Guardiola Ingin Pulang ke Barcelona
Editor Bolanet | 13 September 2018 08:30
- Manajer Manchester City, Josep Guardiola menyatakan bahwa ia punya cita-cita untuk mengakhiri karier di . Guardiola memang merupakan sosok yang dihasilkan oleh Barcelona, baik sebagai pemain maupun sebagai pelatih. Guardiola memulai perjalannya sebagai pemain di akademi Barcelona, perlahan-lahan naik kelas sampai akhirnya dipercaya membela tim utama. Ia sempat meninggalkan Barca untuk mencari kesempatan bermain di tim-tim lain di luar Spanyol. Guardiola kemudian kembali ke Barca dan ditunjuk menangani tim B mereka. Setelah Frank Rijkaard dipercat, Barca memilih Guardiola sebagai pengganti meski juga punya pilihan untuk menunjuk Jose Mourinho yang kala itu sudah lebih terbukti prestasinya. Namun Guardiola bisa membuktikan diri sebagai sosok yang mampu merevolusi bukan saja permainan Barca, tetapi juga sepakbola dunia. Guardiola pun mengaku ingin mengakhiri kariernya di Barcelona. Simak pernyataan Guardioloa selengkapnya dengan scroll ke bawah.
Ingin Pulang ke Barca
Guardiola berbicara dengan Jorge Valdano dalam program televisi Universo Valdano. Dalam acara yang akan ditayangkan pekan ini tersebut, Guardiola berbicara panjang lebar mengenai kiprahnya sebagai pelatih.Salah satu yang diperbincangkan andalah keinginan Guardiola dalam mengakhiri kariernya kelak. Ia mengatakan ingin mengakhiri kariernya di tempat ia memulainya; di tim muda Barcelona.
Tim-tim saya akan selalu bermain dengan cara yang saya inginkan. Saya ingin mengakhiri karier saya di tempat saya mengawalinya. Langkah terakhir saya sebagai pelatih akan ada di tim muda, semoga saja tim muda Barcelona, cetus Guardiola.Proyek Man City
Saat ini Guardiola masih menjadi pusat proyek besar Manchester City. Para petinggi City sudah menghabiskan lebih dari setengah triliun pound untuk menuruti nafsu belanja Guardiola sejak datang dua tahun silam.Guardiola sudah membuktikan bahwa belanja gila itu bukan sekadar hura-hura. Ia menjadikan Manchester City sebagai tim yang bermain menyerang sekaligus mendapatkan banyak hasil memuaskan, termasuk menjadi juara Premier League musim lalu.
Kali ini City akan mencoba mempertahankan gelar mereka sekalgus mencapai prestasi yang lebih baik di Liga Champions. Meski sudah bisa berbicara banyak di Inggris, City memang tak bisa berbicara banyak di kancah Eropa.Highlights final sepakbola Asian Games 2018:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
-
Prediksi Susunan Pemain Newcastle vs Man City, Tim Tamu Tanpa Haalad
Liga Inggris 7 Maret 2026, 18:01
LATEST UPDATE
-
Pertarungan Luka Modric vs Nicolo Barella di Lini Tengah
Liga Italia 8 Maret 2026, 11:23
-
AC Milan Wajib Redam Ancaman Federico Dimarco
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:54
-
Akankah Mike Maignan Kembali Menjadi Penyelamat AC Milan?
Liga Italia 8 Maret 2026, 10:25
-
Man of the Match Newcastle vs Man City: Omar Marmoush
Liga Inggris 8 Maret 2026, 10:08
-
Derby Milan: Imbang Bukan Pilihan, Rossoneri Wajib Menang
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:53
-
5 Alasan AC Milan Layak Diunggulkan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:27
-
Man of the Match Juventus vs Pisa: Kenan Yildiz
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:13
-
6 Bentrokan Tanpa Kekalahan, Modal AC Milan di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 09:00
-
Unggul FC Datang ke Kanjuruhan, Kirim Dukungan untuk Arema FC
Bola Indonesia 8 Maret 2026, 08:54
-
Jadwal Live Streaming Formula 1 Australia 2026 di Vidio, 6-8 Maret 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 07:59











