3 Tahun Gila Lamine Yamal: Messi Kalah Jauh di Usia yang Sama!

Richard Andreas | 6 Mei 2026 19:19
3 Tahun Gila Lamine Yamal: Messi Kalah Jauh di Usia yang Sama!
Selebrasi Lamine Yamal dalam laga Barcelona vs Celta Vigo di La Liga 2025/2026, Kamis (23/4/2026). (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Lamine Yamal terus menegaskan statusnya sebagai salah satu talenta terbesar yang pernah lahir dari akademi Barcelona. Dalam kurun tiga tahun sejak debut profesionalnya, winger muda Spanyol itu sudah mencatat angka yang bahkan melampaui Lionel Messi pada fase awal kariernya.

Debut Yamal bersama tim utama Barcelona terjadi saat usianya baru 15 tahun. Kini, menjelang ulang tahunnya yang ke-19 pada Juli mendatang, ia sudah menjadi pemain inti klub sekaligus andalan Timnas Spanyol.

Advertisement

Perbandingan statistik antara Yamal dan Messi pada usia yang sama kini menjadi pembahasan besar di Spanyol. Data terbaru menunjukkan Yamal unggul jauh dalam jumlah menit bermain, kontribusi gol, hingga koleksi trofi.

1 dari 4 halaman

Debut Super Muda di Tengah Krisis Barcelona

Debut Super Muda di Tengah Krisis Barcelona

Lamine Yamal melempar bola dalam laga leg kedua perempat final Liga Champions antara Atletico Madrid vs Barcelona di Metropolitano, 15 April 2026 (c) AP Photo/Manu Fernandez

Lamine Yamal menjalani debut profesionalnya bersama Barcelona pada 29 April 2023. Saat itu pelatih Xavi Hernandez mulai memberi kesempatan besar kepada para pemain muda di tengah krisis finansial yang melanda klub.

Yamal masuk sebagai pemain pengganti menggantikan Gavi pada menit ke-86 ketika Barcelona menang 4-0 atas Real Betis. Penampilannya saat itu langsung mencatat sejarah karena ia menjadi debutan termuda Barcelona di La Liga pada usia 15 tahun, sembilan bulan, dan 16 hari.

Sejak momen tersebut, perkembangan Yamal berlangsung sangat cepat. Dalam waktu singkat, ia berubah dari pemain akademi menjadi salah satu bintang utama Barcelona dan Timnas Spanyol.

Meski saat ini sedang dibekap cedera, Yamal tetap diproyeksikan menjadi salah satu wajah utama sepak bola dunia dalam beberapa tahun ke depan. Ia juga berpeluang tampil di Piala Dunia 2026 bersama Spanyol saat turnamen digelar di Amerika Utara.

2 dari 4 halaman

Statistik Yamal Sudah Lewati Messi

Statistik Yamal Sudah Lewati Messi

Pemain Barcelona Lamine Yamal (kiri) berselebrasi setelah Ferran Torres (tengah) mencetak gol pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Barcelona vs Espanyol, 11 April 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Menurut laporan Mundo Deportivo, Yamal telah memainkan total 12.928 menit bersama Barcelona dan Timnas Spanyol. Catatan itu datang dari 176 pertandingan di level klub dan internasional.

Dari jumlah laga tersebut, Yamal mencetak 57 gol dan menyumbang 55 assist. Produktivitas itu membuat namanya semakin sering dibandingkan dengan Lionel Messi pada periode awal karier sang legenda Argentina.

Perbandingan menjadi semakin menarik karena Messi baru menjalani debut profesionalnya pada usia 17 tahun. Saat itu Barcelona masih diperkuat sederet pemain kelas dunia seperti Ronaldinho, Samuel Eto'o, dan Deco.

Pada usia yang mendekati 19 tahun, Messi tercatat baru memainkan 1.954 menit bersama Barcelona dan Timnas Argentina. Dalam periode itu, ia mencetak 10 gol dan enam assist.

Jika memakai rentang waktu tiga tahun sejak debut profesional, Messi mencatat 6.612 menit bermain dari 102 pertandingan bersama klub dan tim nasional. Ia mengoleksi 41 gol dan 15 assist.

Secara rasio gol per menit, Messi memang dinilai lebih tajam. Namun secara total kontribusi dan volume permainan, Yamal berada jauh di depan.

3 dari 4 halaman

Koleksi Trofi Yamal Sudah Mengilap

Koleksi Trofi Yamal Sudah Mengilap

Selebrasi Lamine Yamal usai membobol gawang Newcastle dari titik putih (c) AP Photo/Joan Monfort

Performa impresif Yamal juga mulai diikuti dengan prestasi besar di level tim. Meski usianya masih sangat muda, ia sudah memiliki koleksi trofi yang sulit dipercaya untuk pemain remaja.

Bersama Timnas Spanyol, Yamal sukses memenangkan Euro 2024. Sementara di level klub, ia telah mengangkat dua trofi La Liga, dua Piala Super Spanyol, dan satu Copa del Rey.

Barcelona bahkan disebut tinggal selangkah lagi menambah gelar liga musim ini. Jika itu terjadi, Yamal akan mengoleksi trofi La Liga ketiganya sebelum genap berusia 19 tahun.

Selain trofi tim, penghargaan individu juga mulai berdatangan. Yamal sebelumnya finis sebagai runner-up Ballon d'Or 2025 di belakang Ousmane Dembele dan sukses memenangkan penghargaan Golden Boy.

4 dari 4 halaman

Awal Karier Berbeda, Tekanan Juga Berbeda

Perjalanan awal Messi dan Yamal sebenarnya lahir dari situasi yang sangat berbeda. Messi muncul ketika Barcelona sedang berada dalam era penuh bintang dan stabil secara finansial.

Sementara itu, Yamal justru tumbuh saat Barcelona berada dalam masa transisi dan tekanan ekonomi berat. Situasi tersebut membuat klub lebih berani memberikan panggung besar kepada pemain muda.

Perbedaan konteks itu membuat pencapaian Yamal terasa semakin spesial. Pada usia yang bahkan belum mencapai 19 tahun, ia sudah menjadi salah satu pemain paling menentukan bagi Barcelona maupun Timnas Spanyol.

Meski perjalanan karier masih sangat panjang, angka-angka awal yang dicatat Yamal menunjukkan bahwa Barcelona mungkin kembali menemukan sosok generasi emas baru setelah era Lionel Messi.

LATEST UPDATE