Digeser Courtois, Navas Bawa-bawa Tiga Gelar Liga Champions Miliknya
Editor Bolanet | 1 Desember 2018 08:00
Bola.net - - Posisi kiper utama Real Madrid yang kerap dipercayakan kepada Thibaut Courtois membuat Keylor Navas merasa resah. Ia merasa diperlakukan tidak adil walau telah menjadi bagian penting dalam kesuksesan Los Merengues di Liga Champions tiga musim terakhir.
Navas diboyong dari Levante pada tahun 2014 lalu, setelah dirinya menunjukkan penampilan apik baik di level klub maupun saat bersama timnas Kosta Rika dulu. Di musim selanjutnya, ia berhasil mengkudeta Iker Casillas dari posisi kiper utama.
Sejak saat itu, Navas tidak pernah absen dalam tiga final Liga Champions yang dilakoni Real Madrid di tiga musim terakhir. Bahkan berkat pengawalannya, Los Merengues selalu keluar sebagai pemenang.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Courtois Lebih Sering Tampil
Sebagai salah satu kontributor gelar Liga Champions, maka wajar jika Navas akan selalu dipercaya sebagai penjaga gawang utama. Namun realita berkata lain, terutama setelah Thibaut Courtois berhasil didatangkan dari Chelsea pada musim ini.
Pada awal-awal musim, Navas masih sering diberi kepercayaan oleh pelatih Real Madrid pada saat itu, yakni Julen Lopetegui. Eks nahkoda timnas Spanyol tersebut masih sering merotasinya dengan Courtois.
Tak lama berselang, Lopetegui dipecat dan digantikan pelatih dari tim junior Real Madrid, yakni Santiago Solari. Dan sejak saat itu, ia jadi lebih sering menjadi penghangat bangku cadangan ketimbang pengawal gawang Los Merengues.
Keluhan Navas
Padahal, jika dilihat dari catatan kebobolannya, Navas menunjukkan angka yang lebih baik ketimbang Courtois. Dari tujuh pertandingan yang telah ia lakoni di semua kompetisi, kiper berumur 31 tahun itu hanya kebobolan tujuh gol saja.
Di sisi lain, Courtois yang telah melakoni 11 pertandingan sudah kebobolan 18 gol. Hal itu jelas membuat Navas gusar. Ia merasa, dengan statusnya sebagai pemenang Liga Champions tiga kali, tidak diperlakukan dengan adil.
"Saya berubah dari pemenang Liga Champions tiga kali menjadi tidak pernah bermain," ujar sang pemain kepada El Chiringuito.
Ia pun sepertinya tak akan tampil dalam laga kontra Valencia di La Liga hari Minggu (2/12) nanti. Tidak seperti Julen Lopetegui, Solari tidak pernah menyatakan indikasi akan melakukan rotasi pada posisi kiper dalam beberapa pertandingan.
Saksikan Juga Video Ini
Di tengah ketatnya rivalitas antar klub, masih ada beberapa pemain yang tidak bisa dibenci oleh penikmat sepak bola di seluruh dunia. Video di bawah ini menghimpun beberapa pemain yang mencuri hati para penggemar rival tim yang ia bela.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Tidak Ada yang Peduli dengan Marcus Rashford di Barcelona
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 12:38
-
Man of the Match Celta Vigo vs Real Madrid: Aurelien Tchouameni
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 07:45
LATEST UPDATE
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59
-
Inter Milan Coba Telikung MU untuk Transfer Eduardo Camavinga
Liga Italia 8 Maret 2026, 06:40
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20












