Angel Lopez: Menangis Saja Seperti Anak-anak, Madrid!
Editor Bolanet | 23 Maret 2012 17:00
- Bek , Angel Lopez tak mau memberikan rasa simpati sedikit pun pada Real Madrid yang memprotes keputusan wasit menyusul hasil imbang 1-1 keduanya di El Madrigal kemarin.
Madrid dipaksa menerima keunggulan mereka atas terpangkas menjadi enam poin setelah ditahan The Yellow Submarine dalam laga di mana pelatih Jose Mourinho beserta Sergio Ramos dan Mezut Ozil diganjar kartu merah.
Seusai laga, Mourinho bahkan menolak menghadiri sesi jumpa pers, namun Lopez menyebut Madrid sejatinya tak punya alasan untuk mengeluh dan menuding sang lawan hanya berusaha mempengaruhi sang pengadil untuk laga berikutnya.
Mereka mencoba memberi tekanan pada wasit untuk pertandingan mereka berikutnya, papar Lopez pada EFE.
Kami bisa katakan jika Lassana Diarra pun harusnya diusir keluar lapangan dan kami harusnya juga mendapatkan hadiah penalti atas pelanggaran pada , tapi tak ada yang bisa kami lakukan.
Seperti dikatakan orang dari daerah asal saya, Madrid bisa menangis layaknya anak-anak. Kami beruntung wasit punya kepribadian yang bagus. Saya sudah mengenal wasit Jose Paradas, ia pernah mengusir saya juga di masa lalu untuk hal serupa dengan yang dilakukan Ozil.
Bek berusia 31 tahun itu juga menambahkan jika hasil yang mereka raih tersebut, merupakan pencapaian apik untuk timnya yang kini hanya berada empat poin saja di atas zona merah.
Mencuri satu poin dari Madrid adalah hal yang bisa dirayakan. Saya gembira, terutama dengan nilai yang kami terapkan untuk diri sendiri. Kami harus tetap di jalur ini, dan saya harap hasil ini akan mendongkrak moral kami untuk laga berikut, tutupnya. (espn/row)
Madrid dipaksa menerima keunggulan mereka atas terpangkas menjadi enam poin setelah ditahan The Yellow Submarine dalam laga di mana pelatih Jose Mourinho beserta Sergio Ramos dan Mezut Ozil diganjar kartu merah.
Seusai laga, Mourinho bahkan menolak menghadiri sesi jumpa pers, namun Lopez menyebut Madrid sejatinya tak punya alasan untuk mengeluh dan menuding sang lawan hanya berusaha mempengaruhi sang pengadil untuk laga berikutnya.
Mereka mencoba memberi tekanan pada wasit untuk pertandingan mereka berikutnya, papar Lopez pada EFE.
Kami bisa katakan jika Lassana Diarra pun harusnya diusir keluar lapangan dan kami harusnya juga mendapatkan hadiah penalti atas pelanggaran pada , tapi tak ada yang bisa kami lakukan.
Seperti dikatakan orang dari daerah asal saya, Madrid bisa menangis layaknya anak-anak. Kami beruntung wasit punya kepribadian yang bagus. Saya sudah mengenal wasit Jose Paradas, ia pernah mengusir saya juga di masa lalu untuk hal serupa dengan yang dilakukan Ozil.
Bek berusia 31 tahun itu juga menambahkan jika hasil yang mereka raih tersebut, merupakan pencapaian apik untuk timnya yang kini hanya berada empat poin saja di atas zona merah.
Mencuri satu poin dari Madrid adalah hal yang bisa dirayakan. Saya gembira, terutama dengan nilai yang kami terapkan untuk diri sendiri. Kami harus tetap di jalur ini, dan saya harap hasil ini akan mendongkrak moral kami untuk laga berikut, tutupnya. (espn/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Bisakah Neymar Main di Laga Brasil vs Maroko? Begini Kata Carlo Ancelotti
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:55
-
Kapan Brasil vs Maroko Main, Jam Berapa?
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:10
-
Hasil, Jadwal, Klasemen, dan Top Skor Piala Dunia 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:01
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Belanda vs Jepang 15 Juni 2026
Piala Dunia 13 Juni 2026, 18:00
-
Hasil Race 1 WorldWCR Emilia Romagna 2026: Maria Herrera Bekuk Beatriz Neila
Otomotif 13 Juni 2026, 17:37
LATEST EDITORIAL
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28











