5 Pelajaran Duel Barcelona vs Valencia: Blaugrana Niat Juara Nggak Sih?
Ari Prayoga | 20 Desember 2020 03:55
Bola.net - Barcelona hanya mampu bermain imbang 2-2 kala menjamu Valencia dalam laga La Liga 2020/21 jornada 14 yang dihelat di Camp Nou, Sabtu (19/12/2020) malam WIB.
Saling mengejar gol terjadi pada laga ini. Valencia unggul lebih dulu berkat gol yang dicetak Mouctar Diakhaby yang sukses disamakan oleh Lionel Messi.
Memasuki babak kedua, Barca sempat berbalik memimpin lewat aksi Ronald Araujo sebelum kemudian tim tamu membuat skor seimbang lewat aksi Maxi Gomez.
Berkat hasil ini, Barca untuk sementara tetap menduduki peringkat lima klasemen dengan poin 21, sedangkan Valencia menempati posisi 12 dengan poin 15.
Beberapa poin penting pun bisa diambil dari hasil imbang antara Barcelona kontra Valencia ini. Berikut ulasan selengkapnya.
Mempertanyakan Keseriusan Barcelona
Sebelumnya, Barcelona sukses meraih dua kemenangan beruntun yang membuat mereka melonjak ke papan atas klasemen, meski belum menembus zona Liga Champions.
Namun, hasil imbang kali ini membuat peringkat Barcelona di klasemen bisa saja kembali mengalami penurunan.
Hingga kini Barcelona masih tertinggal delapan poin dari sang pemuncak klasemen, Atletico Madrid. Keseriusan Blaugrana untuk bersaing merebut gelar juara pun pantas dipertanyakan.
Keputusan Aneh Ronald Koeman
Ronald Koeman mendapat sorotan tajam karena keputusan yang ia buat terkait pergantian pemain dalam laga ini, tepatnya ketika ia memasukkan Clement Lenglet untuk menggantikan Philippe Coutinho pada menit ke-79.
Keputusan Koeman ini terasa tak masuk akal mengingat saat itu skor tengah imbang 2-2 dan Barcelona tengah memburu poin penuh di kandang sendiri.
Menarik seorang gelandang kreatif dan memasukkan bek tengah tentu mengundang rasa penasaran dari pendukung Barcelona, sebenarnya apa yang dipikirkan Koeman?
Momok Maxi Gomez Bagi Barcelona
Valencia sukses membungkus satu poin dari lawatan ke Camp Nou berkat gol penyama kedudukan yang dicetak Maxi Gomez pada babak kedua.
Munculnya Maxi Gomez sebagai sosok yang menggagalkan kemenangan Barcelona tak terlalu mengejutkan mengingat penyerang Uruguay itu selalu menjadi momok bagi Blaugrana.
Maxi Gomez kini tercatat selalu terlibat dalam proses terciptanya minimal satu gol dalam enam dari tujuh laga terakhir melawan Barcelona, termasuk ketika ia masih memperkuat Celta Vigo.
Tak hanya itu, Maxi Gomez juga tercatat selalu mencetak gol dalam empat pertemuan terakhir versus Barcelona. Enam golnya ke gawang Barca membuat Maxi menjadi pemain yang paling sering membobol gawang Barca di La Liga sejak awal musim 2017-18.
Barcelona Kembali Dihukum Set Piece
Keputusan berani Koeman untuk menurunkan duet bek muda, Oscar Mingueza dan Ronald Araujo di jantung pertahanan timnya memang cukup berisiko.
Dalam laga ini, Barcelona harus kebobolan lebih dulu ketika Diakhaby sama sekali tak terkawal di kotak penalti dan sukses menyambut sepak pojok Carlos Soler dengan sundulan untuk membobol gawang Marc-Andre ter Stegen.
Ini merupakan keempat kalinya Barcelona kebobolan dari situasi sepak pojok di La Liga musim ini, terbanyak bersama Huesca.
Hasil yang Adil
Terlepas dari kekecewaan yang dirasakan Barcelona karena gagal meraih poin penuh, skor imbang 2-2 bisa dianggap sebagai hasil akhir yang adil bagi kedua tim.
Barcelona boleh saja menguasai pertandingan dengan 73 persen penguasaan bola dan 25 tembakan, berbanding dengan 12 tembakan dari Valencia.
Namun, jika dilihat dari sisi peluang emas yang didapat kedua tim, maka skor sama kuat 2-2 mungkin menjadi yang terbaik bagi Barca dan Valencia.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ingin Cetak Sejarah Baru, Vinicius Junior Pastikan akan Bertahan di Real Madrid!
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 11:07
-
Bangkit dari Cemoohan Madridista, Kamu Luar Biasa Vini Jr!
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:48
-
Daftar Peraih Man of The Match Liga Champions 2025/2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 10:45
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06





