Tenis: Indonesia Raih Perak
Editor Bolanet | 21 November 2011 19:45
- Peluang tenis untuk menambah medali emas dari nomor ganda campuran sirna setelah pasangan Christopher Rungkat-Jessy Rompies kandas di final.
Pada partai final terakhir di lapangan utama Stadion Tenis Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, Senin (21/11), pasangan unggulan ketiga tersebut kalah oleh ganda campuran Filipina Treat Conrad Huey-Denise Dy 6-4, 3-6, 6-10.
Kelelahan sih pasti, tetapi lawan bermain luar biasa, cukup tenang, meskipun kalah set pertama. Kekuatannya ada pada Treat, servisnya keras sekali, sulit untuk diterima perempuan, saya saja susah, ujar Christo mengenai lawannya.
Sebelum memainkan pertandingan ganda campuran, Christo sudah memainkan dua pertandingan, yakni semifinal ganda campuran dan final ganda putra.
Soal pangkal paha kirinya yang tertarik saat bertanding pada final ganda putra, Christo mengaku cukup terganggu, namun karena sudah sampai final ia bertekad menyelesaikan pertandingan dengan baik.
Memang cukup mengganggu, tetapi tanggung sudah sampai puncak. Ini tidak jadi penghalang, saya mencoba berpikir positif saja, tambah Christo.
Sementara itu, pelatih tim Indonesia Bonit Wiryawan menilai, pasangan Christo-Jessy tidak bisa memanfaatkan awal yang sudah bagus, memenangi set pertama.
Kadang-kadang pemain kalau sudah memimpin seperti itu malah terlalu berhati-hati sehingga kehilangan fokus. Seharusnya mereka tetap fokus poin demi poin, ujar Bonit.
Lampaui target Meski gagal meraih medali emas ganda campuran, Ketua Umum PP Pelti Martina Wijaya mengaku puas dengan hasil yang dicapai para petenis.
Kali ini kami merasa berhasil melampaui target dua medali emas. Kami dapat empat emas, kata Martina.
Mengenai hasil secara keseluruhan, Bonit menilai penampilan anak-anak asuhnya luar biasa, karena khusus tim putra semula hanya ditargetkan bermain maksimal dan mencapai final.
Namun setelah melihat mereka berlatih, grafiknya naik, saya cukup optimistis mereka bisa, katanya.
Bonit mengatakan, setelah berhasil memenangi medali emas beregu putra, ia berharap dapat menambah medali dari tim putra. Dan hasilnya kami bisa menyapu bersih medali emas putra, tambahnya.
Medali emas ganda putri diraih Noppawan Lertcheewakarn-Nungnadda Wannasuk dari Thailand yang mengalahkan rekan senegaranya Nicha Lertpitaksinchai-Varatchaya Wongteanchai 6-3, 6-2. (ant/rev)
Pada partai final terakhir di lapangan utama Stadion Tenis Komplek Olahraga Jakabaring, Palembang, Senin (21/11), pasangan unggulan ketiga tersebut kalah oleh ganda campuran Filipina Treat Conrad Huey-Denise Dy 6-4, 3-6, 6-10.
Kelelahan sih pasti, tetapi lawan bermain luar biasa, cukup tenang, meskipun kalah set pertama. Kekuatannya ada pada Treat, servisnya keras sekali, sulit untuk diterima perempuan, saya saja susah, ujar Christo mengenai lawannya.
Sebelum memainkan pertandingan ganda campuran, Christo sudah memainkan dua pertandingan, yakni semifinal ganda campuran dan final ganda putra.
Soal pangkal paha kirinya yang tertarik saat bertanding pada final ganda putra, Christo mengaku cukup terganggu, namun karena sudah sampai final ia bertekad menyelesaikan pertandingan dengan baik.
Memang cukup mengganggu, tetapi tanggung sudah sampai puncak. Ini tidak jadi penghalang, saya mencoba berpikir positif saja, tambah Christo.
Sementara itu, pelatih tim Indonesia Bonit Wiryawan menilai, pasangan Christo-Jessy tidak bisa memanfaatkan awal yang sudah bagus, memenangi set pertama.
Kadang-kadang pemain kalau sudah memimpin seperti itu malah terlalu berhati-hati sehingga kehilangan fokus. Seharusnya mereka tetap fokus poin demi poin, ujar Bonit.
Lampaui target Meski gagal meraih medali emas ganda campuran, Ketua Umum PP Pelti Martina Wijaya mengaku puas dengan hasil yang dicapai para petenis.
Kali ini kami merasa berhasil melampaui target dua medali emas. Kami dapat empat emas, kata Martina.
Mengenai hasil secara keseluruhan, Bonit menilai penampilan anak-anak asuhnya luar biasa, karena khusus tim putra semula hanya ditargetkan bermain maksimal dan mencapai final.
Namun setelah melihat mereka berlatih, grafiknya naik, saya cukup optimistis mereka bisa, katanya.
Bonit mengatakan, setelah berhasil memenangi medali emas beregu putra, ia berharap dapat menambah medali dari tim putra. Dan hasilnya kami bisa menyapu bersih medali emas putra, tambahnya.
Medali emas ganda putri diraih Noppawan Lertcheewakarn-Nungnadda Wannasuk dari Thailand yang mengalahkan rekan senegaranya Nicha Lertpitaksinchai-Varatchaya Wongteanchai 6-3, 6-2. (ant/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Beckham Putra Ingin Berselebrasi di Stadion Gelora Bung Karno
Bola Indonesia 11 September 2026, 23:51
-
Barcelona Belum Siapkan Laga Penghormatan untuk Lionel Messi, Hubungan Masih Retak
Liga Spanyol 11 September 2026, 23:11
-
Baru Pekan ke-2, Bek Asing Bali United Cedera Parah dan Absen Hingga Akhir Musim
Bola Indonesia 11 September 2026, 22:36
-
Janji Shin Tae-yong: Persija Dapat 3 Poin Lawan Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:50
-
Hasil BRI Super League: Duel Dewa United vs Bhayangkara Berakhir Imbang 2-2
Bola Indonesia 11 September 2026, 21:14
-
Prediksi Madrid vs Rayo 13 September 2026
Liga Spanyol 11 September 2026, 21:10
-
Menpora Erick Thohir Minta Olahraga Dianggap Sebagai Investasi, Bukan Beban Biaya
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:30
-
Prediksi Sunderland vs Arsenal 13 September 2026
Liga Inggris 11 September 2026, 20:09
-
Balsa Sekulic Tertantang Bobol Gawang Persija Lagi
Bola Indonesia 11 September 2026, 20:02
-
Teja Paku Alam Siap Tampil di Laga Persija vs Persib
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:36
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Isenmulang FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:20
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Borneo FC 12 September 2026
Bola Indonesia 11 September 2026, 19:16
-
Prediksi Lazio vs Milan 12 September 2026
Liga Italia 11 September 2026, 19:07
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33


