5 Pelajaran Laga Sevilla vs Barcelona: Berakhir Imbang, Real Madrid Untung
Yaumil Azis | 22 Desember 2021 09:05
Bola.net - Laga La Liga antara Sevilla melawan Barcelona yang digelar di Ramon Sanchez Pizjuan, Rabu (22/12/2021) dini hari berjalan sengit nan panas. Namun pada akhirnya, kedua tim harus rela berbagi angka.
Sevilla dan Barcelona bermain di bawah guyuran hujan deras yang membuat permainan semakin sulit untuk dilakoni. Pada menit ke-32, Papu Gomez membuat Sevilla unggul sebelum dibalas oleh Ronald Araujo jelang turun minum.
Cuma ada dua gol yang tercipta pada pertandingan kali ini sehingga skor akhirnya menjadi 1-1. Ada lima pelajaran menarik yang Bolaneters bisa petik dari duel ini. Informasi lengkapnya bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Dembele Masih Dibutuhkan Barcelona

Kata-kata yang diucapkan pihak Barcelona, mulai dari Joan Laporta selaku presiden maupun Xavi Hernandez, tentang Ousmane Dembele rupanya bukan cuma bualan. Mereka memang masih membutuhkan jasanya.
Seperti yang diketahui, penyerang berdarah Prancis tersebut sedang berada di masa-masa akhir kontraknya. Beberapa klaim berkata kalau Barcelona ingin memperpanjang kontraknya agar bisa mendapatkan keuntungan dari kepergiannya.
Itulah mengapa ada segelintir orang yang menganggap kata-kata Xavi dan Laporta bualan. Tapi nyatanya tidak. Dembele menunjukkan mengapa Barcelona masih membutuhkannya dengan sajian penampilan apik. Ia bahkan hampir mencetak gol andai sepakannya di menit ke-84 tidak membentur tiang.
Barcelona Permulus Jalur Juara Rival

Situasi Barcelona saat ini tidak bisa membuat fansnya bangga. Apalagi hasil imbang yang didapatkan susah payah dari markas Sevilla ternyata menguntungkan buat rival bebuyutannya, Real Madrid.
Sevilla adalah ancaman terbesar buat Madrid yang sedang berada di puncak klasemen. Meskipun keduanya memiliki jarak yang cukup jauh, namun Real Madrid masih bisa disalip oleh tim besutan Julen Lopetegui tersebut sewaktu-waktu.
Tambahan satu poin membuat jarak Real Madrid dan Sevilla menjadi paten lima angka sampai hari ini. Dan bisa bertambah jauh kalau Los Merengues mampu mengalahkan Atletico Bilbao besok, Kamis (23/12/2021).
Hancur karena Kounde

Barcelona memang lebih dominan. Tapi Sevilla sebenarnya punya peluang yang cukup besar untuk menang andai masih bermain dengan anggota lengkap di lapangan.
Di awal babak kedua, Sevilla masih bisa menciptakan berbagai macam peluang. Namun semuanya buyar begitu Jules Kounde mendapatkan kartu merah di menit ke-64. Seketika Lopetegui harus merombak rencananya dari awal.
Menjengkelkannya lagi, Kounde mendapatkan kartu merah dengan cara yang konyol. Ia termakan aksi provokasi kecil dari Jordi Alba. Emosinya tersulut hingga dirinya melempar bola ke arah Alba dan itu dianggap sebagai pelanggaran serius oleh wasit.
Jelas, perbuatan Alba tidak terpuji. Tapi lemparan bola itu menunjukkan bahwa Kounde belum siap secara mental untuk berbicara banyak di level tertinggi, apalagi membela raksasa seperti Chelsea.
15 Tembakan di Babak Pertama

Berdasarkan statistik dari Opta, Barcelona melepaskan total 15 tembakan di babak pertama yang lima di antaranya menemui sasaran. Ini adalah catatan terbaik yang pernah dibukukan oleh Barcelona musim ini.
Lebih baiknya lagi, hanya Barcelona yang sanggup mencatatkan rekor tersebut di antara 20 peserta La Liga. Andai penyelesaian akhir barisan depannya apik, mereka seharusnya bisa meraih tiga poin dari pertandingan ini.
Secara keseluruhan, Barcelona mencatatkan 22 tembakan selama pertandingan berlangsung. Catatan yang luar biasa apik mengingat mereka selalu kesulitan dalam urusan tembak-menembak ini.
Mulai Membaik, Masih Mengkhawatirkan
Sejak dipegang Xavi, Barcelona memasuki era yang tidak stabil. Sulit untuk memprediksi apakah mereka bakalan menang atau kalah dalam satu pertandingan. Namun itu bisa dimaklumi, karena melakukan pergantian pelatih di tengah musim bukan hal yang mudah.
Perlahan tapi pasti, permainan yang diinginkan Xavi mulai menunjukkan kerangkanya. Sayangnya, progresnya cukup lambat berhubung Xavi sudah bergabung dengan Barcelona sejak awal bulan November lalu.
Barcelona membaik, tapi masih mengkhawatirkan. Barcelona baru meraih satu kemenangan dari lima pertandingan resmi terakhirnya. Xavi punya waktu yang cukup panjang untuk memperbaiki ini, dan harus segera dilakukan.
Baca Juga:
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Spanyol: Imbang Lawan Sevilla, Barcelona Masih di Luar Zona Eropa
- Imbang Lawan Sevilla, Warganet: Sekarang Arsenal Lebih Ngeri Ketimbang Barcelona
- Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Ronald Araujo
- Hasil Pertandingan Sevilla vs Barcelona: Skor 1-1
- Barcelona dan Xavi Cuma Bisa Berandai-andai Memiliki Jules Kounde
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
-
Daftar Pemain Barcelona untuk Laga Liga Champions Kontra Slavia Praha
Liga Champions 20 Januari 2026, 16:26
LATEST UPDATE
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
-
Inter vs Arsenal: Catatan Historis Nerazzurri Berada dalam Ancaman
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:47
-
Tottenham vs Dortmund: Catatan 23 Laga Kandang Eropa Tanpa Kalah Jadi Modal Spurs
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:36
-
Bodo/Glimt vs Man City: Panggung sang Predator Gol di Tanah Kelahirannya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:00
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






