Frank de Boer Turut Pesimis Dengan Duet Neymar-Messi
Editor Bolanet | 20 Juli 2013 20:30
- Mantan bintang Barcelona FC, Frank de Boer, mengaku pesimis dengan prospek duet berbahaya dan Lionel Messi di Nou Camp musim depan.
Kedatangan Neymar dari di awal musim panas kemarin memunculkan sejumlah pro dan kontra, mengingat sosok bintang yang ada dalam diri pemain 21 tahun tersebut. Banyak asumsi mengatakan jika ego dua nama besar dalam satu tim bakal sulit dilebur menjadi satu.
Sebelumnya, eks pelatih Blaugrana, Josep Guardiola dianggap tak sejujurnya menilai kedua pemain tak mampu bermain bersama. Dan tanggapan serupa pun kembali diutarakan Frank, yang mengaku paham akan kekhawatiran der trainer Bayern Munich tersebut.
Tentu saya paham mengapa Guardiola tidak berkata bahwa Messi dan Neymar tidak bisa bermain bersama. Ia ingin menjaga hubungan baik dengan Barcelona, dan tentu ia berharap hal itu bakal bekerja, tutur Frank, yang kini menjabat sebagai pelatih Ajax Amsterdam itu.
Namun di masa sebelumnya, dengan Samuel Eto'o dan Zlatan Ibrahimovic diduetkan dengan Messi, ia menemui jika dua pemimpin tak selalu sukses. Seperti yang ia katakan pada saya, bahwa dua pemain itu sudah terlalu banyak. Saya paham kekhawatirannya.
Memang bagus jika punya dua pemain yang sama-sama bisa mencetak gol. Namun hal itu tak sering terjadi, di mana dua pemain bintang bekerja sama dengan sempurna. [initial] (voe/atg)
Kedatangan Neymar dari di awal musim panas kemarin memunculkan sejumlah pro dan kontra, mengingat sosok bintang yang ada dalam diri pemain 21 tahun tersebut. Banyak asumsi mengatakan jika ego dua nama besar dalam satu tim bakal sulit dilebur menjadi satu.
Sebelumnya, eks pelatih Blaugrana, Josep Guardiola dianggap tak sejujurnya menilai kedua pemain tak mampu bermain bersama. Dan tanggapan serupa pun kembali diutarakan Frank, yang mengaku paham akan kekhawatiran der trainer Bayern Munich tersebut.
Tentu saya paham mengapa Guardiola tidak berkata bahwa Messi dan Neymar tidak bisa bermain bersama. Ia ingin menjaga hubungan baik dengan Barcelona, dan tentu ia berharap hal itu bakal bekerja, tutur Frank, yang kini menjabat sebagai pelatih Ajax Amsterdam itu.
Namun di masa sebelumnya, dengan Samuel Eto'o dan Zlatan Ibrahimovic diduetkan dengan Messi, ia menemui jika dua pemimpin tak selalu sukses. Seperti yang ia katakan pada saya, bahwa dua pemain itu sudah terlalu banyak. Saya paham kekhawatirannya.
Memang bagus jika punya dua pemain yang sama-sama bisa mencetak gol. Namun hal itu tak sering terjadi, di mana dua pemain bintang bekerja sama dengan sempurna. [initial] (voe/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ini Alasan Bernardo Silva Akan Bersinar di Real Madrid
Liga Spanyol 21 Juli 2026, 15:18
LATEST UPDATE
-
Alasan Manchester United Enggan Belanja Pemain Tembus 100 Juta Pounds
Liga Inggris 22 Juli 2026, 14:00
-
Barcelona Tak Tutup Pintu untuk Kepergian Ronald Araujo
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 12:00
-
Kabar Baik untuk Real Madrid, Rodrygo Berpeluang Comeback Lebih Cepat
Liga Spanyol 22 Juli 2026, 11:31
-
Tottenham Masuk Persaingan, 3 Klub Premier League Incar Marcus Rashford
Liga Inggris 22 Juli 2026, 11:01
-
Andoni Iraola Buka Suara soal Rumor Alexis Mac Allister ke Real Madrid
Liga Inggris 22 Juli 2026, 10:31
-
Gary Neville: Tanpa Lionel Messi, Argentina Sulit Tembus Semifinal
Piala Dunia 22 Juli 2026, 10:01
-
Inter Milan Dekati Cristian Romero, Tottenham Minta 50 Juta Euro
Liga Italia 22 Juli 2026, 08:01
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55












