Pelatih Malaysia Curhat Tentang Perlakuan Buruk Indonesia
Editor Bolanet | 21 November 2011 16:38
- Raut muka penuh emosi rupanya tidak begitu saja bisa lenyap dari pelatih , Ong Kim Swee yang diperlakukan bak tahanan oleh ofisial pertandingan dari Indonesia. Perlakuan tidak menyenangkan ini diterimanya saat Harimau Malaya memastikan diri melaju ke final dengan mengalahkan Myanmar.
Saya sangat marah, saya mencoba bergabung dengan tim saya setelah menang di Semifinal, namun saya didorong paksa dan diperlakukan kasar oleh petugas keamanan layaknya saya seorang kriminal, keluh Ong berbicara kepada Today.
Saya akan menulis surat keluhan mengenai hal ini, disamping banyak masalah lainnya disini. Jika kami berhasil memenangkan medali emas, maka ini akan menjadi sebuah pencapaian besar, imbuh Ong.
Kami memang sudah mengantisipasi perlakuan yang tidak menyenangkan dari kerumunan penonton, tetapi yang saya harapkan adalah rasa hormat dan bermain fair. Tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga dari ofisial pertandingan.
Ong mengeluhkan perlakuan dari panitia yang tidak memperbolehkan timnya memilih tempat latihan sendiri. Suatu hal yang disebutnya bukanlah hal yang normal. Selama tiga pertandingan terakhir, kami berlatih di halaman hotel yang dipasangi rumput, dan ini juga terjadi pada perhelatan piala AFF tahun lalu, ucap Ong.
Ong lantas berbicara tentang laga final menghadapi Indonesia yang dia sebut sebagai permainan psikologi karena tekanan dari pihak tuan rumah. Namun Ong akan menggunakan semuanya itu untuk membangkitkan semangat tanding anak asuhnya.
Laga ini semua tentang psikologi, ucapnya sembari menunjuk kepada kepala dan hatinya.
Saya sudah menyiapkan segala sesuatunya kepada pemain saya sebelum mereka keluar bermain. Dan itu semua untuk menyemangati mereka agar tampil lebih baik, tandas Ong. (today/mac)
Saya sangat marah, saya mencoba bergabung dengan tim saya setelah menang di Semifinal, namun saya didorong paksa dan diperlakukan kasar oleh petugas keamanan layaknya saya seorang kriminal, keluh Ong berbicara kepada Today.
Saya akan menulis surat keluhan mengenai hal ini, disamping banyak masalah lainnya disini. Jika kami berhasil memenangkan medali emas, maka ini akan menjadi sebuah pencapaian besar, imbuh Ong.
Kami memang sudah mengantisipasi perlakuan yang tidak menyenangkan dari kerumunan penonton, tetapi yang saya harapkan adalah rasa hormat dan bermain fair. Tidak hanya dalam pertandingan, tetapi juga dari ofisial pertandingan.
Ong mengeluhkan perlakuan dari panitia yang tidak memperbolehkan timnya memilih tempat latihan sendiri. Suatu hal yang disebutnya bukanlah hal yang normal. Selama tiga pertandingan terakhir, kami berlatih di halaman hotel yang dipasangi rumput, dan ini juga terjadi pada perhelatan piala AFF tahun lalu, ucap Ong.
Ong lantas berbicara tentang laga final menghadapi Indonesia yang dia sebut sebagai permainan psikologi karena tekanan dari pihak tuan rumah. Namun Ong akan menggunakan semuanya itu untuk membangkitkan semangat tanding anak asuhnya.
Laga ini semua tentang psikologi, ucapnya sembari menunjuk kepada kepala dan hatinya.
Saya sudah menyiapkan segala sesuatunya kepada pemain saya sebelum mereka keluar bermain. Dan itu semua untuk menyemangati mereka agar tampil lebih baik, tandas Ong. (today/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


