Kontroversi VAR 8 Menit untuk Anulir Gol Pau Cubarsi: Barcelona Dirugikan Wasit!
Richard Andreas | 13 Februari 2026 15:32
Bola.net - Laga semifinal Copa del Rey antara Barcelona dan Atletico Madrid kembali menempatkan VAR di pusat sorotan. Keputusan menganulir gol Pau Cubarsi memicu perdebatan panjang di tengah kekalahan telak yang dialami tim tamu.
Barcelona sudah tertinggal 4-0 saat turun minum setelah penampilan buruk di babak pertama. Harapan sempat muncul ketika Cubarsi mencetak gol di paruh kedua pertandingan.
Meski begitu, selebrasi itu tidak bertahan lama. Pemeriksaan VAR yang berlarut-larut justru mengubah arah cerita malam tersebut.
VAR Delapan Menit dan Gelombang Kritik
Gol Cubarsi awalnya disahkan wasit di lapangan. Tetapi keputusan itu ditinjau ulang oleh VAR, dan proses pemeriksaan berlangsung sangat lama.
Setelah delapan menit, ofisial akhirnya memutuskan untuk menganulir gol tersebut karena offside. Lamanya proses tersebut memicu kritik luas, terutama di media sosial.
Pakar La Liga Terry Gibson menulis di X: “Pemeriksaan VAR selama 8 menit untuk gol offside benar-benar keterlaluan! Atletico melawan Barcelona.”
Jurnalis Barcelona dari The Athletic, Pol Ballus, juga menyuarakan kebingungannya langsung dari stadion: “Saya berada di stadion dan saya tidak punya petunjuk apa yang sedang mereka periksa. Ini penantian yang konyol. Ini termasuk salah satu kekacauan VAR terbesar yang pernah saya saksikan.”
Bahkan setelah tayangan ulang alasan pembatalan gol ditampilkan, keputusan tersebut tetap menimbulkan tanda tanya. Momen ini menambah daftar panjang kontroversi perwasitan yang mewarnai sepak bola Spanyol musim ini.
Skenario Berat Barcelona di Leg Kedua
Dengan gol tersebut dianulir, Barcelona tetap tertinggal agregat empat gol. Untuk lolos ke final Copa del Rey 2026, mereka harus membalikkan defisit besar tersebut pada leg kedua.
Barcelona wajib menang dengan selisih minimal lima gol untuk memastikan tempat di partai puncak. Skenario itu menjadi tantangan berat mengingat performa di leg pertama.
Opsi lain adalah menang dengan selisih empat gol untuk memaksakan perpanjangan waktu. Jika agregat tetap imbang setelah dua babak tambahan masing-masing 15 menit, pertandingan akan ditentukan lewat adu penalti.
Biar begitu, jika salah satu tim mencetak gol di masa tambahan waktu, agregat akan berubah dan langsung menentukan nasib kedua tim. Semua kemungkinan itu kini menjadi bagian dari perhitungan Barcelona setelah malam penuh kontroversi di semifinal.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Bukan Wacana, MU Mulai Seriusi Transfer Julian Alvarez
Piala Dunia 28 Juni 2026, 21:15
-
Login! Manchester United Ramaikan Perburuan Julian Alvarez
Liga Inggris 26 Juni 2026, 22:30
LATEST UPDATE
-
Kylian Mbappe Pecahkan Rekor Ronaldo usai Prancis Bungkam Swedia
Piala Dunia 1 Juli 2026, 15:48
-
Meksiko Berpotensi Jumpa Inggris di Babak 16 Besar Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 Juli 2026, 14:18
-
Man of the Match Meksiko vs Ekuador: Julian Quinones
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:30
-
Hasil Meksiko vs Ekuador: El Tri Melaju ke Babak 16 Besar
Piala Dunia 1 Juli 2026, 11:05
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41












