5 Pelajaran dari Kemenangan Barcelona vs Elche: Generasi Emas Barcelona yang Baru Telah Lahir!
Serafin Unus Pasi | 19 Desember 2021 07:34
Bola.net - Sebuah hasil positif ditorehkan Barcelona di jornada ke-18 La Liga. Menjamu Elche di Camp Nou, Barcelona menang dengan skor 3-2.
Bermain di depan pendukung mereka sendiri, Barcelona langsung tancap gas sejak awal laga. Alhasil di akhir babak pertama mereka berhasil unggul 2-0 atas sang tamu.
Di babak kedua, Barcelona sempat kendor. Alhasil Elche mampu menyamakan kedudukan menjadi 2-2 hanya dalam kurun waktu dua menit saja.
Namun di akhir laga, Barcelona berhasil unggul kembali. Gol Nico Gonzalez berhasil memastikan kemenangan Blaugrana di laga ini.
Ada beberapa hal yang bisa dipetik dan dipelajari dari kemenangan Barcelona kali ini. Apa saja itu? Simak selengkapnya di bawah ini.
Penampilan Lebih Meyakinkan
Satu hal yang terlihat jelas dari laga ini adalah penampilan Barcelona jauh lebih meyakinkan. Bahkan bisa dibilang ini permainan Barcelona terbaik di era Xavi sejauh ini.
Mengapa demikian? Secara penguasaan bola Barcelona dominan sejak awal laga. Bahkan mereka cenderung mengurung Elche di kotak penalti sang tamu.
Peluang yang diciptakan di laga ini juga banyak, tercatat Barcelona melepaskan 19 tembakan di laga ini. Meski secara efisiensi pemanfaatan peluang masih perlu ditingkatkan, karena hanya delapan dari 19 tembakan itu yang tepat sasaran.
Tiki-Taka Mulai Hidup
Masih berhubungan dengan poin pertama, di laga ini ada satu ciri khas Barcelona yang mulai terlihat lagi. Yaitu permainan tiki-taka.
Di laga ini, Xavi menginstruksikan para pemainnya untuk lebih banyak melakukan umpan-umpan pendek. Tercatat ada 713 umpan yang dilepaskan Barcelona di laga ini dengan tingkat akurasi sebesar 90%.
Jadi, bagi para Culers yang merindukan permainan Tiki-Taka, berbahagialah. Karena bibitnya sudah ada, tinggal dipupuk agar tiki-taka Barcelona semengerikan era Pep Guardiola.
Takabur Saat Unggul
Tampil dominan sejak awal nampaknya buat Barcelona takabur. Ini terlihat di babak kedua.
Permainan mereka sempat mengendor di menit 60'an. Ini dimanfaatkan dengan baik oleh Elche, di mana mereka mampu membuat dua gol hanya dalam kurun waktu dua menit saja.
Well, jika Barcelona ingin kembali menjadi penantang gelar, situasi ini tidak boleh dibiarkan. Mereka harusnya fokus sepanjang laga dan tidak mengendorkan permainannya sedikitpun.
La Masia Golden Generation
Beberapa tahun terakhir, Barcelona mendapatkan banyak kritikan. Karena mereka seakan menelantarkan La Masia, yang selama ini menjadi pabrik bintang Barcelona.
Namun Xavi yang notabene lulusan La Masia menunjukkan bahwa akademi Barcelona itu punya peran penting di skuat El Blaugrana. Ini terbukti dari banyaknya pemain muda yang dimainkan Xavi di laga ini.
Ada Ronald Araujo, Pablo Gavi, Abdessamad Ezzalzouli, Ferran Jutgla, Riqui Puig, Alejandro Balde, dan Nico Gonzalez. Para pemain muda ini tidak sekedar jadi gimmick Xavi, melainkan mereka benar-benar menjadi pembeda bagi Barcelona di laga ini.
Melihat banyaknya talenta muda yang bermekaran di skuat Barcelona saat ini, rasanya tidak berlebihan bahwa Barcelona kini punya generasi emas baru di tim mereka.
Akhirnya Ingat Menang
Kemenangan atas Elche ini bakal disyukuri oleh Xavi dan seluruh pemain Barcelona. Karena mereka akhirnya ingat caranya untuk menang.
Di empat laga terakhir, Barcelona gagal meraih kemenangan. Bahkan di laga persahabatan melawan Boca Juniors-pun El Blaugrana tidak sanggup menang.
Kemenangan 3-2 atas Elche ini bisa jadi titik balik Barcelona untuk bisa kembali ke papan atas La Liga setelah mereka sudah terlalu lama terpuruk di papan tengah.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST UPDATE
-
Kalahkan Inter dan Kunci 16 Besar UCL: Arsenal Kirim Pesan Kuat!
Liga Champions 21 Januari 2026, 16:09
-
Siaran Langsung Liga Champions: Juventus vs Benfica, Kick Off Jam 03.00 WIB
Liga Champions 21 Januari 2026, 15:56
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







