5 Fakta Unik Xabi Alonso: Pelatih Baru Real Madrid, Ayahnya Pernah Bermain untuk Barcelona!
Asad Arifin | 12 Mei 2025 19:04
Bola.net - Xabi Alonso akan jadi pelatih baru Real Madrid mulai 1 Juni 2025 mendatang. Ada fakta unik dalam diri Xabi Alonso yakni sang ayah, Periko Alonso, pernah jadi pemain untuk Barcelona.
Real Madrid telah sepakat berpisah dengan Carlo Ancelotti usai laga El Clasico lawan Barcelona, Minggu (11/5) malam WIB. Tanpa kejutan, Real Madrid akan mengumumkan Xabi Alonso sebagai pelatih baru musim depan.
Keputusan Real Madrid untuk memercayakan tongkat estafet kepelatihan kepada Xabi Alonso tak lepas dari performa luar biasa yang ditunjukkannya bersama Bayer Leverkusen. Alonso telan menunjukkan talentanya di Jerman.
Sebelum merintis karier sebagai pelatih, Xabi Alonso punya karier gemilang sebagai pemain. Dia pernah membela Real Madrid dan merasakan juara Liga Champions. Lantas, apa fakta-fakta unik tentang Xabi Alonso?
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Lahir dalam Keluarga Sepak Bola

Xabi Alonso lahir di Tolosa, Spanyol, dalam keluarga yang penuh dengan tradisi sepak bola. Ayahnya, Periko Alonso, adalah mantan pemain dan pelatih sepak bola.
Sebagai pemain, Periko Alonso pernah membela Real Sociedad dan Barcelona, serta pernah membela tim nasional Spanyol. Satu fakta unik tentang Periko Alonso, dia juga pernah membela Timnas Basque.
Adik Xabi, Mikel Alonso, juga seorang pemain sepak bola profesional. Mikel Alonso juga pernah membela Real Sociedad. Namun, dia tak pernah bermain untuk Timnas Spanyol.
Persahabatan Sejak Kecil dengan Mikel Arteta

Alonso bersahabat dekat dengan Mikel Arteta sejak masa kanak-kanak. Mereka tumbuh bersama di jalanan San Sebastian dan sering bermain sepak bola di pantai.
Keduanya bahkan memiliki impian untuk bermain bersama di Real Sociedad. Mimpi itu terwujud, akan tetapi mereka tak pernah bermain bersama di Sociedad.
Alonso memulai karier di Sociedad dan punya lebih dari 100 caps. Arteta datang ke Sociedad pada awal musim 2024/2025, dengan mimpi besar bermain bareng Alonso. Namun, pada musim tersebut, Alonso pindah ke Liverpool.
Gol di Final Liga Champions

Xabi Alonso punya dua gelar juara Liga Champions. Gelar itu diraihnya pada 2005 bersama Liverpool dan pada 2014 bersama Real Madrid.
Pada final Liga Champions 2005 yang dramatis antara Liverpool dan AC Milan, Alonso mencetak gol penyeimbang untuk Liverpool menjadi 3-3. Gol itu bermula dari tendangan penalti, yang berhasil ditepis Dida. Bola mental disambar Alonso untuk jadi gol.
Liverpool kemudian memenangkan pertandingan melalui adu penalti setelah tertinggal 0-3 di babak pertama. Momen yang sangat dramatis. Salah satu final Liga Champions terbaik.
Usia 20 Tahun Sudah jadi Kapten Real Sociedad

Sebelum menjadi pemain kunci di Real Sociedad, Xabi Alonso sempat dipinjamkan ke klub Segunda Division (Divisi Dua), Eibar, pada musim 2000-2001. Namun, peminjaman itu hanya seumur jagung.
Javier Clemente, manajer Sociedad kala itu, mengirim Alonso ke Eibar untuk mendapat menit bermain. Alonso bermain secara reguler. Sementara, di San Sebastian, Sociedad terpuruk dan Javier Clemente dipecat.
John Toshack memulangkan Alonso dan bikin kejutan besar. Bukan hanya jadi pemain inti, Alonso ditunjuk sebagai kapten pada usia 20 tahun. Pada akhir musim, Sociedad finis di peringkat ke-14.
Sukses Meraih Treble Domestik di Jerman

Setelah meraih banyak gelar di Spanyol dan Inggris, Xabi Alonso juga sukses di Jerman bersama Bayern Munchen. Ia menjadi bagian penting dari tim yang meraih treble domestik (Bundesliga, DFB-Pokal, dan DFL-Supercup) pada musim 2015-2016.
Bukan hanya sebagai pemain, Xabi Alonso juga mengukir sukses di Jerman sebagai pelatih. Bersama Leverkusen, Alonso mampu memenangkan Bundesliga, DFB Pokal, dan DFL Super Cup.
Xabi Alonso memulai karier pelatih di Real Madrid Youth. Setelah itu, dia dipercaya jadi pelatih Real Sociedad B. Bayer Leverkusen jadi tim utama pertama yang dilatih.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Masih Tangguh di Usia 41 Tahun, Thiago Silva Pecahkan Rekor Liga Europa
Liga Eropa UEFA 13 Maret 2026, 22:17
LATEST UPDATE
-
Como vs Roma Memanas! Cesc Fabregas Haramkan Pemainnya Bahas Liga Champions
Liga Italia 14 Maret 2026, 08:00
-
Jakarta Tuan Rumah FIA Rallycross World Cup 2026, Digelar di Ancol
Lain Lain 14 Maret 2026, 07:50
-
Tottenham dan Bencana di London Utara
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:38
-
Strategi Juventus Goda Alisson Becker, Inter Milan Terancam Gigit Jari
Liga Italia 14 Maret 2026, 06:33
-
Kalau Carrick Mau jadi Pelatih Permanen Manchester United, Ini Syaratnya!
Liga Inggris 14 Maret 2026, 06:03
-
Bek Kanan Terbaik di Dunia itu Reece James, Kata Pelatih Chelsea
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:48
-
Man Utd vs Aston Villa: Dendam Kesumat Unai Emery
Liga Inggris 14 Maret 2026, 05:28
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05
-
3 Pelatih yang Pernah Menangani PSG dan Chelsea, Ada yang Juara Liga Champions
Editorial 11 Maret 2026, 20:54













