Benarkah Ruang Ganti Real Madrid Retak?
Editor Bolanet | 8 Januari 2026 15:54
Bola.net - Jude Bellingham tak tinggal diam melihat derasnya kritik yang menerpa Real Madrid belakangan ini.
Gelandang Timnas Inggris itu tampil ke depan sebagai perisai bagi rekan setim dan pelatihnya dari berbagai spekulasi liar. Isu keretakan ruang ganti hingga performa Vinicius Junior yang disorot tajam, dijawabnya dengan lugas.
Bagi Bellingham, narasi krisis yang dibangun pihak luar sangat berlebihan. Ia memastikan bahwa kondisi internal Los Blancos tetap solid dan satu komando di bawah Xabi Alonso.
Ia juga menepis kabar burung yang menyebut dirinya campur tangan dalam kebijakan transfer klub. Bellingham menegaskan bahwa fokus utamanya hanyalah performa di lapangan, bukan politik ruang ganti.
Bela Vini Jr dari Tekanan

Salah satu topik panas yang dibahas adalah performa Vinicius Junior yang dianggap menurun dalam urusan mencetak gol. Bellingham mengakui adanya tekanan besar yang dipikul rekannya tersebut.
Namun, ia menolak jika kontribusi Vini hanya dinilai dari angka di papan skor. Menurutnya, pemain asal Brasil itu tetaplah sosok vital yang memberikan dampak besar lewat kreativitasnya.
"Dari sudut pandang saya, saya pikir ada banyak tekanan pada Vini. Dia melakukan banyak hal baik di lapangan," ujar Bellingham membela sang kolega.
Bellingham menduga Vini mungkin sedang mengalami sedikit kebuntuan di depan gawang. Meski begitu, seluruh tim tetap memberikan dukungan penuh agar sang winger kembali ke performa terbaiknya.
"Mungkin itu adalah blok di depan gawang, tetapi saya pikir dia adalah pemain yang elektrik dan sangat kreatif. Gol tidak menceritakan keseluruhan cerita, ada assist dan permainan penting," tambahnya.
Ia yakin kembalinya ketajaman Vini hanya masalah waktu. Rekan-rekannya siap membantu proses tersebut karena menyadari betapa berbahayanya Vini saat berada di puncak performa.
"Kami harus melihatnya sebagai mitra yang sangat berguna. Kami semua ingin dia kembali ke performa terbaiknya, ketika dia dalam performa terbaiknya dia sangat berbahaya. Saya yakin dia akan kembali ke dirinya yang dulu," tegas Bellingham.
Menepis Isu Keretakan

Selain membela Vini, Bellingham juga meluruskan isu miring terkait masa depan Xabi Alonso. Posisi Real Madrid yang tertinggal empat poin di liga dan berada di 8 besar Liga Champions dianggap sebagian pihak sebagai kegagalan.
Bellingham menyebut penilaian itu sebagai reaksi berlebihan khas standar tinggi Real Madrid. Ia menegaskan tidak ada perpecahan di dalam tim.
"Kami semua bersatu di ruang ganti, staf pelatih dan para pemain. Terkadang ada pasang surut, tetapi kami harus melihat di mana kami berada sekarang," katanya.
Posisi di semifinal Piala Super Spanyol dan persaingan di papan atas menurutnya bukanlah sebuah bencana. Keputusan soal masa depan pelatih ada di tangan manajemen, namun pemain tetap setia pada Xabi Alonso.
"Itu bukan bencana, menurut pendapat saya. Menjadi Real Madrid, segalanya dibesar-besarkan ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik," ucapnya.
Dukungan Penuh untuk Xabi Alonso

Isu keretakan hubungan antara pemain dan pelatih juga dibantah mentah-mentah. Bellingham menyebut bahwa masalah-masalah tersebut seringkali hanya karangan pihak luar yang tidak tahu kondisi sebenarnya.
Komunikasi di dalam tim berjalan sangat baik. Jika ada masalah, mereka menyelesaikannya dengan duduk bersama, bukan dengan drama.
"Ketika segala sesuatunya tidak berjalan dengan baik, banyak masalah yang dikarang. Kami benar-benar tahu apa yang terjadi di dalam ruang ganti," ungkap Bellingham.
Ia menutup pernyataannya dengan deklarasi loyalitas yang kuat kepada sang entrenador. Tidak ada keraguan sedikitpun dari para pemain terhadap kapasitas Alonso.
"Kami semua bersama pelatih, tidak ada perdebatan. Dia sangat positif, dia membawa pengaruh yang sangat positif dan kami bekerja untuk meningkatkan diri... Kami semua bersama pelatih sampai mati," pungkasnya dengan nada emosional.
Bantahan Soal Pemain Inggris
Di akhir sesi, Bellingham juga sempat dibuat heran dengan pertanyaan wartawan soal rumor dirinya meminta klub merekrut pemain Inggris. Ia langsung memotong spekulasi tersebut.
"Di mana Anda membacanya? Itu sama sekali tidak benar. Tidak ada pemain yang memiliki pengaruh seperti itu di klub mana pun," bantahnya tegas.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Atletico Madrid Percaya Diri, Barcelona Bertekad Bangkit
Liga Champions 13 April 2026, 13:20
-
Prediksi Atletico Madrid vs Barcelona 15 April 2026
Liga Champions 13 April 2026, 11:15
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap Piala AFF U-17 2026
Tim Nasional 13 April 2026, 21:44
-
Virgil van Dijk Minta Liverpool Tampil Istimewa saat Hadapi PSG
Liga Champions 13 April 2026, 21:19
-
Man United Pertimbangkan Tukar Manuel Ugarte dengan Sandro Tonali
Liga Inggris 13 April 2026, 20:57
-
Ketika Legenda MU Jagokan Man City Juara Premier League 2025/2026
Liga Inggris 13 April 2026, 20:48
-
Kapan Inter Milan Bisa Kunci Gelar Serie A 2025/2026?
Liga Italia 13 April 2026, 20:47
-
Mungkinkah Tottenham Terdegradasi dari Premier League 2025/2026?
Liga Inggris 13 April 2026, 20:36
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45











