Ivana: Semua Karena Berkat Tuhan
Editor Bolanet | 18 November 2011 16:20
- Atlet wushu Ivana Adelia Irmanto yang berhasil meraih medali emas dari nomor Nan Quan putri, Jumat, dengan serta merta mengatakan keberhasilannya sebagai hasil percaya kepada Tuhan.
Ini semua berkat saya percaya kepada Tuhan, bahwa Tuhan akan menolong saya dalam berjuang, ujar Ivana seusai upacara penghormatan pemenang di Stadion Tennis Indoor Senayan Jakarta, Jumat.
Dalam lomba nomor Nan Quan, Ivana berhasil mengungguli lawan-lawannya dalam perolehan poin yang diberikan oleh sembilan wasit atau juri.
Atlet kelahiran 11 September 1993 ini mengumpulkan 9.60 poin, sedangkan urutan kedua (medali perak) diraih Cheau Xuen Tai (Malaysia) dengan 9.55 poin dan perunggu jatuh ke tangan Faustina Woo Wai Sii (Brunei) dengan 9.48 poin.
Saat upacara pengerekan bendera, Ivana pun tak kuasa menahan haru dan berlinang air mata sambil ikut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Puji Tuhan, medali emas ini saya persembahkan untuk bangsa, untuk keluarga saya, dan buat suporter Indonesia. Mereka semua luar biasa dan saya belum pernah merasakan sebahagia ini, ujar atlet bertinggi badan 167 centimeter dan bobot 62 kilogram ini.
Siswa SMA Bopkri 1 Yogyakarta ini mengungkapkan, keberhasilan meraih medali emas kali ini merupakan yang pertama baginya setelah pada SEA Games 2009 di Laos gagal.
Ini medali emas pertama bagi saya di ajang SEA Games. Kesenangan ini tak ternilai harganya karena dalam persiapan Pelatnas kami sempat dihadang berbagai kendala, ujar anak ketiga dari empat bersaudara ini
Ivana yang sudah mulai berlatih senam dan olahraga beladiri sejak usia 6 tahun ini mengungkap kendala yang dimaksud adalah program Pelatnas selama delapan bulan dari PB Wushu Indonesia yang tak dapat berjalan sesuai rencana.
Program Pelatnasnya adalah delapan bulan saat try out ke China, tapi yang terlaksana hanya dua bulan. Saya dengar penyebabnya dana untuk latihan di luar negeri itu terlambat turun, maka keberhasilan ini menjadi hasil perjuangan keras, kata Ivana. (ant/jef)
Ini semua berkat saya percaya kepada Tuhan, bahwa Tuhan akan menolong saya dalam berjuang, ujar Ivana seusai upacara penghormatan pemenang di Stadion Tennis Indoor Senayan Jakarta, Jumat.
Dalam lomba nomor Nan Quan, Ivana berhasil mengungguli lawan-lawannya dalam perolehan poin yang diberikan oleh sembilan wasit atau juri.
Atlet kelahiran 11 September 1993 ini mengumpulkan 9.60 poin, sedangkan urutan kedua (medali perak) diraih Cheau Xuen Tai (Malaysia) dengan 9.55 poin dan perunggu jatuh ke tangan Faustina Woo Wai Sii (Brunei) dengan 9.48 poin.
Saat upacara pengerekan bendera, Ivana pun tak kuasa menahan haru dan berlinang air mata sambil ikut menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya.
Puji Tuhan, medali emas ini saya persembahkan untuk bangsa, untuk keluarga saya, dan buat suporter Indonesia. Mereka semua luar biasa dan saya belum pernah merasakan sebahagia ini, ujar atlet bertinggi badan 167 centimeter dan bobot 62 kilogram ini.
Siswa SMA Bopkri 1 Yogyakarta ini mengungkapkan, keberhasilan meraih medali emas kali ini merupakan yang pertama baginya setelah pada SEA Games 2009 di Laos gagal.
Ini medali emas pertama bagi saya di ajang SEA Games. Kesenangan ini tak ternilai harganya karena dalam persiapan Pelatnas kami sempat dihadang berbagai kendala, ujar anak ketiga dari empat bersaudara ini
Ivana yang sudah mulai berlatih senam dan olahraga beladiri sejak usia 6 tahun ini mengungkap kendala yang dimaksud adalah program Pelatnas selama delapan bulan dari PB Wushu Indonesia yang tak dapat berjalan sesuai rencana.
Program Pelatnasnya adalah delapan bulan saat try out ke China, tapi yang terlaksana hanya dua bulan. Saya dengar penyebabnya dana untuk latihan di luar negeri itu terlambat turun, maka keberhasilan ini menjadi hasil perjuangan keras, kata Ivana. (ant/jef)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
AC Milan Selangkah Lebih Dekat Pekerjakan Mantan Pelatih MU Ini
Liga Italia 13 Juni 2026, 14:34
-
Klasemen Pembalap ASB1000 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 14:01
-
Klasemen Pembalap SS600 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:57
-
Klasemen Pembalap AP250 ARRC Asia Road Racing Championship 2026
Otomotif 13 Juni 2026, 12:08
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28












