Frenkie de Jong Diminta Pangkas Gaji untuk Bertahan di Barcelona
Richard Andreas | 4 Juli 2022 08:30
Bola.net - Frenkie de Jong harus membuat pengorbanan yang cukup signifikan jika ingin bertahan di Barcelona. De Jong mungkin harus menerima pemotongan gaji secara signifikan.
Spekulasi soal masa depan De Jong jadi salah satu gosip yang paling menarik di bursa transfer musim panas ini. Situasinya terus berubah-ubah, setiap pihak bermain dengan strateginya.
Nama De Jong sudah dihubungkan dengan Manchester United sejak awal bursa transfer. Kabarnya, Erik ten Hag meminta pihak klub memprioritaskan pembelian gelandang Belanda tersebut.
De Jong sebenarnya tidak ingin meninggalkan Barca. Namun, Barca tahu betul bahwa penjualan De Jong akan sangat membantu mereka secara finansial.
MU-Barca negosiasi, De Jong masih ragu
Sejak awal, saga transfer De Jong cukup unik. Dia sebenarnya tidak benar-benar ingin meninggalkan Barca, klub impiannya.
Namun, jelas bahwa gaya main De Jong tidak cocok dengan taktik yang diterapkan Xavi. De Jong diminta memainkan peran yang tidak biasanya dan itu cukup sulit baginya.
MU coba memanfaatkan celah tersebut. Barca memasang harga 85 juta euro, MU sudah mengajukan tawaran senilai 65 juta euro. Tinggal selisih 20 juta euro akan dicapai melalui bonus bersyarat.
Biar begitu, negosiasi berjalan lebih lama dari dugaan awal. Kedua klub belum uga mencapai kata sepakat, MU pun belum mendiskusikan kesepakatan personal dengan De Jong.
Bertahan? Potong gaji dong!
Teranyar, presiden Barcelona, Joan Laporta bicara cukup panjang soal pergerakan klub musim panas ini. Anehnya, Laporta menegaskan bahwa De jong tidak akan dijual.
Biar begitu, Laporta pun mengindikasikan bahwa De Jong harus menerima pemotongan gaji jika ingin bertahan. Menurut Marca, jika De Jong bertahan di Camp Nou, Barca harus menyiapkan uang senilai 40 juta euro.
Oleh sebab itu, De Jong harus menerima pemotongan gaji yang cukup signifikan jika ingin bertahan di Barca. Situasi inilah yang membuat De Jong berpikir ulang.
Pihak De Jong dikabarkan sulit menerima pemotongan gaji, terlebih karena dia merasa layak mendapatkan perlakuan terbaik.
Sumber: Barcablaugranes, Bola, Fabrizio Romano, Marca
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ruben Neves Tertarik Gabung Real Madrid, tapi Florentino Perez Menolak
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:39
-
Real Madrid Bisa Rekrut Dua Bek Tengah Sekaligus Musim Panas
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 15:33
-
Siulan Suporter di Bernabeu Cuma Bikin Real Madrid Lemah
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 11:03
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06







