Piala Dunia XV (1994)
Editor Bolanet | 2 Juni 2010 11:51
Bola.net - Turnamen kali ini jadi kejutan bagi banyak orang, saat mana AS ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia ke 15. Padahal, di AS sepak bola tidak pernah jadi olahraga favorit. Dan pertandingan kali hanya membuahkan kekecewaan saat babak final, di mana Brasil meraih kemenangan dalam penalti setelah pertandingan tanpa gol melawan Italia. Ada banyak gol yang diciptakan, kesenangan, drama dan kejutan dalam turnamen tahun 1994 ini. Bulgaria, yang sama sekali belum pernah ikut bertanding di Piala Dunia, kini masuk dalam 16 tim, dan berhasil menyingkirkan tim Jerman saat pertandingan semi final. Dalam perhelatan kali ini, 147 negara – sebuah rekor baru - masuk dalam kualifikasi Piala Dunia 94. Di antara dari ratusan tim ini termasuk salah satunya Afrika Selatan kembali masuk, setelah sempat keluar. Beberapa tim besar gagal masuk final antara lain: Inggris, Denmark, Portugal, Polandia dan sekali lagi Perancis, yang menjegal Bulgaria di menit-menit terakhir dalam permainan kualifikasi terakhir mereka. Termasuk juga Yugoslavia, yang negaranya tengah dilanda perang sipil melawan Bosnia. 24 negara melengkapi grup yang turut dalam pertandingan final. Sebuah drama terjadi, saat Diego Maradona, pahlawan Argentina di tahun 1985, dinyatakan positif menggunakan narkoba sewaktu menjalani tes, membuatnya dikeluarkan dari turnamen. Dan sebuah tragedi yang mengenaskan, saat bintang lapangan Kolombia, Andres Escobar terbunuh, beberapa hari setelah kembali ke rumah dari skor yang diciptakannya sendiri saat melawan AS. Sementara tim tuan rumah bermain dengan memalukan, disingkirkan dengan mudah oleh tim Brasil dalam putaran kedua. Brasil sendiri merupakan tim terbaik dalam turnamen kali ini, dan memang berhak menerima kemenangan. Dalam perempat final, Brasil harus melawan tujuh tim dari Eropa, salah satunya adalah Italia, sebuah tim yang sangat sulit dibekuk. Tim Italia membuktikan ketangguhan mereka, dengan mengalahkan Nigeria 1-0 dalam waktu 90 detik sebelum pertandingan berakhir, dengan hanya 10 personil yang ada di lapangan saat itu. Adalah Roberto Baggio, sang penyelamat tim, yang membantu melawan Spanyol dengan kemenangan 2-1 di perempat final dan memukul mundur Bulgaria 2-1 di semi final. Brasil dan Italia, dua negara yang telah memenangkan trofi Piala Dunia tiga kali, dipertemukan dalam satu lapangan. Dan untuk pertama kalinya dalam sepanjang sejarah Piala Dunia, pertandingan harus diakhiri dengan adu penalti. Kali ini, sang penyelamat Italia, Roberto Baggio bertekad untuk membuat skor, namun sayang tendangan penaltinya melambung terlalu tinggi dari gawang lawan dan membawa kemenangan bagi Brasil. Dengan penuh kekecewaan Italia harus cukup puas berada di posisi kedua. Setelah 24 tahun dari kemenangan terakhirnya, Brasil kembali membawa pulang tropi kebesaran dalam turnamen kali ini, serta membuat negara ini jadi pemenangan empat kali tropi Piala Dunia. (soccerhall/erl)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Premier League 2025/2026 Live di SCTV dan Vidio
Liga Inggris 18 Mei 2026, 18:14
-
Marcus Rashford itu Cocok untuk Arsenal, Namun Ada Tapinya
Liga Inggris 18 Mei 2026, 17:31
-
Prediksi Chelsea vs Tottenham 20 Mei 2026
Liga Inggris 18 Mei 2026, 17:12
-
Jadwal Lengkap Pertandingan Malaysia Masters 2026, 19-24 Mei 2026
Bulu Tangkis 18 Mei 2026, 16:47
-
Hansi Flick Buka Suara soal Masa Depan Joao Cancelo di Barcelona
Liga Inggris 18 Mei 2026, 16:38
-
Real Madrid Diingatkan, Jose Mourinho Bukan Solusi Utama
Liga Spanyol 18 Mei 2026, 16:35
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
-
Chelsea Era Baru: 5 Bintang yang Bisa Bersinar di Bawah Xabi Alonso
Editorial 18 Mei 2026, 12:13









