasil menembus pertahanan Timnas U-23, yang dikawal Gunawan Dwi Cahyo dan Septia Hadi. Beruntung, kali ini barisan pertahanan Garuda Muda lebih sigap. Alhasil, hingga babak pertama usai, kedudukan tetap 1-0 bagi keunggulan Malaysia (den/end)
Dalam laga tersebut, Timnas U-23 yang tidak menurunkan beberapa pemain intinya langsung berusaha menguasai alur permainan. Namun, karena kesalahan-kesalahan sendiri, Harimau Malaya, julukan Timnas Malaysia, justru langsung membahayakan gawang Timnas U-23 yang dikawal Andritany Ardhyasa. Menit ke-2, penjaga gawang asal klub Persija Jakarta ini harus bekerja keras mematahkan tendangan keras kapten Timnas Malaysia, Baddrol.
Dua menit kemudian, menyusul kesalahan Seftia Hadi dalam mengantisipasi arah bola, Fariz Izzad sukses berhadapan satu lawan satu dengan Andritany. Beruntung, pelapis Kurnia Meiga ini masih cukup sigap dalam berjibaku mematahkan serbuan pemain Malaysia itu.
Menit 17, justru Malaysia yang sukses mencetak gol. Memanfaatkan serangan balik cepat, Ibrahim Syahrul menusuk dari sayap kiri pertahanan Garuda Muda dan melepas tembakan terarah yang membobol gawang Andritany.
Tertinggal satu gol, para penggawa Indonesia berusaha menggempur pertahanan Malaysia. Namun, benteng pertahanan kokoh Harimau Malaya menyulitkan upaya duo Yongki Aribowo dan Titus Bonai untuk membobol gawang Khairul Fahmi.
Bahkan, melalui serangan balik kilatnya, beberapa kali para penggawa Malaysia berhasil menembus pertahanan Timnas U-23, yang dikawal Gunawan Dwi Cahyo dan Septia Hadi. Beruntung, kali ini barisan pertahanan Garuda Muda lebih sigap. Alhasil, hingga babak pertama usai, kedudukan tetap 1-0 bagi keunggulan Malaysia (den/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
6 Menit Hancurkan Chelsea, 6 Poin Kini Jarak Manchester City dan Arsenal
Liga Inggris 13 April 2026, 06:05
-
Apa Kata Liam Rosenior Usai Chelsea Dihancurkan Man City di Stamford Bridge?
Liga Inggris 13 April 2026, 05:48
-
Man City Permalukan Chelsea, Rosenior Soroti Penyakit Lama The Blues
Liga Inggris 13 April 2026, 05:40
-
Man of the Match Chelsea vs Man City: Marc Guehi
Liga Inggris 13 April 2026, 01:48
-
Tempat Menonton Chelsea vs Man City di Premier League, Minggu 12 April 2026
Liga Inggris 12 April 2026, 22:07
-
Link Live Streaming Premier League: Chelsea vs Man City
Liga Inggris 12 April 2026, 21:57
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45







