Guardiola Akui Kehebatan Madrid di Paruh Musim Pertama
Editor Bolanet | 23 Januari 2012 08:01
- Pelatih , Josep Guardiola mengakui jika performa Real Madrid memang lebih baik dari timnya di paruh pertama musim ini.
Barcelona sempat memperkecil ketertinggalan dari Madrid di klasemen La Liga hingga menjadi 2 poin berkat kemenangan telak 4-1 dari . Namun El Real kembali memperlebar jarak ketika menaklukkan Athletic Bilbao dengan skor yang sama.
Madrid tampil lebih baik dari penampilan sensasional Barca di paruh musim pertama. Mereka tampil fantastis, kami kehilangan poin dan mereka tidak melakukan hal yang sama, ucap Guardiola kepada reporter usai laga melawan Malaga.
Selalu sulit bermain di Mestalla, Anoeta atau Cornella, karena mereka adalah tim yang selalu tampil bagus.
Guardiola kemudian melanjutkan komentarnya dengan memberikan pujian kepada Malaga. Meski menang telak, Pep tetap menyebut skuad asuhan Manuel Pellegrini itu sebagai tim yang sulit ditundukkan.
Malaga mempunyai pelatih hebat yang paham benar akan sepak bola. Terlebih lagi mereka memiliki banyak talenta hebat yang tidak bisa Anda anggap enteng. Puji Guardiola.
Setelah kami memimpin 4-1, mereka tetap menciptakan peluang yang berbahaya.
Mendapatkan kemenangan beruntun adalah hal yang paling sulit dalam sepak bola, dan itu yang diharapkan orang dari klub top. Tetapi Anda tidak bisa meraih hal itu dalam waktu 2 atau 3 bulan.
Tak lupa pelatih berkepala plontos ini memberikan pujian kepada Lionel Messi yang mencetak hattrick ke gawang Malaga. Sangat sulit untuk bisa terus konsisten mencetak gol dalam jangka waktu panjang. Tetapi Messi kembali mencetak gol dan dia akan melakukannya lagi di pertandingan berikutnya, pungkasnya. (gl/mac)
Barcelona sempat memperkecil ketertinggalan dari Madrid di klasemen La Liga hingga menjadi 2 poin berkat kemenangan telak 4-1 dari . Namun El Real kembali memperlebar jarak ketika menaklukkan Athletic Bilbao dengan skor yang sama.
Madrid tampil lebih baik dari penampilan sensasional Barca di paruh musim pertama. Mereka tampil fantastis, kami kehilangan poin dan mereka tidak melakukan hal yang sama, ucap Guardiola kepada reporter usai laga melawan Malaga.
Selalu sulit bermain di Mestalla, Anoeta atau Cornella, karena mereka adalah tim yang selalu tampil bagus.
Guardiola kemudian melanjutkan komentarnya dengan memberikan pujian kepada Malaga. Meski menang telak, Pep tetap menyebut skuad asuhan Manuel Pellegrini itu sebagai tim yang sulit ditundukkan.
Malaga mempunyai pelatih hebat yang paham benar akan sepak bola. Terlebih lagi mereka memiliki banyak talenta hebat yang tidak bisa Anda anggap enteng. Puji Guardiola.
Setelah kami memimpin 4-1, mereka tetap menciptakan peluang yang berbahaya.
Mendapatkan kemenangan beruntun adalah hal yang paling sulit dalam sepak bola, dan itu yang diharapkan orang dari klub top. Tetapi Anda tidak bisa meraih hal itu dalam waktu 2 atau 3 bulan.
Tak lupa pelatih berkepala plontos ini memberikan pujian kepada Lionel Messi yang mencetak hattrick ke gawang Malaga. Sangat sulit untuk bisa terus konsisten mencetak gol dalam jangka waktu panjang. Tetapi Messi kembali mencetak gol dan dia akan melakukannya lagi di pertandingan berikutnya, pungkasnya. (gl/mac)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Skotlandia vs Maroko: Ismael Saibari
Piala Dunia 20 Juni 2026, 07:06
-
Como Bergerak di Bursa Transfer: Kaiki Mendekat, Sergi Roberto Pergi
Liga Italia 20 Juni 2026, 05:12
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Australia: Folarin Balogun
Piala Dunia 20 Juni 2026, 04:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28













