Barcelona dalam Tren Terburuk di La Liga Sejak Pemecatan Ronald Koeman
Richard Andreas | 17 Desember 2024 06:45
Bola.net - Barcelona tengah menunjukkan performa terburuk di La Liga, bahkan jadi yang paling buruk sejak pemecatan Ronald Koeman pada 2021. Wajar jika Hansi Flick mulai menghadapi tekanan besar.
Meski awal musim di bawah Hansi Flick terlihat menjanjikan, terutama antara Agustus hingga Oktober, performa tim merosot drastis pada November, yang bahkan disebut Flick sebagai bulan yang harus dilupakan.
Sayangnya, di bulan Desember ini pun Barca belum menunjukkan perbaikan signifikan. Dalam enam laga terakhir La Liga, Barcelona hanya mencatatkan satu kemenangan, dua hasil imbang, dan tiga kekalahan.
Barca hanya mengamankan lima poin dari 18 poin yang tersedia, peluang mereka untuk menjaga keunggulan di puncak klasemen kini semakin terancam.
Sejarah Terulang: Hasil Serupa Saat Pemecatan Koeman
Meski kehilangan 13 poin dari enam pertandingan terakhir, Barcelona masih bertahan di puncak klasemen La Liga. Namun, posisi ini tidak sepenuhnya aman karena mereka hanya unggul selisih gol dari Atletico Madrid dan satu poin dari Real Madrid, yang memiliki satu pertandingan lebih sedikit.
Menariknya, performa buruk ini mengingatkan pada situasi yang sama pada 2021, ketika Ronald Koeman dipecat setelah serangkaian hasil serupa: satu kemenangan, dua imbang, dan tiga kekalahan dalam enam laga.
Saat itu, kekalahan melawan Las Palmas, Leganes, dan Real Sociedad memaksa manajemen mengganti Koeman dengan Xavi Hernandez.
Kini, kekalahan dari tim-tim seperti Las Palmas, Leganes, dan Real Sociedad telah membuat Barcelona kehilangan momentum di perebutan gelar. Tantangan semakin berat karena laga berikutnya adalah melawan rival berat, Atletico Madrid.
Performa Kontras di Kompetisi Eropa dan Tantangan Flick
Di tengah performa buruk di liga domestik, Barcelona menunjukkan hasil yang relatif lebih baik di Liga Champions. Namun, jelas terlihat bahwa kelelahan menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi performa mereka di La Liga.
Meski Flick membawa awal yang positif, fakta mencatat bahwa setelah 18 pertandingan, jumlah poin Barcelona musim ini sama persis dengan yang diraih di bawah Xavi Hernandez musim lalu.
Hansi Flick harus segera menemukan solusi untuk menstabilkan performa timnya. Dengan tekanan yang terus meningkat, langkah-langkah cepat dan efektif diperlukan agar Barcelona tidak semakin terpuruk dan tetap berada di jalur juara.
Klasemen Liga Spanyol 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Barcelona Berhemat: Tidak Akan Belanja Besar, Pilih Percaya La Masia
Liga Spanyol 2 April 2026, 15:15
LATEST UPDATE
-
Juventus Incar Bernardo Silva, Gaji Jadi Hambatan Utama Transfer
Liga Italia 3 April 2026, 16:10
-
Cari Alternatif Rashford, Barcelona Lirik Mantan Pemainnya Sendiri
Liga Spanyol 3 April 2026, 15:40
-
Jadwal BRI Super League Hari Ini: Arema FC dan Dewa United Tanding
Bola Indonesia 3 April 2026, 13:43
-
Jadwal Proliga 2026 Hari Ini, Jumat 3 April 2026: Ada LavAni vs Garuda Jaya
Voli 3 April 2026, 11:08
-
Jika Brasil Bisa Punya Ancelotti, Mengapa Italia Tak Ambil Mourinho?
Piala Dunia 3 April 2026, 10:30
-
Roberto Mancini Bidik Kursi Pelatih Timnas Italia Lagi
Piala Dunia 3 April 2026, 10:00
-
Dusan Vlahovic Ingin Bertahan di Juventus, Negosiasi Masih Tersendat
Liga Italia 3 April 2026, 09:30
-
Roberto De Zerbi Tegaskan Siap Bertahan di Tottenham Meski Terdegradasi
Liga Inggris 3 April 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Kandidat Pengganti Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 3 April 2026, 14:32
-
Italia Cari Pelatih Baru: 7 Kandidat Pengganti Gennaro Gattuso
Editorial 3 April 2026, 14:14
-
3 Bintang Manchester United yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:41
-
Starting XI Pemain Termahal yang Absen di Piala Dunia 2026
Editorial 2 April 2026, 10:13








