Kesalahan Taktik Real Madrid: Ancelotti Gagal Mengantisipasi Barcelona
Richard Andreas | 13 Januari 2025 13:15
Bola.net - Kekalahan 2-5 Real Madrid dari Barcelona di final Piala Super Spanyol menunjukkan bahwa Los Blancos kalah dalam setiap aspek permainan, mulai dari taktik hingga eksekusi di lapangan.
Meskipun unggul jumlah pemain sejak menit ke-56, yaitu setelah Wojciech Szczesny diusir keluar lapangan, Real Madrid tetap gagal memanfaatkan situasi ini dan tampak kebingungan sepanjang pertandingan.
Madrid sebenarnya unggul lebih dahulu lewat gol cepat Kylian Mbappe di menit ke-5. Namun, setelahnya mereka justru kehilangan kontrol dan membiarkan Barca balas mencetak 5 gol bahkan sebelum 50 menit pertandingan berjalan.
Taktik yang Berantakan
Kartu merah Szczesny seharusnya menguntungkan bagi Madrid, tapi faktanya tidak demikian.
Barcelona bermain dengan 10 pemain hanya memberikan sedikit kelegaan bagi Madrid, sebab mulai menit itu, Barcelona mulai bermain lebih defensif dan mengurangi intensitas serangan.
Sampai sebelum insiden kartu merah, tim asuhan Hansi Flick tampak akan mencetak gol setiap kali menguasai bola, sama seperti dalam El Clasico sebelumnya pada Oktober 2024.
Masalah utama Madrid bukan hanya kesalahan individu, tetapi juga kegagalan sistemik yang sudah lama membayangi. Dengan Federico Valverde dan Eduardo Camavinga di posisi double pivot, lini tengah Madrid gagal melacak pergerakan pemain Barcelona, yang bebas bergerak di zona berbahaya.
Ketika lini tengah terbongkar, Lamine Yamal dan Raphinha dengan mudah menembus pertahanan yang terus dalam keadaan panik.
Pressing yang Salah Kaprah

Upaya pressing Madrid terhadap Barcelona terbukti salah dan dieksekusi dengan buruk. Barcelona dengan cerdas memancing Madrid untuk menekan, dan Los Blancos jatuh ke dalam jebakan, meninggalkan struktur pertahanan yang berantakan.
Carlo Ancelotti dengan pengalamannya, seharusnya sudah mengetahui kekuatan permainan posisional Barcelona dan kemampuan mereka mengeksploitasi celah dengan kejam.
Kesalahan individual seperti yang dilakukan Lucas Vazquez atau Aurelien Tchouaméni memang terlihat jelas, namun tanggung jawab utama ada pada Ancelotti.
Ancelotti memahami kelemahan timnya di sisi defensif, tapi dia tidak punya rencana untuk mengatasi itu.
Kurangnya Perencanaan Taktik Ancelotti
Harus diakui Ancelotti tampak tidak memiliki rencana taktik yang jelas untuk pertandingan. Usai laga, ketika ditanya soal persiapan tim, dia hanya menjawab: “Rencananya adalah bermain,”
Kegagalan untuk mengantisipasi permainan Barcelona dan merespon secara taktis memperlihatkan perlunya perubahan mendasar dalam pendekatan Ancelotti jika Madrid ingin kembali ke jalur kemenangan di laga-laga penting.
Klasemen Liga Spanyol 2024/2025
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
3 Hal Penting Jelang Athletic Club vs Barcelona di La Liga
Liga Spanyol 7 Maret 2026, 18:25
LATEST UPDATE
-
Mau Sandro Tonali, MU Siap-siap Kere Mendadak!
Liga Inggris 8 Maret 2026, 06:20
-
Barcelona Bekuk Athletic Bilbao dalam Kondisi Kelelahan Berat!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:49
-
Menang dan Clean Sheet Lawan Athletic Bilbao, Bos Barcelona Full Senyum!
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:38
-
Hasil Juventus vs Pisa: Pesta Gol Bianconeri di Allianz Stadium
Liga Italia 8 Maret 2026, 05:23
-
Man of the Match Athletic Bilbao vs Barcelona: Lamine Yamal
Liga Spanyol 8 Maret 2026, 05:05
-
Kalah dari Chelsea, Wrexham Sesalkan Kartu Merah di Penghujung Laga
Liga Inggris 8 Maret 2026, 04:11
-
Man of the Match Wrexham vs Chelsea: Alejandro Garnacho
Liga Inggris 8 Maret 2026, 03:48
-
Kontingen Belanda Bikin Nyaman Ryan Gravenberch di Liverpool, Tapi...
Liga Inggris 8 Maret 2026, 01:41














