Cara Sederhana Zidane Jelaskan Performa Isco
Asad Arifin | 16 Oktober 2017 20:32
Bola.net - - Pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane menyebut bahwa untuk menjelaskan performa apik Isco bukan hal yang rumit. Zidane punya cara yang sederhana untuk menjelaskan kemajuan dalam karir .
Isco memang mengalami kemajuan pesat sejak ditunjuknya Zidane sebagai pelatih. Pemain yang dibeli Madrid dari Malaga tersebut menjelma sebagai otak serangan Madrid dan kerap jadi sosok penentu hasil pertandingan.
Menjelaskan kemajuan Isco adalah hal yang sederhana, karena dia memang berkembang secara alami, buka Zidane dikutip dari Marca.
Isco tahu bahwa dia adalah pemain yang penting bagi klub dan kapan pun dia akan punya kesempatan bermain. Isco melakukan dengan baik dan dia menjadi lebih baik setiap harinya, sambungnya.
Tidak hanya dari performa, Zidane juga menyebut Isco makin berkembang untuk urusan posisi bermain. Pemain berusia 25 tahun saat ini bisa bermain dengan posisi yang lebih fleksibel.
Posisi terbaik Isco memang di belakang dua orang penyerang. Tapi, saat ini dia juga bisa bermain sebagai winger. Bahkan, Isco juga tampil bagus saat dicoba bermain di posisi gelandang dalam formasi 4-3-3 andalan Zidane.
Posisi terbaiknya memang di belakang dua penyerang. Tapi juga bisa bermain di lini tengah menjadi bagian dari tiga gelandang. Tergantung pada seperti apa kita membutuhkan dia dan Isco bisa bermain sama baiknya.
Tapi, yang lebih penting Isco menjadi lebih baik di semua aspek, tutup pelatih asal Prancis.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Resmi! Vidio Tayangkan UFC di Indonesia
Olahraga Lain-Lain 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Spalletti Siap Adu Mekanik dengan Mourinho
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:31
-
Juventus vs Benfica: Misi Wajib Menang Bianconeri!
Liga Champions 21 Januari 2026, 14:05
-
Menuju Piala Dunia 2026: Tiga Aturan Baru Disiapkan, VAR dan Timewasting Jadi Fokus
Piala Dunia 21 Januari 2026, 14:02
-
Transformasi Khephren Thuram: Dari Pemuda Naif Jadi 'Monster' Lini Tengah Juventus
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:58
-
Atalanta vs Bilbao: Ederson Minta La Dea Berikan 110 Persen!
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:42
-
Kontroversi Dalot vs Doku di Derby Manchester, Howard Webb Tegaskan VAR Sudah Tepat
Liga Inggris 21 Januari 2026, 13:30
-
Lupakan Mateta, Juventus Kini Selangkah Lagi Dapatkan Youssef En-Nesyri?
Liga Italia 21 Januari 2026, 13:29
-
Chelsea vs Pafos FC: Estevao Willian Mengejar Rekor Mbappe, Reuni David Luiz
Liga Champions 21 Januari 2026, 13:21
-
Man City Terpuruk di Bodo/Glimt, Guardiola Akui Segala Hal Berjalan Melawan Timnya
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:48
-
Setelah 12 Tahun, Ter Stegen Diam-Diam Tinggalkan Barcelona
Liga Spanyol 21 Januari 2026, 12:17
-
Inter Babak Belur di Kandang, Arsenal Terlalu Kejam di Depan Gawang
Liga Champions 21 Januari 2026, 12:17
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






