Cerita Suram Mariano Diaz di Real Madrid: Terhalang Benzema, Bertahan demi Mimpi
Gia Yuda Pradana | 28 Mei 2025 16:53
Bola.net - Mariano Diaz akhirnya memecah kebisuannya tentang masa-masa suram di Real Madrid. Striker Republik Dominika itu mengakui, kariernya di klub raksasa Spanyol tersebut lebih banyak dihabiskan di bangku cadangan ketimbang di lapangan.
Didatangkan ke Madrid pada 2012, Mariano tak pernah benar-benar menjadi bagian dari rencana utama. Dia terus berjuang dari balik bayang-bayang hingga akhirnya mengakhiri petualangannya di Santiago Bernabeu pada 2023.
Dalam wawancara bersama El Chiringuito TV, Mariano membuka tabir tentang minimnya menit bermain yang dia dapat. Satu nama muncul sebagai kunci utama: Karim Benzema.
Benzema, Tembok yang Tak Bisa Ditembus
Tak ada yang bisa disangkal dari pengakuan Mariano. Ketika Benzema sedang berada di puncak kejayaannya, tak banyak ruang tersisa bagi striker lain.
"Dia bermain di level yang sangat tinggi, mungkin memang tidak ada tempat buat saya," ucap Mariano dengan nada pasrah. "Kami juga tidak bermain dengan dua striker, jadi posisi itu selalu jadi miliknya."
Pengakuan jujur ini menggambarkan beratnya bersaing dengan salah satu penyerang terbaik dunia. Meski Mariano sesekali menunjukkan tajinya, kesempatan itu datang terlalu jarang untuk bisa mengubah nasibnya.
Kenapa Mariano Tak Pergi Lebih Cepat?
Banyak yang bertanya-tanya, mengapa Mariano bertahan begitu lama di klub yang tak memberinya tempat. Jawabannya sederhana: cinta dan mimpi.
"Awalnya, bergabung dengan Real Madrid adalah impian masa kecil saya. Sangat sulit mencapai titik itu," ujar Mariano. "Saya berlatih setiap hari, mencoba meyakinkan diri bahwa saya bisa."
Namun, seiring waktu, realita menampar. Di tahun-tahun terakhir, dia mulai membuka diri untuk pergi. Akan tetapi, tak ada tawaran yang benar-benar tepat—meski secara finansial, beberapa lebih menggiurkan.
Bagi Mariano, Uang Bukan Segalanya
Mariano pernah mendapatkan tawaran dari klub-klub di Qatar, Turki, hingga Arab Saudi. Nilai kontraknya tinggi, tapi hatinya tetap menimbang aspek lain: proyek olahraga.
"Ini bukan soal uang. Saya memang mendapat tawaran dengan bayaran lebih besar, tapi secara proyek tidak cocok," jelasnya.
Bagi Mariano, menit bermain dan visi tim jauh lebih penting. Dia tetap berharap suatu hari bisa bersinar di Madrid meski akhirnya harus pergi tanpa pernah benar-benar tahu rasanya menjadi bintang utama di Bernabeu.
Sumber: Madrid Universal
Klasemen La Liga
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Piala Presiden 2026: Pemain Baru Arema FC Mulai Menjanjikan
Bola Indonesia 29 Juli 2026, 21:09
-
Tottenham Menang Adu Penalti atas Sydney FC, Mathys Tel Curi Perhatian
Liga Inggris 29 Juli 2026, 19:58
-
Demi Rodri, Real Madrid Mulai Buka Negosiasi dengan Manchester City
Liga Spanyol 29 Juli 2026, 19:41
-
Chelsea Punya 5 Wonderkid yang Siap Meledak pada Musim 2026/2027
Liga Inggris 29 Juli 2026, 18:44
LATEST UPDATE
-
Leon Goretzka Tawarkan Diri ke Barcelona, Respons Klub Tak Terduga
Liga Spanyol 30 Juli 2026, 11:52
-
Persib Vs Tampines Rovers: Mariano Peralta Dipastikan Masih Absen
Bola Indonesia 30 Juli 2026, 09:52
-
Ruben Amorim Minta AC Milan Rekrut Pierre-Emile Hojbjerg, Ada Syaratnya
Liga Italia 30 Juli 2026, 09:22
-
Dari Lapangan Langsung Nongkrong? Grooming Pria Kini Makin Praktis
Lain Lain 30 Juli 2026, 09:15
-
Carlo Ancelotti Ungkap Alasan Menolak Tawaran Melatih Timnas Italia
Piala Dunia 30 Juli 2026, 08:22
-
Marcus Rashford Berpotensi Gabung Klub Rival Manchester United
Liga Inggris 30 Juli 2026, 07:05
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Lebih Murah dari Bradley Barcola yang Bisa Diburu Liverpool
Editorial 29 Juli 2026, 13:16












