FFP dan Ironi Bursa Transfer, Pemain Bintang Tetapi Dipinjamkan
Asad Arifin | 4 September 2019 08:34
Bola.net - Skema peminjaman pemain adalah hal yang jamak ditemui pada bursa transfer pemain sepak bola Eropa. Akan tetapi, menjadi ironi jika pemain yang dipinjamkan adalah pemain dengan level bintang.
Lazimnya, skema peminjaman pemain dilakukan oleh klub besar kepada pemain mudanya. Mereka meminjamkan pemain tersebut ke klub yang lebih kecil agar bisa mendapat kesempatan bermain.
Klub-klub kecil bisanya menyambut baik hal ini. Sebab, mereka tidak perlu membayar dana transfer. Bahkan, dalam beberapa kasus, klub peminjam juga tidak perlu membayar gaji pemain.
Namun, dalam tiga musim terakhir, jamak ditemui pemain dengan nama besar yang pindah dengan status pinjaman. Tentu saja ini bukan hanya soal kesempatan bermain, tapi juga terkait regulasi. Simak ulasan selengkapnya di bawah ini ya Bolaneters.
Skema Peminjaman untuk Hindari Financial Fair Play [FFP]
Aturan Financial Fair Play [FFP] yang diterapkan oleh UEFA punya kontribusi besar dalam maraknya skema peminjaman di bursa transfer pemain. Sebab, skema pinjaman ini acap kali menjadi celah agar klub terhindar dari FFP.
"Klub harus mengawasi pengeluaran mereka karena FFP dan mereka lebih fokus pada peminjaman pemain sebagai gantinya," tulis Jurnalis Marca, Perdo Barata.
Kasus akal-akalan FFP dengan skema peminjaman pertama kali mencuat saat PSG mendatangkan Kylian Mbappe dari AS Monaco pada tahun 2017. Di tahun yang sama, PSG juga membeli Neymar dari Barcelona dengan harga 222 juta euro.
PSG membayar 45 juta euro untuk meminjam Mbappe dari Monaco. PSG lantas wajib mambayar 135 juta euro pada musim berikutnya untuk membeli Mbappe secara permanen. Kesepakatan ini hanya menunda PSG mengeluarkan 180 juta euro dalam satu transaksi.
Sebuah Ironi di Bursa Transfer
Selain soal upaya menghindari FFP, skema peminjaman juga menjadi ironi di bursa transfer. Sebab, kasus ini belakangan justru terjadi untuk pemain berlabel pemain bintang, bukan lagi pemain muda.
Kasus Alexis Sanchez misalnya. Inter Milan mendapatkan Sanchez dengan status pinjaman dari Manchester United. Inter pun tidak harus membayar penuh gaji pemain asal Chile karena tetap mendapat subsidi dari United.
Lalu, ada lagi kasus Philippe Coutinho yang dipinjamkan ke Bayern Munchen. Coutinho harus 'terbuang' dari skuad Barcelona usai tampil di bawah performa terbaiknya. Sulit bagi Barcelona untuk menjualnya karena harga yang mahal. Barcelona kemudian memilih meminjamkannya ke Bayern.
Masih ada banyak kasus lain yang terjadi di bursa transfer. Sebut saja kasus Maurco Icardi ke Inter Milan, Mkhitaryan ke AS Roma atau Ante Rebic ke AC Milan. Setiap kesepakatan punya kasus yang berbeda dan cukup pelik.
Sumber: Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lamine Yamal Bicara Inspirasi dan Lionel Messi
Liga Spanyol 21 April 2026, 17:17
-
Barcelona Mundur dari Perburuan Yan Diomande Akibat Harga 100 Juta Euro
Liga Spanyol 21 April 2026, 16:00
-
Barcelona Siapkan Kontrak 5 Tahun untuk Alessandro Bastoni
Liga Spanyol 21 April 2026, 15:54
-
Eduardo Camavinga Tolak Tinggalkan Real Madrid Meski Rumor Transfer Menguat
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:49
-
Luis Figo Ungkap Penyebab Musim Sulit Real Madrid
Liga Spanyol 21 April 2026, 14:22
LATEST UPDATE
-
Jose Mourinho Tawarkan Diri ke Real Madrid, Ada Urusan yang Belum Selesai
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:22
-
Barcelona Perlu Buka Ruang Finansial: 5 Pemain Bisa Dilepas
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:13
-
Barcelona Butuh Pemimpin untuk Wujudkan Mimpi Liga Champions Hansi Flick
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:06
-
Tawaran Rp400 Miliar dari Arab untuk Gelandang Muda Barcelona
Liga Spanyol 22 April 2026, 00:02
-
Samator Kalahkan Garuda Jaya 3-0, Satu Langkah Lagi Menuju Podium ke-3 Proliga 2026
Voli 21 April 2026, 23:57
-
Hansi Flick Tegaskan Komitmen Perpanjang Kontrak di Barcelona
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:52
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Alaves: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 21 April 2026, 23:34
-
Tempat Menonton Brighton vs Chelsea: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Inggris 21 April 2026, 23:18
-
Juventus Sudah Membaik, tapi Kualitas Skuad Masih Belum Cukup untuk Bersaing
Liga Italia 21 April 2026, 22:49
-
Juventus Inginkan Gelandang Atalanta, tapi Harga Tinggi Jadi Rintangan
Liga Italia 21 April 2026, 22:22
-
Prediksi Barcelona vs Celta 23 April 2026
Liga Spanyol 21 April 2026, 21:51
-
Prediksi Burnley vs Man City 23 April 2026
Liga Inggris 21 April 2026, 21:29
-
Prediksi Atalanta vs Lazio 23 April 2026
Liga Italia 21 April 2026, 20:57
LATEST EDITORIAL
-
Darurat Lini Depan Liverpool: 4 Opsi Pengganti Hugo Ekitike Usai Cedera Parah
Editorial 21 April 2026, 11:46
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59



