Review: Garuda Muda Persembahkan Perak
Editor Bolanet | 21 November 2011 22:39
- Perjuangan ekstra keras Garuda Muda harus diakhiri dengan medali perak saja setelah mereka kalah dalam drama adu penalti melawan juara bertahan Malaysia di Stadion Utama Gelora Bung Karno Jakarta, Senin (21/11).
Setelah bermain sama kuat 1-1 di babak pertama melalui gol Gunawan Dwi Cahyo dan Mohamad Asrarudin kedua tim saling memburu gol mereka berikutnya di babak kedua.
Indonesia terlebih dahulu memiliki peluang di babak ini. Laga baru berjalan tiga menit, Garuda Muda langsung mengancam melalui umpan tendangan bebas Egy Malgiansyah yang masih bisa di tangkap dengan baik oleh Fahmi.
Selanjutnya, giliran Malaysia yang membombardir lini pertahanan Indonesia. Tercatat dua kali mereka mampu membuat pendukung Indonesia cemas melalui Fazail Mohamad Irfan. Namun, Kurnia Meiga masih mampu tampil gemilang dengan dua kali menepisnya.
Garuda Muda mendapatkan peluang terbaiknya saat laga memasuki menit ke-61. Sebuah penetrasi dari Titus Bonai di sisi kanan berakhir dengan umpan silang ke tengah. Sayang, Patrich Wanggai yang menerima bola tersebut masih mengontrolnya dan akibatnya sontekan yang ia lepaskan mampu dihalau kiper Malaysia. Musnahlah peluang emas tersebut.
Tak kunjung juga mendapatkan gol, Rahmad Darmawan langsung merotasi susunan pemainnya. Andik Vermansyah dan Mahadirga Lasut ditarik keluar untuk digantikan Ferdinand Sinaga dan Hendro Siswanto di pertengahan babak kedua ini.
Masuknya Hendro dan Ferdinand membuat pola permainan Garuda Muda sedikit berubah. Possesion dengan umpan-umpan pendek pun mulai dilakukan, namun hingga laga tersisa sepuluh menit belum ada gol tercipta bagi Indonesia.
Kegemilangan Kurnia Meiga kembali diuji pada menit ke-83 saat ia mampu menepis tendangan bebas terarah Baddrol. Selanjutnya, ia berulang-ulang menyelamatkan gawangnya.
Tak ada gol lagi tersisa di tiga menit injury time dan pertandingan pun harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu 2x 15 menit.
Di perpanjangan waktu pertama, Garuda Muda sempat mendapatkan gol melalui Ferdinand Sinaga. Belum sempat Indonesia berpesta, wasit membuyarkan semuanya karena Oktovianus Maniani dianggap berada dalam posisi offside di proses terjadinya gol tersebut. Skor satu sama masih menghiasi akhir perpanjangan waktu ini.
Masih sama dengan yang pertama, kedua tim belum bisa memecahkan kebuntuan dan skor 1-1 tetap bertahan di perpanjangan waktu kedua ini. Walhasil, laga pun harus diteruskan dengan adu penalti.
Titus Bonai yang menjadi penendang pertama sukses melakukan tugasnya. Namun, Gunawan Dwi Cahyo yang menjadi penendang kedua gagal menaklukan Khairul Fahmi.
Asa Indonesia sempat bangkit kala Kurnia Meiga Hermansyah mampu menggagalkan tendangan Saarani Ahmad Fakri. Namun, Ferdinand Sinaga yang menjadi penendang terakhir gagal melakukan tugasnya dengan baik. Indonesia pun harus rela mendapatkan medali perak saja dan menyerahkan medali emas pada Malaysia. (bola/mxm)
Setelah bermain sama kuat 1-1 di babak pertama melalui gol Gunawan Dwi Cahyo dan Mohamad Asrarudin kedua tim saling memburu gol mereka berikutnya di babak kedua.
Indonesia terlebih dahulu memiliki peluang di babak ini. Laga baru berjalan tiga menit, Garuda Muda langsung mengancam melalui umpan tendangan bebas Egy Malgiansyah yang masih bisa di tangkap dengan baik oleh Fahmi.
Selanjutnya, giliran Malaysia yang membombardir lini pertahanan Indonesia. Tercatat dua kali mereka mampu membuat pendukung Indonesia cemas melalui Fazail Mohamad Irfan. Namun, Kurnia Meiga masih mampu tampil gemilang dengan dua kali menepisnya.
Garuda Muda mendapatkan peluang terbaiknya saat laga memasuki menit ke-61. Sebuah penetrasi dari Titus Bonai di sisi kanan berakhir dengan umpan silang ke tengah. Sayang, Patrich Wanggai yang menerima bola tersebut masih mengontrolnya dan akibatnya sontekan yang ia lepaskan mampu dihalau kiper Malaysia. Musnahlah peluang emas tersebut.
Tak kunjung juga mendapatkan gol, Rahmad Darmawan langsung merotasi susunan pemainnya. Andik Vermansyah dan Mahadirga Lasut ditarik keluar untuk digantikan Ferdinand Sinaga dan Hendro Siswanto di pertengahan babak kedua ini.
Masuknya Hendro dan Ferdinand membuat pola permainan Garuda Muda sedikit berubah. Possesion dengan umpan-umpan pendek pun mulai dilakukan, namun hingga laga tersisa sepuluh menit belum ada gol tercipta bagi Indonesia.
Kegemilangan Kurnia Meiga kembali diuji pada menit ke-83 saat ia mampu menepis tendangan bebas terarah Baddrol. Selanjutnya, ia berulang-ulang menyelamatkan gawangnya.
Tak ada gol lagi tersisa di tiga menit injury time dan pertandingan pun harus dilanjutkan dengan babak perpanjangan waktu 2x 15 menit.
Di perpanjangan waktu pertama, Garuda Muda sempat mendapatkan gol melalui Ferdinand Sinaga. Belum sempat Indonesia berpesta, wasit membuyarkan semuanya karena Oktovianus Maniani dianggap berada dalam posisi offside di proses terjadinya gol tersebut. Skor satu sama masih menghiasi akhir perpanjangan waktu ini.
Masih sama dengan yang pertama, kedua tim belum bisa memecahkan kebuntuan dan skor 1-1 tetap bertahan di perpanjangan waktu kedua ini. Walhasil, laga pun harus diteruskan dengan adu penalti.
Titus Bonai yang menjadi penendang pertama sukses melakukan tugasnya. Namun, Gunawan Dwi Cahyo yang menjadi penendang kedua gagal menaklukan Khairul Fahmi.
Asa Indonesia sempat bangkit kala Kurnia Meiga Hermansyah mampu menggagalkan tendangan Saarani Ahmad Fakri. Namun, Ferdinand Sinaga yang menjadi penendang terakhir gagal melakukan tugasnya dengan baik. Indonesia pun harus rela mendapatkan medali perak saja dan menyerahkan medali emas pada Malaysia. (bola/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Man Utd - Premier League/Liga Inggris
Liga Inggris 19 April 2026, 01:00
-
Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
Liga Italia 19 April 2026, 00:22
-
Live Streaming MU vs Chelsea di Vidio Hari Ini 19 April 2026
Liga Inggris 19 April 2026, 00:01
-
Link Nonton Live Streaming Premier League: Chelsea vs MU
Liga Inggris 18 April 2026, 23:30
-
Mengenal Sirkuit Puncak Mario, Tuan Rumah Seri Pertama Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 18 April 2026, 23:29
-
Menjajaki Peluang Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid
Liga Spanyol 18 April 2026, 22:38
-
Tempat Menonton Live Streaming Liga Inggris: Chelsea vs Man Utd
Liga Inggris 18 April 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









