Asyiknya Ronald Koeman Utak-Atik Pedri Alias The Next Iniesta
Richard Andreas | 31 Oktober 2020 10:30
Bola.net - Pedro Gonzalez Lopez alias Pedri jadi salah satu nama yang paling menonjol ketika Barcelona menghajar Juventus 2-0 di Liga Champions tengah pekan kemarin. Wajar, pemain berdarah Spanyol ini baru berusia 17 tahun.
17 tahun jelas usia yang sangat muda untuk tampil pada laga besar seperti duel Juventus vs Barcelona, dan Pedri ternyata tampil jauh melebihi ekspektasi. Dia tampak nyaman berduel dan bekerja sama dengan pemain-pemain yang jauh lebih senior.
Meski tak mencetak gol, Pedri tampil apik dalam posisi winger kiri. Ini bukan pertama kalinya Ronald Koeman memainkan Pedri, tapi bisa dibilang inilah yang paling berhasil.
Lalu apa kata Koeman soal bakat pemain 17 tahun ini? Scroll ke bawah ya, Bolaneters!
Wajar disorot
Koeman paham betul mengapa nama Pedri jadi ramai dibicarakan. Tidaklah wajar bagi pemain semuda itu untuk tampil dewasa dalam salah satu pertandingan megah di panggung Eropa.
Biar begitu, dia pun memahami jika kemudian Pedri tampil di bawah standar. Masih wajar bagi pemain di kelompok usianya.
"Semua media menyorotnya [Pedri] setelah laga kontra Juventus dan itu wajar, sebab bukan hal biasa ada pemain seusia itu yang tampil sangat baik," buka Koeman kepada Marca.
"Wajar jika media menyorot performanya, tapi dia adalah pemuda yang sangat rendah hati dan tidak neko-neko. Dia menikmati performanya dan mendapatkan bantuan dari rekan setim."
Utak-atik Koeman
Melatih pemain berbakat seperti Pedri jelas menyenangkan bagi pelatih mana pun, Koeman pun demikian. Terbukti Pedri sudah diturunkan di berbagai posisi di lapangan, sekarang jelas mengapa Pedri disebut-sebut sebagai "The Next Iniesta".
"Dia terus mengubah-ubah posisi bermainnya. Saya memilihnya berdasarkan lawan, berdasarkan keputusan taktik, dan berdasarkan keputusan Lionel Messi," sambung Koeman.
"Dia sudah membuktikan diri di sesi latihan dan dalam pertandingan, bahwa dia bisa bermain di beberapa posisi."
"Dia masih bisa berkembang, dia belum mencapai level terbaiknya, dan wajar jika dia mengalami masa naik-turun," tandasnya.
Sumber: Marca
Baca ini juga ya!
Eden Hazard Pulih, tapi Zidane Tak Mau Terburu-buru
Ronald Koeman Ungkap Satu Hal yang Harus Dibenahi Ansu Fati di Barcelona
Jadwal dan Siaran Real Madrid vs Huesca, 31 Oktober 2020
Ogah Terdistraksi Kampanye Pilpres, Ronald Koeman Fokus Bawa Barcelona Raih Prestasi
Kylian Mbappe Pamit Pergi dari PSG, Menuju Real Madrid?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Setelah Jadi Pahlawan Spanyol, Ferran Torres Diincar Real Madrid dan PSG
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 21:00
-
Michael Olise Masih Aman di Bayern Munchen, Real Madrid Mundur
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 20:00
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
LATEST UPDATE
-
Federico Chiesa Masih Sulit Dapat Tempat di Liverpool
Liga Inggris 22 Juli 2026, 20:35
-
Prancis Tinggalkan Banyak Catatan Positif dari Piala Dunia 2026
Piala Dunia 22 Juli 2026, 18:03
-
Spanyol Punya Modal Besar Pertahankan Gelar Piala Dunia pada 2030
Piala Dunia 22 Juli 2026, 17:31
-
Piala Dunia 2026 Pecahkan Rekor! Ini Cara Seluruh 308 Gol Tercipta
Piala Dunia 22 Juli 2026, 16:47
-
Kalah 0-3, Bali United Dapat Ujian Berkualitas dari Timnas Indonesia
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:39
-
Tampil di Piala AFF 2026, Singapura Kehilangan Dua Pemain Andalan
Bola Indonesia 22 Juli 2026, 16:30
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55










