Deco, Kali Kedua Mengorkestrasi Kejayaan Barcelona
Asad Arifin | 16 Mei 2025 10:56
Bola.net - Joan Laporta membuat keputusan penting saat menunjuk Deco jadi Direktur Olahraga Barcelona pada Agustus 2023 lalu. Deco, untuk kedua kalinya, sukses mengorkestrasi Barcelona menuju era kejayaan.
Seperti Laporta, Deco juga nama baru bagi Barcelona. Deco pernah jadi pemain Barcelona pada periode 2004 hingga 2028. Pada periode itu, dia jadi konektor antara Xavi, Ronaldinho, dan Samuel Eto'o.
Sebagai pemain, Deco mengantar Barcelona jadi juara Liga Champions musim 2005/2006. Pada musim yang sama, Barcelona juga meraih gelar La Liga. Total, ada dua trofi La Liga yang dimenangkan Deco di Barcelona.
Deco pensiun pada 2013 lalu. Lama tidak muncul ke permukaan, Deco kembali ke Barcelona pada 2021. Awalnya, dia jadi pemandu bakat. Namun, Laporta memilih Deco jadi Direktur Olahraga dan sukses besar.
Manuver Transfer di Tengah Keterbatasan

Namanya Anderson Luis de Souza, akan tetapi lebih sohor dengan nama Deco. Sejak menjabat pada Agustus 2023, di tengah keraguan dan ekspektasi yang beragam, Deco terbukti menjadi arsitek utama di balik keberhasilan Blaugrana meraih mahkota liga.
Ketika Deco mengambil alih kursi Direktur Olahraga, kondisi finansial Barcelona masih jauh dari kata ideal. Regulasi Financial Fair Play La Liga menjadi momok yang membatasi pergerakan klub di bursa transfer. Namun, Deco tidak menyerah.
Namun, di tengah situasi sulit itu, Deco menata keuangan Barcelona. Deco mampu mempertahankan pemain kunci, mendatangkan sosok penting seperti Dani Olmo dan Wojciech Szczesny.
Selain itu, banyak pemain akademi dipromosikan ke tim utama Barcelona. Ingat, sebelum jadi Direktur Olahraga, Deco jadi pemandu bakat untuk klub asal Catalan tersebut.
Dampak Nyata: Gelar La Liga 2024/2025

Pada akhirnya, peran Deco sebagai Direktur Olahraga tidak bisa dipandang sebelah mata dalam keberhasilan Barcelona meraih gelar La Liga 2024/2025. Dengan kecerdasan dalam bermanuver di pasar transfer yang sulit, ia berhasil memberikan Xavi dan Hansi Flick skuad yang kompetitif dan seimbang.
Kini, dengan gelar La Liga di tangan, Barcelona bisa menatap masa depan dengan lebih optimis. Peran Deco sebagai Direktur Olahraga akan semakin vital dalam mempertahankan dan membangun kejayaan klub.
Ia telah membuktikan bahwa dengan visi, kejelian, dan sedikit keberanian, keterbatasan finansial bukanlah halangan untuk meraih prestasi tertinggi. Kisah Deco di Barcelona adalah bukti nyata bahwa strategi yang tepat dan eksekusi yang brilian dapat membawa sebuah klub keluar dari keterpurukan dan kembali ke puncak.
Tugas Berat Deco Musim Depan

Deco sudah memberikan kesuksesan untuk Barcelona. Namun, apakah itu sudah cukup? Belum. Deco punya tugas yang tidak kalah berat musim depan. Dia bukan hanya harus mendapatkan pemain top, akan tetapi juga mempertahankan skuad yang ada.
"Tahun lalu saya bilang kami tidak boleh kehilangan siapa pun, dan saya pikir itu masih berlaku. Jika kami bisa berkembang, bagus — tetapi kuncinya adalah mempertahankan apa yang telah kami bangun untuk masa depan," kata Deco pada ESPN.
Bukan hanya mempertahankan, Deco juga harus mengembangkan Barcelona. Deco sadar apa yang kurang dari Barcelona. Kekurangan itu adalah kelebihan Barcelona musim 2024/2025 ini, dominannya Lamine Yamal dan Raphinha di lini depan.
"Kami merasa sangat bergantung pada Raphinha dan Lamine Yamal. Mungkin kami butuh pemain dengan profil serupa untuk memberi kami lebih banyak opsi di area tersebut," kata Deco.
Sumber: ESPN
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Barcelona vs Mallorca 7 Februari 2026
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 11:41
-
Jadwal Lengkap La Liga 2025/2026
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 11:28
-
Michael Carrick Tak Mau Terbuai dengan Hasil Bagus Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 10:03
-
Baru Menjabat, Eksperimen Alvaro Arbeloa Bikin Petinggi Real Madrid Gerah
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 09:53
LATEST UPDATE
-
Alejandro Garnacho, Harga 40 Juta Euro, dan Ujian Kesabaran di Chelsea
Liga Inggris 6 Februari 2026, 21:26
-
Hasil Persib vs Malut United: Menang 2-0, Maung Bandung Masih Sempurna di Kandang
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 21:01
-
3 Laga, 3 Kemenangan: Bagaimana Michael Carrick Membalik Nasib Manchester United
Liga Inggris 6 Februari 2026, 20:53
-
TULUS Ramaikan Ramadan di KLBB Festival 2026, Siap Hadirkan Malam Penuh Rasa di GBK
Lain Lain 6 Februari 2026, 20:33
-
Prediksi BRI Super League: Bali United vs Persebaya 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:27
-
Endrick Meledak di Lyon: Cetak Gol Spektakuler, Jadi Ancaman Baru di Ligue 1
Liga Eropa Lain 6 Februari 2026, 20:27
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Madura United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 20:22
-
Prediksi BRI Super League: Persik vs Dewa United 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:29
-
Liam Rosenior Marah-Marah di Laga Chelsea vs Arsenal, Apa yang Terjadi?
Liga Inggris 6 Februari 2026, 19:29
-
Prediksi BRI Super League: Bhayangkara FC vs Borneo FC 7 Februari 2026
Bola Indonesia 6 Februari 2026, 19:23
-
Musim Barcelona Memuaskan: Konsisten, Kompetitif, dan Berani Bidik UCL!
Liga Spanyol 6 Februari 2026, 18:58
LATEST EDITORIAL
-
Gelimang Uang Tak Menjamin Bahagia, 4 Bintang Saudi Pro League Ini Katanya Tak Kerasan
Editorial 5 Februari 2026, 11:49
-
8 Kandidat Klub Baru Cristiano Ronaldo Jika Berpisah dengan Al Nassr, Balik ke MU?
Editorial 4 Februari 2026, 15:31
-
10 Pemain Bebas Transfer yang Masih Bisa Direkrut Klub-Klub Top Eropa
Editorial 4 Februari 2026, 14:57
-
Dari Jeremy Jacquet hingga Alisson: 7 Pemain yang Menolak Chelsea untuk Liverpool
Editorial 3 Februari 2026, 14:14
-
10 Transfer Termahal Januari 2026
Editorial 3 Februari 2026, 11:42




