Senam Aerobik: Indonesia Hanya Persembahkan Perunggu
Editor Bolanet | 21 November 2011 18:05
- Tim senam aerobik Indonesia hanya meraih medali perunggu SEA Games XXVI, setelah gagal mengungguli tim Vietnam dan Thailand, di Gedung Ranau Jakabaring, Palembang Senin.
Tiga atlet Indonesia, Lodi Lontoh, Faizal, dan , hanya membukukan 19,324 poin, sedangkan tim Thailand (Phairach, Nattawut, Roy) yang meraih medali perak menorehkan 20,548 poin, dan tim Vietnam (Nguyen, Vu, Tran) sebagai peraih medali emas mengumpulkan 20,792 poin.
Tim Indonesia terpaut jauh dengan tim Vietnam dan tim Thailand pada penilaian tingkat kesulitan (difficult), sedangkan pada penilaian artistik dan eksekusi hanya terpaut tiga hingga empat poin.
Tiga atlet Vietnam sebagai peraih medali emas, berhasil membukukan 7,3 poin untuk tingkat kesulitan, disusul Thailand dengan raihan 7,0. Sementara, Indonesia hanya mampu mencetak 4,7 poin.
Selisih poin yang cukup jauh itu membuat Indonesia harus puas pada peringkat ketiga, meskipun pada penilaian eksekusi meraih nilai tertinggi yakni 8,6 atau berselisih satu angkat dengan Vietnam.
Lodi Lontoh mengatakan harus menerima hasil akhir itu dengan lapang dada karena sudah menampilkan performa terbaik.
Saya dan teman-teman sudah menampilkan yang terbaik, sangat baik malahan. Tapi, hasil akhir menentukan kami hanya meraih perunggu. Ini patut disyukuri, kata Lodi.
Menurut dia, seluruh peserta memberikan penampilan terbaik sehingga hanya tim yang siap secara mental yang keluar menjadi pemenang.
Semua tim bagus-bagus termasuk Indonesia, jadi semua memiliki kesempatan untuk meraih medali emas. Namun, kami harus menerima hasil akhir ini karena telah diputuskan juri, ujar peraih medali emas SEA Games tahun 2003 ini.
Pertandingan nomor trios hanya diikuti empat negara, sedangkan peringkat akhir ditempati oleh Kamboja dengan torehan 18,725 poin.
Hasil mengecewakan juga terjadi pada nomor perorangan putra (single man), setelah gagal meraih medali dari enam atlet yang berlaga.
Atlet Indonesia Faizal Amirrullah hanya berada pada urutan ke-5, setelah hanya meraih 19,050 poin. Medali emas diraih atlet Thailand Nattawut Pimpa dengan torehan 20,300 poin, disusul atlet Vietnam Vu Ba Dong dengan raihan 20,250 poin.
Berdasarkan hasil itu, Pengurus Besar Persatuan Senam Seluruh Indonesia gagal memenuhi target dua medali emas dari cabang olahraga senam aerobik.
Harapan itu diberikan karena pada Kejuaraan Dunia di Las Vegas, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu, atlet aerobik Indonesia mampu meraih medali perak.
Hasil mengecewakan juga terjadi pada senam artistik yang hanya meraih satu medali emas dari dua yang ditargetkan.
Sedangkan, pada senam ritmik memang tidak ditargetkan medali, namun mampu merealisasikan satu perunggu. (ant/end)
Tiga atlet Indonesia, Lodi Lontoh, Faizal, dan , hanya membukukan 19,324 poin, sedangkan tim Thailand (Phairach, Nattawut, Roy) yang meraih medali perak menorehkan 20,548 poin, dan tim Vietnam (Nguyen, Vu, Tran) sebagai peraih medali emas mengumpulkan 20,792 poin.
Tim Indonesia terpaut jauh dengan tim Vietnam dan tim Thailand pada penilaian tingkat kesulitan (difficult), sedangkan pada penilaian artistik dan eksekusi hanya terpaut tiga hingga empat poin.
Tiga atlet Vietnam sebagai peraih medali emas, berhasil membukukan 7,3 poin untuk tingkat kesulitan, disusul Thailand dengan raihan 7,0. Sementara, Indonesia hanya mampu mencetak 4,7 poin.
Selisih poin yang cukup jauh itu membuat Indonesia harus puas pada peringkat ketiga, meskipun pada penilaian eksekusi meraih nilai tertinggi yakni 8,6 atau berselisih satu angkat dengan Vietnam.
Lodi Lontoh mengatakan harus menerima hasil akhir itu dengan lapang dada karena sudah menampilkan performa terbaik.
Saya dan teman-teman sudah menampilkan yang terbaik, sangat baik malahan. Tapi, hasil akhir menentukan kami hanya meraih perunggu. Ini patut disyukuri, kata Lodi.
Menurut dia, seluruh peserta memberikan penampilan terbaik sehingga hanya tim yang siap secara mental yang keluar menjadi pemenang.
Semua tim bagus-bagus termasuk Indonesia, jadi semua memiliki kesempatan untuk meraih medali emas. Namun, kami harus menerima hasil akhir ini karena telah diputuskan juri, ujar peraih medali emas SEA Games tahun 2003 ini.
Pertandingan nomor trios hanya diikuti empat negara, sedangkan peringkat akhir ditempati oleh Kamboja dengan torehan 18,725 poin.
Hasil mengecewakan juga terjadi pada nomor perorangan putra (single man), setelah gagal meraih medali dari enam atlet yang berlaga.
Atlet Indonesia Faizal Amirrullah hanya berada pada urutan ke-5, setelah hanya meraih 19,050 poin. Medali emas diraih atlet Thailand Nattawut Pimpa dengan torehan 20,300 poin, disusul atlet Vietnam Vu Ba Dong dengan raihan 20,250 poin.
Berdasarkan hasil itu, Pengurus Besar Persatuan Senam Seluruh Indonesia gagal memenuhi target dua medali emas dari cabang olahraga senam aerobik.
Harapan itu diberikan karena pada Kejuaraan Dunia di Las Vegas, Amerika Serikat, beberapa waktu lalu, atlet aerobik Indonesia mampu meraih medali perak.
Hasil mengecewakan juga terjadi pada senam artistik yang hanya meraih satu medali emas dari dua yang ditargetkan.
Sedangkan, pada senam ritmik memang tidak ditargetkan medali, namun mampu merealisasikan satu perunggu. (ant/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Chelsea vs Man Utd - Premier League/Liga Inggris
Liga Inggris 19 April 2026, 01:00
-
Juventus Pertimbangkan Ulang Rencana Transfer Striker Timnas Italia
Liga Italia 19 April 2026, 00:22
-
Live Streaming MU vs Chelsea di Vidio Hari Ini 19 April 2026
Liga Inggris 19 April 2026, 00:01
-
Link Nonton Live Streaming Premier League: Chelsea vs MU
Liga Inggris 18 April 2026, 23:30
-
Mengenal Sirkuit Puncak Mario, Tuan Rumah Seri Pertama Yamaha Cup Race 2026
Otomotif 18 April 2026, 23:29
-
Menjajaki Peluang Jose Mourinho Kembali ke Real Madrid
Liga Spanyol 18 April 2026, 22:38
-
Tempat Menonton Live Streaming Liga Inggris: Chelsea vs Man Utd
Liga Inggris 18 April 2026, 22:30
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00









