Dimulainya Era 'Galacticos Baru' di Real Madrid
Asad Arifin | 15 Agustus 2024 09:30
Bola.net - Real Madrid pernah membangun proyek Los Galacticos. Bukan hanya sekali, akan tetapi dua kali. Lantas, apakah skuad musim 2024/2025 ini sudah bisa disebut sebagai proyek Galacticos baru dari Real Madrid?
Istilah Galacticos mulai sohor pada awal 2000-an. Saat itu, Real Madrid membuat gebrakan besar dengan merekrut banyak pemain bintang. Salah satunya Luis Figo, yang dibeli dari Barcelona.
Saga transfer Luis Figo sangat sohor, apalagi setelah terjadi lemparan kepala babi. Namun, Real Madrid tidak berhenti sampai situ. Figo hanya awal dari proyek besar.
Setelah Luis Figo, Zinedine Zidane, Ronaldo Nazario, dan David Beckham datang ke Bernabeu. Sebelum mereka, sudah ada nama Raul, Roberto Carlos, Fernando Hierro di skuad Real Madrid.
Simak ulasan lebih lengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Galacticos Generasi ke-2

Proyek Galacticos jilid pertama berakhir ketika para pemain kunci di atas menua. Gelar juara Liga Champions 2002, menang 2-1 atas Bayer Leverkusen di final, jadi salah satu raihan pentingnya.
Setelah itu, istilah Galacticos kembali menggema di penjuru Bernabeu pada periode 2013 hingga 2017. Ketika itu, Real Madrid kembali memborong banyak pemain bintang dan berada di usia emas.
Cristiano Ronaldo jadi ikon utama. Lalu, ada nama Karim Benzema, James Rodriguez, Toni Kroos, hingga Gareth Bale yang melengkapi proyek besar ini.
Selain itu, Real Madrid juga membeli Kaka dari AC Milan. Pada periode ini, Real Madrid juga mendatangkan Luka Modric dari Tottenham. Awalnya, Modric tak hitung sebagai bintang top level. Namun, dia kini jadi legenda besar.
Galacticos Generasi ke-3

Era Cristiano Ronaldo sudah berakhir. Sisa kejayaan Galacticos generasi kedua masih bisa dilihat lewat keberadaan Modric dan Carvajal di skuad. Namun, Galacticos generasi ketiga kini sudah disiapkan Real Madrid.
Real Madrid kini punya Kylian Mbappe dan Vinicius Junior di lini depan. Lalu, masih ada Rodrygo dan Endrick. Di tengah, ada nama Jude Bellingham dan Fede Valverde yang sangat solid.
Eder Militao jadi andalan di belakang. Khusus lini belakang, Real Madrid perlu punya rencana jangka panjang karena banyak pemain yang sudah berusia di atas 30 tahun. Situasinya berbeda dengan lini lainnya.
Ohya, semua itu terjadi pada era satu orang: Florentino Perez!
Klasemen La Liga 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Menang 2-0, Tapi Allegri Akui Milan Dibuat Menderita Cremonese
Liga Italia 2 Maret 2026, 15:52
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
LATEST UPDATE
-
Hasil Persebaya vs Persib: 4 Gol Tercipta, 1 Poin Didapat
Bola Indonesia 2 Maret 2026, 22:40
-
Juventus Makin Mantap Permanenkan Jeremie Boga
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:38
-
Juventus Sambut Kembalinya Dusan Vlahovic dari Cedera Panjang
Liga Italia 2 Maret 2026, 22:31
-
Barcelona vs Atletico Madrid: Peluang 1%, Keyakinan 99%
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:44
-
Pedri Berani Sesumbar Barcelona Mampu Melakukannya
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:33
-
Barcelona Melawan Kemustahilan
Liga Spanyol 2 Maret 2026, 21:27
LATEST EDITORIAL
-
Butuh Tembok Baru, 5 Bek Tengah Kidal yang Bisa Direkrut Barcelona
Editorial 2 Maret 2026, 15:19
-
Boros Tanpa Hasil, 5 Kesalahan Transfer Terbesar Manchester United
Editorial 27 Februari 2026, 16:12
-
10 Kiper Terhebat dalam Sejarah Premier League Menurut Jamie Carragher
Editorial 25 Februari 2026, 16:24












