Dilema Jose Mourinho di Real Madrid: Harus Ada Pengorbanan Besar untuk Mainkan Bernardo Silva

Asad Arifin | 22 September 2026 18:26
Dilema Jose Mourinho di Real Madrid: Harus Ada Pengorbanan Besar untuk Mainkan Bernardo Silva
Pemain Real Madrid, Bernardo Silva (kiri) dan Kylian Mbappe, merayakan gol dalam pertandingan La Liga melawan Real Sociedad, Kamis (27/8/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Bola.net - Jose Mourinho menghadapi dilema dalam memaksimalkan peran Bernardo Silva di Real Madrid. Gelandang asal Portugal itu datang secara gratis dari Manchester City pada musim panas, tetapi belakangan kesulitan menembus tim utama.

Bernardo sempat menjadi solusi ketika Aurelien Tchouameni absen pada awal musim. Namun, kembalinya gelandang Prancis tersebut membuat persaingan di lini tengah semakin ketat.

Advertisement

Menurut AS, jalan paling realistis untuk memberi Bernardo tempat di starting XI adalah mencadangkan Fede Valverde atau Tchouameni. Persoalannya, kedua pemain tersebut memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan permainan Madrid.

Kondisi itu membuat Mourinho harus menentukan prioritasnya. Madrid membutuhkan kemampuan Bernardo dalam mengontrol tempo, tetapi memasukkannya ke dalam tim juga berpotensi mengubah struktur lini tengah yang selama ini menjadi andalan.

1 dari 3 halaman

Bernardo Tawarkan Kontrol yang Dibutuhkan Madrid

Bernardo Tawarkan Kontrol yang Dibutuhkan Madrid

Bernardo Silva (kiri) saat diperkenalkan secara resmi oleh Real Madrid (c) Instagram/realmadrid

Kekurangan Madrid dalam menguasai bola terlihat ketika mereka kalah 1-2 dari Atletico Madrid. Bernardo baru masuk pada 15 menit terakhir, tetapi kehadirannya bertepatan dengan periode permainan terbaik Madrid meski mereka saat itu bermain dengan 10 pemain.

Situasi tersebut memberikan gambaran mengenai kemampuan yang bisa ditawarkan Bernardo. Ia memiliki pengalaman panjang bermain sebagai gelandang bersama Manchester City, sehingga Mourinho mempunyai opsi untuk meningkatkan ketenangan Madrid saat menguasai bola.

Bernardo memang tidak secara khusus direkrut untuk menjadi kreator utama. Namun, dari 460 penampilannya bersama Manchester City, sebanyak 264 laga dijalani sebagai gelandang atau sekitar 57 persen dari total penampilannya.

Pengalaman tersebut bisa menjadi aset penting bagi Madrid. Terutama ketika Mourinho membutuhkan pemain yang mampu menjaga sirkulasi bola dan membantu tim mengontrol ritme pertandingan.

2 dari 3 halaman

Valverde dan Tchouameni Sulit Dikorbankan

Valverde dan Tchouameni Sulit Dikorbankan

Federico Valverde merebut bola dari kaki Josep Martinez di laga Real Madrid vs Inter Milan, Rabu (9/9/2026) (c) AP Photo/Bernad Armangue

Masalahnya, tempat untuk Bernardo tidak mudah ditemukan. Ia menjadi starter dalam dua laga pembuka liga melawan Espanyol dan Real Sociedad, kemudian hanya sekali kembali tampil sejak menit awal saat menghadapi Rayo Vallecano.

Bernardo memasuki jeda internasional dengan total 282 menit bermain musim ini. Menurut laporan AS, keberadaan Tchouameni dan Valverde menjadi salah satu alasan utama terbatasnya menit bermain tersebut.

Keduanya memberikan kekuatan fisik, keamanan defensif, serta fleksibilitas taktis yang sangat dibutuhkan Madrid. Apalagi, skuad Mourinho memiliki banyak pemain dengan karakter menyerang sehingga keseimbangan lini tengah menjadi aspek penting.

Mourinho pun harus menemukan formula yang tepat setelah jeda internasional. Bernardo dapat membantu meningkatkan kontrol permainan, tetapi Mourinho perlu memastikan kehadirannya tidak mengorbankan stabilitas double pivot yang menjadi fondasi lini tengah Los Blancos.

LATEST UPDATE