5 Pelajaran dari Laga Espanyol vs Barcelona: Mengatasi Inkonsistensi Jadi PR Terbesar Xavi
Ari Prayoga | 14 Februari 2022 07:37
Bola.net - Espanyol dan Barcelona bermain imbang 2-2 dalam partai derby lanjutan La Liga 2021/22 jornada 24 yang digelar di RCDE Stadium, Senin (14/2/2022) dini hari WIB.
Barcelona sempat memimpin lebih dahulu lewat gol Pedri. Namun, Espanyol bangkit dan membalikkan skor berkat gol Sergi Darder dan Raul de Tomas. Luuk de Jong menjadi penyelamat Barca dari kekalahan lewat golnya di menit-menit akhir
Berkat hasil ini, Barcelona kembali naik ke peringkat empat dengan poin 39, sedangkan Espanyol menduduki posisi 13 dengan perolehan poin 28.
Sejumlah pelajaran pun bisa diambil dari laga ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Lini Belakang Jadi Sorotan
Sektor yang patut menjadi sorotan dari laga ini adalah lini belakang Barcelona. Dua gol Espanyol terjadi begitu mudah.
Cederanya Ronald Araujo saat turun minum membuat Xavi memasukkan Eric Garcia. Sayang, bek yang direkrut dari Manchester City tak mampu menunjukkan performa terbaiknya.
Sementara itu, performa Sergino Dest di sisi kanan juga tak lebih baik, sedangkan Gerard Pique kerap kalah sprint melawan para penyerang Espanyol.
Sinar Raul de Tomas

Tak hanya mencetak satu gol, pada laga ini Raul de Tomas juga tampil impresif dengan menyumbang assist untuk gol pertama yang dicetak Darder.
Selain itu, De Tomas juga tercatat lima kali melepas tembakan, tiga di antaranya tepat sasaran. Pemain 27 tahun itu juga dua kali melakukan dribble sukses.
Tambahan satu gol ini membuat De Tomas kini berada di peringkat kedua dalam daftar pencetak gol terbanyak La Liga musim ini dengan 13 gol, hanya kalah dari 17 milik Karim Benzema.
Masalah Inkonsistensi
Barcelona nyaris kalah di markas Espanyol, hanya berselang sepekan ketika Blaugrana tampil perkasa untuk membungkam Atletico Madrid 4-2.
Hal ini ini menjadi gambaran betapa inkonsistensi masih menjadi masalah pelik di skuad Barca. Xavi pun memiliki tugas berat untuk membereskannya.
Luuk de Jong Sang Penyelamat

Barca takkan membawa pulang satu poin dari lawatan ke kandang Espanyol jika tak ada Luuk de Jong yang mencetak gol di menit terakhir masa injury time.
De Jong tengah berada dalam performa terbaiknya. Penyerang asal Belanda itu tercatat sukses mencetak empat gol dalam lima laga terakhir.
Fokus Barcelona
Setelah ini, Barcelona akan langsung mengalihkan fokus mereka ke partai play-off Liga Europa melawan tim papan atas Serie A, Napoli.
Barcelona tentu berambisi meraih juara di ajang ini untuk bisa mendapat satu jatah bermain di Liga Champions musim depan.
Jatah ini juga bisa didapat Barca dengan mengamankan posisi mereka di zona empat besar klasemen La Liga. Menarik dinanti manakah kompetisi yang menjadi fokus utama Barca di sisa musim ini.
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Florian Wirtz yang Mulai Menggigit Bersama Liverpool
Liga Inggris 29 Januari 2026, 18:59
-
Troy Deeney Panaskan Situasi: Tantang Bek Manchester United ini Berduel
Liga Inggris 29 Januari 2026, 18:04
LATEST UPDATE
-
Tak Terkalahkan, Gresik Phonska Plus Pupuk Indonesia Juarai Putaran Pertama Proliga 2026
Voli 29 Januari 2026, 23:48
-
Akhir Pekan Ini, Manchester United Bakal Didemo Fansnya Sendiri
Liga Inggris 29 Januari 2026, 23:31
-
Jesse Lingard Segera Comeback, Serie A Jadi Tujuan Paling Realistis
Liga Italia 29 Januari 2026, 22:56
-
Espargaro Bersaudara Kompak Kuasai Hari Pertama Tes Shakedown MotoGP Sepang 2026
Otomotif 29 Januari 2026, 21:37
-
Klasemen Grup A AFC Futsal Asian Cup 2026: Timnas Indonesia Peringkat Berapa?
Tim Nasional 29 Januari 2026, 21:08
LATEST EDITORIAL
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United
Editorial 27 Januari 2026, 10:41
-
5 Bintang Manchester United yang Bisa Bersinar di Bawah Michael Carrick
Editorial 23 Januari 2026, 06:04






