CEO Atletico Madrid Ngamuk: Putusan VAR di Laga Lawan Barcelona Sangat Memalukan!
Afdholud Dzikry | 6 April 2026 09:28
Bola.net - Kekalahan 1-2 Atletico Madrid dari Barcelona pada Sabtu lalu menyisakan luka mendalam. Pertandingan di Riyadh Air Metropolitano itu kini dibayangi oleh kontroversi besar terkait keputusan wasit di lapangan.
Pihak Atletico merasa sangat dirugikan oleh keputusan sang pengadil yang dinilai tidak konsisten. Situasi memanas ketika sebuah kartu merah untuk pemain Barcelona mendadak dibatalkan setelah intervensi VAR.
Klub berjuluk Los Rojiblancos ini pun tidak tinggal diam menghadapi ketidakadilan tersebut. Mereka kabarnya telah mengajukan keluhan resmi kepada Komite Teknis Wasit (CTA) Spanyol.
CEO Atletico Madrid, Miguel Angel Gil Marin, akhirnya angkat bicara secara terbuka untuk meluapkan kekesalannya. Ia merasa sistem yang ada saat ini justru merusak integritas pertandingan sepak bola.
Kritik Pedas Terhadap Federasi Spanyol

Gil Marin mengungkapkan kekecewaannya yang mendalam terhadap cara Federasi Sepak Bola Spanyol menangani situasi tersebut. Ia menilai rekaman audio yang dibagikan justru memperlihatkan bobroknya koordinasi di ruang VAR.
Baginya, kesalahan manusiawi dalam pertandingan adalah hal yang wajar bagi siapa pun. Namun, ia tidak bisa menerima jika petugas VAR justru mengarahkan wasit utama secara subjektif.
"Ketika kita melihat gambar dan mendengarkan audio yang dibagikan oleh Federasi, yang tersisa hanyalah rasa malu. Tidak mungkin mereka membiarkan kita mendengarkan komentar mereka yang bertentangan dengan fungsi VAR yang benar, dan tidak terjadi apa-apa," tegas Miguel Angel Gil Marin.
"Wasit memiliki hak yang sama untuk melakukan kesalahan seperti pemain atau pelatih. Namun, kesalahan dalam permainan hanyalah kesalahan biasa. Hal lain adalah ketika wasit dari VAR memengaruhi wasit utama saat menghakimi suatu aksi," lanjutnya.
Keluhan Atas Perubahan Kriteria VAR
Pihak Atletico Madrid menyoroti intervensi VAR pada insiden Gerard Martin terhadap Thiago Almada. Awalnya, wasit Mateo Busquets Ferrer memberikan kartu merah sebelum akhirnya diturunkan menjadi kartu kuning.
Gil Marin percaya bahwa VAR tidak berhak campur tangan jika kesalahan tersebut tidak bersifat nyata dan jelas. Ia merasa bingung karena kriteria penilaian wasit seolah berubah-ubah tanpa penjelasan yang masuk akal.
"Wasit lapangan harus memiliki tanggung jawab dan membuat keputusan dengan menafsirkan niat masing-masing pemain. VAR seharusnya hanya melakukan intervensi untuk memperbaiki kesalahan yang tidak dapat ditafsirkan, bukan memutuskan menggantikan wasit utama," jelas sang CEO.
"Sangat tidak normal jika kriteria telah berubah dan kami tidak tahu apa yang diharapkan. Hal ini telah terjadi pada kami dalam dua pertandingan terakhir. Ini tidak masuk akal," tambahnya dengan nada kecewa.
Sorotan Terhadap Inkosistensi Komite Teknis Wasit
Kemarahan manajemen Atletico semakin memuncak karena adanya preseden serupa dalam laga lain. CTA sebelumnya menyatakan bahwa pelanggaran mirip yang dilakukan Valentin Gomez (Real Betis) seharusnya berbuah kartu merah.
Ketidakkonsistenan inilah yang membuat kubu Atletico merasa diperlakukan tidak adil di kompetisi domestik. Mereka menuntut penjelasan mengapa standar yang sama tidak diterapkan pada laga besar melawan Barcelona.
"Dan yang terburuk dari semuanya adalah CTA sendiri menjelaskan suatu permainan beberapa hari yang lalu dan memastikan bahwa itu seharusnya diselesaikan dengan kartu merah," ungkap Gil Marin.
"Kemarin, dalam permainan yang identik, wasit membuat keputusan yang benar namun VAR menyebabkan kesalahan dengan melampaui fungsinya. Fungsi-fungsi yang telah dijelaskan kepada pemain dan pelatih sayangnya tidak dipenuhi," pungkasnya menutup pembicaraan.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Debut Impian Anthony Gordon di Barcelona
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:49
-
Wajah Baru AC Milan Era Ruben Amorim: Proaktif dan Agresif
Liga Italia 24 Agustus 2026, 19:27
-
Ada Tangis Lamine Yamal di Balik Kemenangan 5-0 Barcelona atas Elche
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 19:04
-
Ada Raphinha, Barcelona Tidak Perlu Beli Striker Baru!
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:58
LATEST UPDATE
-
Xabi Alonso Ungkap Alasan Palestra dan Caicedo Absen Lawan Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 11:24
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:59
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 09:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:24
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Workout Selesai, Nongkrong Menanti: Ini Cara Balik Fresh Tanpa Extra Time
Lain Lain 25 Agustus 2026, 08:00
LATEST EDITORIAL
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00

