Cara Barcelona Mengusir Matheus Fernandes: Kejam, Dingin, dan Tega
Yaumil Azis | 25 Juli 2021 04:48
Bola.net - Masalah yang dialami Barcelona menjelang musim 2021/22 ini terbilang cukup pelik. Mau tak mau, raksasa La Liga tersebut harus menempuh cara yang kejam nan dingin untuk berpisah dengan pemainnya.
Salary cap, atau batas gaji, menjadi batu hadangan Barcelona saat ini. Mereka harus merampingkan anggaran gaji pemain untuk memberikan jalan masuk ke dalam skuat kepada tiga pemain barunya.
Regulasi salary cap ini sendiri merupakan versi Financial Fair Play ala La Liga. Setiap tahun, penyelenggara kompetisi sepak bola paling bergengsi di Spanyol tersebut menetapkan batas gaji total yang boleh dianggarkan pesertanya.
Batasan itu sendiri ditetapkan dari pemasukan yang diterima sebuah klub. Karena pandemi Covid-19, Barcelona mengalami penurunan dalam hal pemasukan yang membuat salary cap mereka menukik tajam.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Putus Kontrak Secara Sepihak
Barcelona sudah menempuh jalan negosiasi dengan La Liga untuk meminta kelonggaran perihal aturan ini. Namun La Liga enggan bergeming dan menegaskan kalau salary cap takkan diutak-atik hanya demi kepentingan sebuah klub.
Konsekuensinya cukup berat. Kalau anggaran gaji Barcelona masih melebihi batasan, maka mereka tak bisa mendaftarkan pemain barunya. Termasuk Lionel Messi, yang berstatus tanpa klub saat ini.
Alhasil, Barcelona pun sibuk melepas sejumlah pemainnya. Mereka bahkan mengambil langkah yang paling ekstrim: memutus kontrak secara sepihak. Salah satu korbannya adalah Matheus Fernandes.
"Saya tidak tahu menahu soal itu, dan ketika saya menerima pesannya, saya sampai tak percaya. Saya berada di rumah, hendak pergi bersama istri ketika pesan dari klub tiba, yang bertanya apakah saya telah menerima email serupa," buka Fernandes kepada Globoesporte.
Tidak Diperlakukan dengan Baik
Surat elektronik tersebut berisikan pernyataan bahwa Matheus Fernandes telah dipecat dari Barcelona. Keputusan itu diambil tanpa adanya proses duduk semeja antara kedua pihak yang bekerja sama untuk bernegosiasi.
"[Surat itu] dikirim ke agen dan pengacara saya. Mereka berkata bahwa itu soal pemecatan saya. Beberapa waktu sebelum keluar di media. Tidak ada obrolan, sama sekali tak ada; bahkan mereka tak menghubungi saya untuk mengucapkan selamat tinggal," kata Fernandes lagi.
Ini bukan kali pertama Fernandes mendapatkan perlakuan semena-mena dari klub. Sejak pertama kali tiba di Camp Nou, pemain berusia 23 tahun tersebut merasa tidak dianggap sebagai seorang pesepakbola.
"Sejak kecil, saya selalu bercita-cita bermain untuk Barcelona. Ketika saya tiba di sana, mereka tidak memperlakukan saya seperti seorang pesepakbola," lanjut Fernandes.
'Saya adalah Pemain Barcelona'
Fernandes menutup musim 2020/21 dengan ironi. Ia hanya tampil dalam satu pertandingan, yakni saat Barcelona bertemu Dynamo Kiev di pentas Liga Champions bulan November lalu. Ia hanya bermain selama 17 menit di laga tersebut.
"Terlepas dari apakah saya mendapatkan banyak atau sedikit, apakah klub telah melakukan ini atau itu, saya adalah seorang pemain Barcelona."
"Apakah saya bermain atau tidak, itu tergantung saya, juga klub dan pemain lain, namun saya ingin mereka memperlakukan saya sama seperti yang lain. Saya merasa sedikit kesal," tutup Fernandes.
(Globoesporte - via Marca)
Baca juga:
- Hasil Pra Musim: Depay Cetak Gol Debut, Barcelona Gilas Girona
- Gawat! Lionel Messi Mungkin Absen Bela Barcelona Hingga Januari 2022, Kok Bisa?
- Prediksi Pramusim: Barcelona vs Girona 25 Juli 2021
- Saingi MU, Chelsea Juga Kejar Wonderkid Barcelona Ini
- Sudah Ada Kemajuan Soal Kontrak Lionel Messi di Barcelona
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bastoni ke Barcelona? Tunggu Lampu Hijau Hansi Flick
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:47
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
LATEST UPDATE
-
Musim Gagal Real Madrid: Florentino Perez Akui Salah Pilih Pelatih
Liga Spanyol 22 April 2026, 01:00
-
Inter Milan Cari Pengganti Sommer, Legenda Klub Ajukan 3 Kandidat Kiper
Liga Italia 22 April 2026, 00:37
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59





