Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027

Asad Arifin | 13 Agustus 2026 21:12
Analisis Komposisi Ideal Lini Tengah Barcelona 2026/2027
Skuad Barcelona merayakan gol Raphinha ke gawang Real Betis di Liga Spanyol, Senin (18/05/2026). (c) AP Photo/Joan Mateu Parra

Bola.net - Barcelona berpeluang melakukan perubahan besar di lini tengah pada musim 2026/2027 jika berhasil mendatangkan Rodri dari Manchester City. Kehadiran gelandang asal Spanyol itu dapat menjadi kepingan yang selama ini hilang sejak era Sergio Busquets.

Lini tengah pernah menjadi sumber kekuatan utama Barcelona ketika Pep Guardiola masih menjadi pelatih. Trio Busquets, Xavi, dan Andres Iniesta memang sulit diulang, tetapi Rodri, Pedri, dan pemain lainnya bisa membentuk kombinasi baru yang tidak kalah menarik.

Advertisement

Hansi Flick sudah membuktikan bahwa Barcelona mampu tampil efektif dengan skema 4-2-3-1. Namun, keberadaan gelandang bertahan murni seperti Rodri akan memberikan opsi untuk kembali menggunakan 4-3-3 secara lebih optimal.

Dengan Pedri sebagai salah satu gelandang utama, Barcelona memiliki fondasi kuat untuk membangun lini tengah. Tantangannya adalah menentukan pemain yang paling tepat untuk melengkapi komposisi tersebut sembari mengakomodasi absennya Frenkie de Jong pada awal musim.

1 dari 3 halaman

Rodri dan Pedri Jadi Fondasi Utama

Rodri dan Pedri Jadi Fondasi Utama

Rodri memenangkan penghargaan golden ball di Piala Dunia 2026 (c) AP Photo/Ashley Landis

Jika kondisinya bugar, Rodri hampir pasti langsung menjadi pemain inti Barcelona. Pengalamannya sebagai gelandang bertahan membuatnya ideal untuk menjalankan peran yang sebelumnya begitu penting melalui sosok Busquets.

Pedri kemudian menjadi pasangan yang sangat ideal di lini tengah. Pada usia 23 tahun, ia sudah mencatatkan hampir 250 penampilan bersama Barcelona dan memiliki kualitas untuk menjadi pusat permainan tim dalam jangka panjang.

Masalah muncul karena Frenkie de Jong akan absen pada beberapa bulan pertama musim akibat cedera. Kondisi itu membuat skema 4-2-3-1 menjadi pilihan realistis, dengan Dani Olmo dan Fermin Lopez bersaing mengisi posisi nomor 10.

Persaingan Olmo dan Lopez cukup berimbang musim lalu. Olmo menjadi starter dalam 24 laga La Liga, sedangkan Lopez 19 kali, tetapi kontribusi gol Lopez lebih baik sehingga Flick memiliki dua opsi berbeda di belakang penyerang.

2 dari 3 halaman

Bernal dan Gavi Siap Jadi Pelapis

Bernal dan Gavi Siap Jadi Pelapis

Dua pemain Barcelona, Gavi dan Lamine Yamal, merayakan kemenangan atas Real Madrid yang memastikan gelar juara La Liga/Liga Spanyol, 10 Mei 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Kehadiran Rodri juga dapat menjadi keuntungan bagi Marc Bernal. Gelandang berusia 19 tahun tersebut berpeluang mendapatkan menit bermain sekaligus belajar langsung dari salah satu gelandang bertahan terbaik dunia.

Namun, kondisi fisik Rodri perlu diperhatikan. Ia melewatkan 27 pertandingan musim lalu dan sebelumnya mengalami cedera ACL, sehingga Barcelona membutuhkan pelapis yang mampu menjaga stabilitas lini tengah ketika sang pemain tidak tersedia.

Gavi juga bisa menjadi bagian penting meski kemungkinan harus memulai musim sebagai pemain rotasi. Cedera serius sempat menghambat perkembangannya, tetapi Flick masih memiliki rencana besar untuk pemain berusia 22 tahun tersebut.

Setelah De Jong kembali, persaingan lini tengah Barcelona akan semakin ketat. Selain Rodri, Pedri, Gavi, Bernal, Olmo, dan Lopez, klub juga harus menentukan apakah membutuhkan satu gelandang tambahan untuk menutup lubang sementara akibat cedera De Jong.

3 dari 3 halaman

Pilihan Tambahan Harus Murah

Pilihan Tambahan Harus Murah

Pemain Bayern Munchen, Leon Goretzka, memegang trofi berbentuk kakatua saat merayakan gelar juara Bundesliga usai pertandingan melawan VfB Stuttgart, Minggu (19/4/2026). (c) Tom Weller/dpa via AP

Jika Barcelona memutuskan merekrut gelandang tambahan, pemain tersebut kemungkinan harus didatangkan dengan biaya rendah. Pasalnya, kebutuhan itu bersifat sementara dan klub masih harus mempertimbangkan kemungkinan memperkuat posisi lain.

Leon Goretzka menjadi salah satu opsi karena tersedia sebagai pemain bebas transfer dan pernah bekerja sama dengan Flick di Bayern Munchen. Barcelona juga bisa mempertimbangkan Azzedine Ounahi atau mempromosikan pemain dari internal klub seperti Brian Farinas.

Namun, keputusan tersebut akan sangat bergantung pada biaya transfer dan kebutuhan Barcelona di posisi lain. Sebagai juara La Liga dua musim beruntun, mereka tidak membutuhkan banyak perubahan besar pada skuad.

Sumber: Planet Football

LATEST UPDATE