Ketika Camp Nou Bergemuruh Menyambut Hat-trick Spektakuler Rivaldo ke Gawang Valencia
Gia Yuda Pradana | 29 Juli 2022 13:11
Bola.net - Barcelona menjamu Valencia pada jornada pemungkas La Liga 2000/01. Barcelona membutuhkan kemenangan dalam laga yang digelar di Camp Nou, 17 Juni 2001 tersebut. Barcelona nyaris gagal, tetapi Rivaldo menyelamatkan mereka dari lubang jarum.
Barcelona membutuhkan kemenangan. Sebab, hanya kemenangan yang bisa membawa mereka menggusur Valencia dari peringkat 4 dan lolos ke Liga Champions 2001/02.
Barcelona mengawali laga dengan cara yang ideal. Tim besutan Carles Rexach itu unggul lewat gol Rivaldo di menit 3. Namun, Valencia racikan Hector Cuper bisa membalas lewat gol Ruben Baraja di menit 25.
Barcelona kembali unggul lewat gol kedua Rivaldo di menit 45, tetapi Valencia lagi-lagi bisa menyamakan skor melalui gol kedua Baraja hanya dua menit berselang.
Barcelona terus menekan dan berusaha membobol gawang Valencia. Namun, hingga masuk menit 80, skor masih tak berubah, tetap 2-2. Jantung para pemain Barcelona, juga para suporternya yang memadati Camp Nou, mulai berdebar-debar.
Di menit 87, gol ketiga yang ditunggu-tunggu itu akhirnya datang juga. Lagi-lagi Rivaldo yang menunjukkan kehebatannya.
Dengan sebuah overhead bicycle kick spekakuler dari ujung kotak penalti, pria Brasil itu membobol gawang Santiago Canizares, menggenapi hat-trick-nya, memastikan kemenangan Barcelona, dan membawa Blaugrana finis peringkat empat menggusur Valencia.
Tiga Gol dengan Tiga Cara Berbeda

Tiga gol ke gawang Valencia dicetak Rivaldo dengan tiga cara berbeda. Ketiga gol itu semua dia cetak dengan kaki kiri andalannya.
Gol pertama Rivaldo dalam laga itu dicetak dengan salah satu trademark-nya, yaitu eksekusi tendangan bebas. Gol itu memberi Barcelona keunggulan 1-0 atas Valencia.
Gol keduanya, setelah gol sebelumnya dibalas oleh Valencia, dicetak Rivaldo dengan tendangan jarak jauh. Sementara itu, gol ketiga yang menentukan kemenangan Barcelona, dia ciptakan dengan sebuah aksi salto usai mengontrol bola operan Frank de Boer dengan dada.
Rivaldo melepas jersey dan merayakan gol itu dengan gila-gilaan. Camp Nou pun bergemuruh dibuatnya.
Hat-trick Spektakuler
Gol Terbaik Sepanjang Kariernya
Dalam sebuah wawancara dengan Four Four Two pada Desember 2010 lalu, Rivaldo mengatakan bahwa gol ketiga itu adalah gol terbaik dalam kariernya. Sebab, selain indah, gol yang tercipta di menit-menit akhir itu juga sangat krusial untuk timnya.
Salah Satu Pemain Terbaik dalam Sejarah Barcelona

Rivaldo memperkuat Barceelona antara 1997 dan 2002. Selama periode itu, mantan forward Brasil ini menjadi salah satu pemain terbaik yang pernah dimiliki Barcelona.
Selama memperkuat Barcelona, membantu Barcelona meraih dua gelar La Liga (1997/98, 1998/99), satu titel Copa del Rey (1997/98), dan satu trofi UEFA Super Cup (1997).
Selama memperkuat Barcelona, Rivaldo mencetak total 129 gol di semua ajang. Dia menorehkannya dalam 235 penampilan dengan seragam Barcelona.
Dari 129 gol itu, termasuk di antaranya tentu saja hat-trick spektakuler ke gawang Valencia di Camp Nou pada 17 Juni 2001 silam.
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Ketika Dua Genius, Andrea Pirlo dan Roberto Baggio Berkolaborasi Membobol Gawang Juventus
- Sinisa Mihajlovic, Kaki Kiri Mematikan, dan Hat-trick Tendangan Bebas
- Francesco Totti dan 'Cucchiaio', Dua Hal yang Tidak Terpisahkan
- Ketika Shevchenko Membuat Buffon Takluk dengan Sebuah Golazo di San Siro
- Real Madrid Belum Menang, Madridista Tetap Tenang: Biasa Pramusim, Nanti Juara UCL dan La Liga
- Debut Pramusim Angel Di Maria di Juventus: Kesan Pertama Begitu Menggoda, Siapa Itu Paulo Dybala?
- Penilaian Juventini untuk 'Debut' Paul Pogba di Juventus: Kelas, Memang Beda Kalau Main Pakai Hati
- Berbagai Harapan Fans setelah Witan Sulaeman Berpisah dengan Lechia Gdansk
- Barcelona 2-2 Juventus: Pjanic Istimewa, Di Maria Monster, Lewandowski Kurang Suplai
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Prediksi Slavia Praha vs Barcelona 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 17:00
-
Marc-Andre ter Stegen Absen dari Barcelona, Segera Jalani Tes Medis di Girona
Liga Spanyol 20 Januari 2026, 16:45
LATEST UPDATE
-
Prediksi Bayern vs Union Saint-Gilloise 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:28
-
Prediksi Atalanta vs Athletic Club 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 22:24
-
Prediksi Qarabag FK vs Eintracht Frankfurt 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:09
-
Real Madrid vs Monaco: Statistik Gol Mbappe Jadi Ancaman Nyata buat Mantan Klubnya
Liga Champions 20 Januari 2026, 21:04
-
Villarreal vs Ajax: Jaminan Gol dalam Laga yang Berpotensi Berjalan Terbuka
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:55
-
Prediksi Galatasaray vs Atletico Madrid 22 Januari 2026
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:49
-
Copenhagen vs Napoli: Panggung Istimewa bagi Rasmus Hojlund
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:17
-
Update Transfer Resmi 18 Klub BRI Super League pada Januari 2026
Bola Indonesia 20 Januari 2026, 20:14
-
Madrid vs Monaco: Ujian Arbeloa, Reuni Mbappe, dan Angkernya Bernabeu
Liga Champions 20 Januari 2026, 20:00
-
Sporting vs PSG: Tamu yang Sangat Berbahaya
Liga Champions 20 Januari 2026, 19:58
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06








