Kalau Bukan karena Benzema, Vinicius Junior Mungkin Takkan Meledak di Real Madrid
Yaumil Azis | 18 Maret 2020 05:38
Bola.net - Kendati usianya masih muda, namun Vinicius Junior sudah bisa mendapatkan tempat di skuat inti klub besar seperti Real Madrid. Dan penyerang berdarah Brasil itu harus berterima kasih kepada seniornya, Karim Benzema.
Vinicius Junior bergabung dengan Real Madrid pada tahun 2018 lalu. Usia membuat orang tidak mematok harapan yang terlalu tinggi kepadanya. Bahkan, ia diproyeksikan untuk mengisi skuat Castilla dan berkembang di sana.
Namun ternyata penampilannya membuat sang pelatih pada saat itu, Julen Lopetegui, terkesima. Ia mulai sering diberi kesempatan tampil dan hingga kini menjadi salah satu pemain utama di bawah asuhan Zinedine Zidane.
Pemain kelahiran tahun 2000 itu sudah bermain sebanyak 28 kal di berbagai ajang, dengan catatan empat gol dan satu assist. Salah satu golnya tercipta sewaktu Real Madrid bertemu dengan musuh bebuyutannya, Barcelona.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Semuanya Berkat Karim Benzema
Vinicius Junior sedang menarik perhatian penikmat sepak bola di seluruh dunia. Namun mungkin ceritanya bisa saja berjalan terbalik andai Karim Benzema tidak turun tangan untuk memberinya bantuan saat baru tiba di Spanyol.
"Tanpa perlu diragukan lagi, Benzema adalah orang yang paling membantu sejak saya tiba di Real Madrid. Setiap kami bermain bersama, dia menyuruh saya untuk tetap tenang dan fokus," ujar Vinicius kepada FourFourTwo.
"Ada sebuah pertandingan melawan Atletico saat saya sedang kehilangan fokus dan kami kebobolan. Benzema berbicara kepada saya soal pergantian posisi untuk beberapa menit, jadi saya bisa mendapatkan sedikit bola dan mengembalikan kepercayaan diri saya," lanjutnya.
"Itu bekerja dengan sempurna. Dia berpengalaman dan telah berada di Real Madrid selama lebih dari satu dekade sekarang, jadi rasanya menyenangkan bisa belajar dari dia," tambahnya.
Mental Pemenang di Real Madrid
Vinicius juga menjelaskan bagaimana mentalitas pemain Real Madrid yang selalu ingin menang. Sesuatu yang membuatnya terkagum semenjak pertama kali tiba di Santiago Bernabeu.
"Ada mentalitas pemenang di mana setiap dari kami ingin memenangkan semuanya, untuk mendongkrak persaingan dalam setiap aktivitas."
"Jika anda sedikit melambat di sesi latihan, jarak dengan semua orang akan bertambah. Marcelo sangat ahli dengan kemampuan mengontrol bola yang fenomenal, dan Karim berpikir 10 detik lebih dulu ketimbang semua pemain," pungkasnya.
(Managingmadrid.com)
Baca juga:
- Alternatif Kylian Mbappe, Real Madrid Bidik Jadon Sancho
- Bagi Kroos, Singkirkan Corona Lebih Utama Ketimbang Euro
- Real Madrid Terjun dalam Perburuan Mauro Icardi
- Curhatan Toni Kroos Dalam Masa Karantina: Gonta-Ganti Gaya Rambut & Timbun Banyak Tisu Toilet
- Liverpool Boleh Lepas Sadio Mane ke Real Madrid, Ini Syaratnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
LATEST UPDATE
-
Ketika Rotasi Guardiola Berbuah Tiket Perempat Final FA Cup
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:36
-
Chelsea dan Rotasi Besar yang Memicu Masalah di Lapangan
Liga Inggris 8 Maret 2026, 16:26
-
Liga Inggris 8 Maret 2026, 15:51

-
Joao Cancelo Beri Barcelona Kebebasan Taktis yang Lama Hilang
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 14:23
-
AC Milan dan Makna Penting 3 Poin di Derby della Madonnina
Liga Italia 8 Maret 2026, 13:59
-
Allegri Tanggapi Rumor Real Madrid: Apa Kata Pelatih AC Milan Ini?
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 13:34
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen Formula 1 2026
Otomotif 8 Maret 2026, 13:00















