Ditinggal Cristiano Ronaldo tak Pernah Jadi Masalah Bagi Real Madrid
Dimas Ardi Prasetya | 23 Juli 2020 22:24
Bola.net - Gelandang Real Madrid Luka Modric mengatakan hengkangnya Cristiano Ronaldo tak benar-benar menjadi masalah karena Los Blancos sejatinya selalu optimis akan bisa sukses tanpanya.
Ronaldo adalah ikon bagi Madrid. Sejak direkrut Manchester United pada tahun 2009 silam, ia memberikan sumbangsih yang sangat besar bagi Los Blancos.
Superstar asal Portugal tersebut menjadi mesin gol bagi Madrid. Puluhan gol dicetaknya dari musim ke musim.
Ronaldo bahkan memecahkan banyak rekor selama di Santiago Bernabeu. Namun CR7 kemudian meninggalkan Madrid pada musim panas 2018 kemarin.
Ronaldo pindah ke Juventus. Ia pun meninggalkan lubang besar di lini serang Madrid. Lubang itu bahkan sulit untuk bisa diisi pemain lain.
Madrid yang Tetap Optimis Tanpa Ronaldo

Real Madrid memang sempat menderita ditinggal Cristiano Ronaldo. Mereka gagal meraih prestasi pada musim 2018-19 kemarin dan cuma bisa meraih gelar Piala Dunia Antar Klub 2018.
Akan tetapi pada musim ini mereka berhasil bangkit. Madrid sukses merebut gelar juara dari tangan Barcelona.
Luka Modric mengatakan Ronaldo memang sangat penting bagi Madrid. Akan tetapi itu bukan berarti Los Blancos berada dalam masalah dan tak akan bisa sukses tanpanya.
"Tidak perlu membahas betapa pentingnya Cristiano bagi Real Madrid," ujar Modric pada Sportske Novosti.
"Tetapi saya harus mengatakan bahwa kami tidak kewalahan oleh kenyataan bahwa ia tidak ada di sana dalam arti bahwa kami tidak dapat memiliki ambisi yang sama. Kami yakin bahwa kami akan terus menang tanpa dirinya," serunya.
Pujian untuk Kepemimpinan Zidane

Luka Modric kemudian memuji gaya Zinedine Zidane dalam memimpin skuat Real Madrid. Menurutnya, Zidane berhasil membuat para pemain merasa dihargai.
Alhasil kondisi skuat Madrid tetap kondusif. Hal ini yang akhirnya berimbas pada kesuksesan tim menjadi juara liga.
"Zidane sekali lagi terbukti menjadi orang yang hebat. Ia meyakinkan dan ia sangat tepat dalam pendekatannya kepada pemain," ujarnya.
"Selalu ada mereka yang tidak bermain sebanyak yang mereka inginkan, mereka tidak bahagia dan itu masuk akal. Tetapi pendekatan pelatih telah membantu semua orang merasa menjadi bagian dari tim dan menerima situasi mereka," klaimnya.
"Di ruang ganti ini, semua orang adalah orang baik, tidak ada orang yang menciptakan masalah karena alasan mereka sendiri, tidak ada apel yang busuk," tegasnya.
Real Madrid saat ini tinggal bermain di pentas Liga Champions. Luka Modric dkk akan berduel melawan Manchester City di leg kedua babak 16 besar. Di leg pertama lalu, Zinedine Zidane gagal membuat timnya terhindar dari kekalahan dengan skor 2-1.
(Sportske Novosti)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Soal Aurelien Tchouameni, Manchester United Masih 'Wait and See'
Liga Inggris 22 April 2026, 10:21
-
Vinicius Junior Lagi-lagi Dicemooh Madridista, Arbeloa: Gitu Aja Terus!
Liga Spanyol 22 April 2026, 09:45
LATEST UPDATE
-
Timnas Argentina: Siapa Saja yang Hampir Pasti Masuk Skuad Piala Dunia 2026?
Piala Dunia 23 April 2026, 01:00
-
106 Hari yang Berujung Pemecatan: Kisah Singkat Liam Rosenior di Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:24
-
Calum McFarlane Kembali Jadi Pelatih Sementara Chelsea
Liga Inggris 23 April 2026, 00:17
-
Juventus Cari Alternatif: Alisson Sulit, De Gea Jadi Opsi
Liga Italia 22 April 2026, 23:23
LATEST EDITORIAL
-
7 Kandidat Pengganti Casemiro di Manchester United, Siapa Paling Ideal?
Editorial 22 April 2026, 15:08
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37














