3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Asad Arifin | 17 Agustus 2026 20:16
Bola.net - Tiga tahun setelah resmi menjabat sebagai direktur olahraga Barcelona, Deco berada di titik penting dalam perjalanan kariernya di Camp Nou. Masa kepemimpinannya memang tidak lepas dari keputusan kontroversial, tetapi perkembangan terbaru mulai mengubah cara kinerjanya dinilai.
Pada periode awal, nama Deco kerap dikaitkan dengan persoalan transfer dan kondisi finansial klub. Perekrutan Vitor Roque menjadi salah satu contoh paling mencolok karena investasi besar Barcelona tidak berbanding lurus dengan kontribusi sang pemain.
Namun, memasuki 2026, Barcelona mulai menunjukkan arah yang lebih terstruktur. Penunjukan Hansi Flick, perbaikan komposisi skuad, serta keberanian melepas pemain pada waktu yang tepat menjadi bagian penting dari perubahan tersebut.
Deco tentu belum bisa disebut berhasil sepenuhnya. Akan tetapi, tiga tahun terakhir memperlihatkan bahwa pekerjaannya mulai memiliki pola yang lebih jelas dan tidak lagi semata-mata ditentukan oleh satu atau dua keputusan transfer.
Penunjukan Hansi Flick Jadi Keputusan Penting

Keputusan terbesar Deco adalah menunjuk Hansi Flick pada 2024. Pilihan tersebut sempat menimbulkan keraguan karena pengalaman Flick bersama Timnas Jerman.
Deco melihat kecocokan antara gaya Flick dan skuad Barcelona, terutama para pemain muda. Keputusan itu kemudian terbukti efektif dalam meningkatkan daya saing tim.
Flick berhasil menciptakan lingkungan yang mendukung perkembangan pemain muda bersama para pemain berpengalaman. Hingga 2026, ia telah mempersembahkan lima trofi untuk Barcelona.
Keberhasilan tersebut membuat penunjukan Flick menjadi salah satu keputusan terbaik Deco. Ia menemukan pelatih yang mampu membangun identitas baru Barcelona.
Strategi Transfer Mulai Lebih Terarah

Barcelona juga mulai menunjukkan perubahan dalam aktivitas transfer. Anthony Gordon, Karim Adeyemi, dan Jesse Bisiwu disebut memperkuat skuad, sementara Rodri menjadi target ambisius berikutnya.
Perubahan terlihat dari keberanian klub menjual pemain pada waktu yang tepat. Barcelona tidak lagi membiarkan aset kehilangan nilai sebelum mengambil keputusan.
Ferran Torres menjadi contoh utama setelah dilepas dengan nilai €50 juta. Transfer tersebut juga membantu Barcelona menciptakan ruang dalam anggaran gaji.
Ansu Fati menghasilkan €11 juta, sedangkan Jofre Torrents diperkirakan memberi sekitar €6 juta termasuk variabel. Penjualan pemain lain seperti Inaki Pena dan Aron Yaakobishvili turut menunjukkan pendekatan baru Barcelona.
Masih Banyak Pekerjaan Menanti Deco

Strategi perekrutan Barcelona kini mulai disesuaikan dengan kebutuhan tim dan gaya permainan Flick. Gordon membawa kecepatan, Adeyemi menawarkan fleksibilitas, sementara Rodri berpotensi memperkuat lini tengah secara signifikan.
Namun, Deco belum bisa bersantai. Barcelona masih membutuhkan penyerang setelah kehilangan Robert Lewandowski dan Ferran, sementara Julian Alvarez disebut sulit didapatkan.
Masa depan sejumlah pemain muda juga harus segera dipastikan sebelum bursa transfer ditutup. Artinya, pekerjaan Deco masih jauh dari selesai.
Tiga tahun pertamanya memang penuh kritik dan keputusan kontroversial. Namun, perkembangan pada 2026 menunjukkan Barcelona mulai memiliki arah yang lebih terukur, dan Deco punya kesempatan membuktikan bahwa perubahan tersebut bukan sekadar momentum sesaat.
Sumber: Barca Universal
Baca Ini Juga
Mengoptimalkan Kualitas Permainan Lamine Yamal
Arda Guler Ingin Kunci Tempat di Starting XI Real Madrid? Buktikan 3 Hal Ini!
4 Kombinasi Lini Tengah Real Madrid yang Bisa Dipilih Jose Mourinho: Dari Paling Seimbang hingga Super Defensif
4 Langkah Transfer Besar Barcelona Setelah Lepas Ferran Torres: Rodri hingga Joao Cancelo
Julian Alvarez Sulit, Barcelona Beralih ke Luis Suarez?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ayah Lamine Yamal Ungkap Fakta Nama Asli Sang Bintang Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 20:17
-
Lupakan Declan Rice, Jose Mourinho Kini Incar Bek Andalan Arsenal untuk Real Madrid
Liga Spanyol 3 November 2026, 18:45
-
Anthony Gordon Beri Nilai 7,5 untuk Awal Kariernya di Barcelona
Liga Spanyol 3 November 2026, 18:05
-
Barcelona Pede Jamu Aston Villa, Punya Catatan Apik Kontra Klub Inggris di Kandang
Liga Champions 3 November 2026, 17:25
-
Arsenal Kepincut Bintang Muda Bournemouth Ini, Coba Dibajak di Januari 2027
Liga Inggris 3 November 2026, 11:25
LATEST UPDATE
-
Slavia Praha Siap Buat Perhitungan dengan Arsenal
Liga Champions 4 November 2026, 17:00
-
Hadapi Liverpool, Bos Fenerbahce Janji Gak Baper Lawan Mantan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:40
-
Jamu Real Madrid, AEK Athens Bersiap untuk Parkir Bus demi Raih Kemenangan!
Liga Champions 4 November 2026, 16:20
-
Rodri Alami Cedera Hamstring, Terancam Absen saat Barcelona Hadapi Atletico Madrid
Liga Champions 4 November 2026, 16:03
-
Bekuk AS Roma, Bukti Manchester United Bukan Tim yang Jelek!
Liga Champions 4 November 2026, 16:00
-
MU Comeback 3-2 Lawan AS Roma, Apa Sih Rahasianya, Wahai Michael Carrick?
Liga Champions 4 November 2026, 15:40
-
Youri Tielemans Dedikasikan Kemenangan MU atas AS Roma untuk Michael Carrick
Liga Champions 4 November 2026, 15:20
-
Arsenal Menang Mudah di Kandang Slavia Praha? Kayaknya Enggak Deh!
Liga Champions 4 November 2026, 15:00
-
Tantang Fenerbahce, Liverpool Nostalgia Malam Magis di Istanbul
Liga Champions 4 November 2026, 14:40
-
Jose Mourinho Peringatkan Real Madrid untuk Tidak Jemawa ketika Hadapi AEK Athens
Liga Champions 4 November 2026, 14:20
-
Tempat Menonton Melbourne Victory vs Persib, 4 November 2026
Bola Indonesia 4 November 2026, 14:15
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18




