Gara-Gara Cristiano Ronaldo, Karim Benzema Tidak Bisa Mencetak Banyak Gol
Richard Andreas | 6 September 2019 11:40
Bola.net - Karim Benzema berusaha menjelaskan peran-peran penting seorang striker selain mencetak gol. Dia mengalaminya sendiri semasa masih bermain bersama Cristiano Ronaldo di Real Madrid.
Ya, Benzema berduet dengan Ronaldo selama 9 tahun di lini serang Los Blancos. Jelas bukan waktu yang singkat. Selama itu, Benzema berkembang sebagai salah satu striker terbaik di dunia.
Uniknya, Benzema yang seorang penyerang tengah justru tidak mencetak gol sebanyak Ronaldo, yang bermain di sayap kiri. Statistik ini bukan berarti Benzema pemain yang buruk, sebab semuanya bergantung pada taktik Madrid.
Kini, Benzema buka suara tentang perannya selama berduet dengan Ronaldo. Baca selengkapnya di bawah ini ya, Bolaneters!
Tak Harus Bikin Gol
Salah satu momen terbaik Benzema adalah ketika berduet dengan Ronaldo dan Gareth Bale dalam trio BBC. Di sini, dia memegang peran sebagai penghubung dua pemain top itu. Benzema boleh jadi jarang mencetak gol, tapi kemenangan Madrid selalu terjamin.
Dia tahu gaya bermain tim memengaruhi segalanya. Sebab itu, dalam skema trio BBC, Benzema yakin penyerang nomor 9 tak selalu harus mencetak gol.
"Bagi saya, hanya karena Anda merupakan pemain nomor 9, bukan berarti Anda harus jadi pencetak gol. Ini gaya bermain yang berbeda," kata Benzema kepada RMC Sport.
Membuka Ruang
Benzema rela membuang egonya dan bermain untuk tim. Dia selalu memikirkan Ronaldo dalam setiap pergerakannya di lapangan. Bagi Benzema, membuka ruang untuk Ronaldo jauh lebih penting daripada mencetak gol sendiri.
"Pada tahun-tahun sebelumnya, no. 9 biasanya merupakan pencetak gol di Real Madrid, tetapi saat itu ada penyerang sayap yang menusuk ke dalam, dan saya bergerak untuk membuka ruang dan membiarkan dia [Ronaldo] mencetak gol," lanjut Benzema.
"Bagi saya, dia [Ronaldo] adalah pencetak gol, bahkan meski dia bermain di kiri," tutupnya.
Sumber: RMC
Baca ini juga ya!
- Real Madrid Pernah Berbahaya dengan Trio Roket, Finisher, dan Penyeimbang
- Barcelona Tak Punya Uang, Luka Jovic Pindah ke Real Madrid
- Real Madrid: Konflik Zidane dengan Bale dan Usaha Melupakan Ronaldo
- Piala Eropa 2020, Ajang Perpisahan Toni Kroos dan Timnas Jerman?
- Gareth Bale: Saya Selalu Jadi Kambing Hitam di Real Madrid
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Dari Cemooh ke Pesta Gol: Malam Kebangkitan Real Madrid di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 09:47
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di SCTV, 20-22 Januari 2026
Liga Champions 21 Januari 2026, 08:57
LATEST UPDATE
-
Live Streaming Newcastle vs PSV - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Marseille vs Liverpool - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Juventus vs Benfica - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Chelsea vs Pafos - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Slavia Praha vs Barcelona - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
Live Streaming Atalanta vs Athletic Club - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 21 Januari 2026, 20:00
-
BRI Super League: Begini Kesiapan Persib Jelang Lawan PSBS Biak pada Pekan ke-18
Bola Indonesia 21 Januari 2026, 19:37
-
Bicara Hati ke Hati, Cara Intim Duo Yamaha Bangun Chemistry Jelang MotoGP 2026
Otomotif 21 Januari 2026, 18:54
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06










