Golazo 68 Meter Arda Guler: Mengguncang Bernabeu, Calon Pemenang Puskas Award!
Richard Andreas | 16 Maret 2026 14:38
Bola.net - Arda Guler menciptakan salah satu momen paling spektakuler di La Liga musim ini saat Real Madrid mengalahkan Elche 4-1 di Santiago Bernabeu, Sabtu malam waktu setempat. Gelandang asal Turki itu mencetak gol luar biasa dari jarak sekitar 68 meter.
Gol tersebut langsung membuat seluruh stadion bergemuruh. Bukan hanya karena jaraknya yang ekstrem, tetapi juga karena situasi permainan yang tampak tidak berbahaya sebelum Guler melepas tembakan.
Momen magis itu bahkan disebut sebagai salah satu gol paling spektakuler yang pernah disaksikan publik Bernabeu.
Momen Insting Brilian dari Setengah Lapangan

Situasi bermula ketika Guler menerima bola di wilayah pertahanan Real Madrid menjelang akhir pertandingan. Saat itu, Elche tampak tidak berada dalam ancaman serius.
Biar begitu, Guler dengan cepat membaca situasi di lapangan. Ia melihat kiper Elche, Mathias Dituro, berdiri jauh dari gawang karena permainan sebelumnya berada di area seberang lapangan.
Tanpa ragu, Guler mengontrol bola sejenak sebelum melepaskan tembakan tinggi ke arah gawang dari jarak sangat jauh. Bola melayang tinggi melewati kepala Dituro yang mencoba berlari mundur, tetapi semuanya sudah terlambat.
Bola sempat memantul sekali sebelum akhirnya bersarang di dalam gawang. Guler merayakannya dengan cukup tenang, meski rekan-rekan setim langsung menghampirinya untuk merayakan gol luar biasa tersebut.
Gol Langka yang Mengukir Catatan Sejarah

Publik Santiago Bernabeu sudah bersorak sejak bola melayang di udara. Saat bola benar-benar masuk ke gawang, stadion pun meledak dalam kegembiraan.
Gol tersebut memiliki nilai historis. Itu merupakan gol pertama yang tercipta dari setengah lapangan di La Liga dalam 15 tahun terakhir.
Tidak hanya itu, jarak sekitar 68 meter juga dilaporkan menjadi salah satu gol dengan jarak terjauh yang pernah tercipta dalam sepak bola Spanyol.
Pelatih Real Madrid, Alvaro Arbeloa, bahkan tak bisa menyembunyikan kekagumannya setelah pertandingan.
Menurut Arbeloa, gol tersebut begitu luar biasa hingga layak dijadikan kenangan yang dipajang.
“Gol itu seharusnya dibingkai dan digantung di dinding. Kami belum pernah melihat sesuatu seperti itu sebelumnya. Luar biasa,” kata Arbeloa dalam konferensi pers setelah pertandingan.
“Semua orang memegang kepala mereka, termasuk saya. Hanya untuk melihat gol itu saja rasanya sudah sepadan dengan harga tiket masuk, bahkan dua atau tiga kali lipat,” lanjutnya.
Momen Penting dalam Perjalanan Kariernya di Madrid

Gol spektakuler itu juga datang pada momen penting bagi perjalanan Guler di Real Madrid. Sejak didatangkan dari Fenerbahce sekitar tiga tahun lalu dengan nilai transfer sekitar 28 juta euro, ia masih berusaha mengukuhkan diri sebagai pemain inti.
Musim ini, Guler mencatatkan empat gol dan 13 assist dalam 43 pertandingan di semua kompetisi bersama Madrid.
Pada awal musim, di bawah pelatih sebelumnya Xabi Alonso, Guler sering dimainkan lebih dalam di lini tengah untuk mengisi kekosongan yang ditinggalkan legenda klub seperti Toni Kroos dan Luka Modric.
Meski sempat tampil menjanjikan, ia beberapa kali kesulitan menghadapi lawan yang lebih kuat secara fisik, termasuk saat Madrid kalah dari Atletico Madrid di La Liga dan Liverpool di Liga Champions.
Peran Baru dan Momentum Baru di Era Arbeloa
Sejak Alvaro Arbeloa mengambil alih kursi pelatih pada Januari, peran Guler berubah. Ia lebih sering dimainkan di posisi yang lebih menyerang.
Kesempatan itu juga terbuka karena beberapa pemain utama mengalami cedera, termasuk Jude Bellingham dan Rodrygo.
Guler sebenarnya hampir mencetak gol indah beberapa pekan lalu saat melawan Getafe setelah melewati dua pemain dengan gerakan roulette. Namun tembakannya saat itu masih bisa diselamatkan kiper lawan.
Kekalahan 0-1 dalam laga tersebut sangat merugikan Madrid dalam persaingan gelar La Liga dengan Barcelona.
Karena itu, gol spektakuler ke gawang Elche terasa semakin penting. Kemenangan 4-1 membuat Madrid mendekati Barcelona di puncak klasemen dengan selisih satu poin, meski Barcelona masih berpeluang menjauh lagi jika menang atas Sevilla.
Kandidat Puskas Award dan Harapan Masa Depan
Gol dari jarak 68 meter itu langsung memicu pembicaraan di sekitar Bernabeu. Banyak yang menilai gol tersebut berpotensi menjadi kandidat Puskas Award 2026.
Penghargaan tersebut diberikan FIFA setiap tahun kepada pencetak gol paling indah.
Bagi Guler sendiri, momen ini bisa menjadi titik penting dalam kariernya di Madrid. Klub berharap pemain muda Turki itu dapat menunjukkan kualitasnya secara lebih konsisten, terutama dalam pertandingan besar.
Kesempatan berikutnya datang sangat cepat. Real Madrid akan menghadapi Manchester City pada leg kedua babak 16 besar Liga Champions, laga yang bisa menjadi panggung besar berikutnya bagi Arda Guler.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Joan Laporta Kembali Pimpin Barcelona: Raih 68% Suara dalam Pemilu Klub
Liga Spanyol 16 Maret 2026, 11:14
-
Man of the Match Barcelona vs Sevilla: Raphinha
Liga Spanyol 16 Maret 2026, 02:48
LATEST UPDATE
-
Prediksi Man City vs Real Madrid 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 18:15
-
Prediksi Chelsea vs PSG 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 17:30
-
Rumor Xabi Alonso ke Liverpool Makin Panas, Agen Akhirnya Buka Suara
Liga Inggris 16 Maret 2026, 16:38
-
Jadwal Liga Champions Pekan Ini Live di MOJI, 18-19 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:23
-
Pavlovic Terpukul Usai Milan Tumbang dari Lazio
Liga Italia 16 Maret 2026, 16:02
-
Prediksi Arsenal vs Leverkusen 18 Maret 2026
Liga Champions 16 Maret 2026, 16:00
-
Man City Ditahan West Ham, Pep Guardiola Akui Salah Pilih Pemain
Liga Inggris 16 Maret 2026, 15:25
LATEST EDITORIAL
-
5 Wonderkid Italia yang Bisa Selamatkan Azzurri dari Kutukan Piala Dunia
Editorial 14 Maret 2026, 06:06
-
Starting XI Gabungan PSG dan Chelsea Sepanjang Masa, Siapa Saja Masuk?
Editorial 11 Maret 2026, 21:05












