Kroos Semprot Real Madrid Usai Kalah dari Barcelona: Tidak Bisa Diterima!

Dimas Ardi Prasetya | 13 Mei 2026 14:18
Kroos Semprot Real Madrid Usai Kalah dari Barcelona: Tidak Bisa Diterima!
Pemain Barcelona, Ferran Torres, mencetak gol kedua timnya dalam pertandingan La Liga ke gawang Real Madrid, Senin (11/5/2026) dini hari WIB. (c) AP Photo/Joan Monfort

Bola.net - Kekalahan Real Madrid dari Barcelona di El Clasico kembali meninggalkan luka mendalam bagi para Madridista. Hasil buruk itu juga membuat Los Blancos dipastikan gagal mengejar gelar La Liga musim ini.

Situasi tersebut menjadi semakin menyakitkan karena Madrid harus melihat rival abadinya kembali berjaya. Untuk dua musim beruntun, Barcelona sukses mengungguli Real Madrid dalam perebutan mahkota liga domestik.

Advertisement

Sorotan tajam kemudian datang dari mantan gelandang andalan Madrid, Toni Kroos. Meski sudah pensiun, Kroos mengaku masih merasakan penderitaan saat melihat mantan klubnya terus terpuruk.

Kroos bahkan secara terbuka mengkritik kondisi internal klub yang dianggap sudah lama bermasalah. Kekalahan 0-2 dari Barcelona di El Clasico pun disebut menjadi simbol suram musim Madrid.

1 dari 3 halaman

Kroos Sulit Terima Keterpurukan Real Madrid

Kroos Sulit Terima Keterpurukan Real Madrid

Pemain Real Madrid Vinicius Junior (kanan) beradu argumen dengan para pemain Barcelona pada laga La Liga/Liga Spanyol antara Barcelona vs Madrid di Barcelona, Minggu, 10 Mei 2026 (c) AP Photo/Joan Monfort

Kekalahan dari Barcelona membuat Real Madrid dipastikan menjalani musim tanpa trofi besar. Situasi itu menjadi yang kedua secara beruntun sejak Kroos meninggalkan Santiago Bernabeu.

Dalam podcast pribadinya, Einfach mal Luppen, Kroos mengaku sangat kecewa dengan pencapaian mantan klubnya. Ia menilai hasil tersebut sama sekali tidak pantas bagi klub sebesar Real Madrid.

"Itu sangat sulit diterima. Dua (kekalahan) tidak dapat diterima. Titik. Itulah citra diri Real. Semua orang tahu itu,” kata Kroos, via Goal.

Mantan gelandang timnas Jerman itu juga menyinggung suasana negatif yang terus menyelimuti klub sepanjang musim. Menurutnya, berbagai konflik internal seperti duel Aurelien Tchouameni dengan Federico Valverde, dan kebocoran masalah ke media telah memperburuk keadaan di dalam skuad.

2 dari 3 halaman

Kroos Sampai Lega Saat El Clasico Berakhir

Kroos Sampai Lega Saat El Clasico Berakhir

Toni Kroos berpose dengan penghargaan Laureus Sporting Inspiration Award dalam ajang Laureus World Sports Awards 2026 di Madrid, Senin, 20 April 2026. (c) AP Photo/Manu Fernandez

Kroos mengaku sebenarnya tidak terlalu yakin Real Madrid mampu mengalahkan Barcelona sebelum pertandingan dimulai. Keyakinannya semakin hilang ketika Barcelona langsung unggul cepat lewat gol Marcus Rashford dan Ferran Torres.

Eks maestro lini tengah Madrid itu bahkan merasa pertandingan berjalan sangat menyakitkan untuk disaksikan. Ia mengaku jarang memiliki harapan serendah itu saat melihat Real Madrid tampil di laga besar.

“Saya jarang mencatat begitu sedikit catatan. Saya jarang merasa begitu sedikit harapan. Sejujurnya, saya senang ketika pertandingan berakhir," aku Kroos.

Meski babak kedua berjalan lebih seimbang, Kroos menilai laga tersebut sudah kehilangan arah bagi Madrid. Kekalahan itu sekaligus memperbesar tekanan terhadap jajaran pelatih dan manajemen klub.

Laporan yang beredar menyebut perubahan besar di tubuh Madrid bisa segera terjadi. Nama José Mourinho bahkan mulai dikaitkan dengan kemungkinan kembali menangani klub, sementara Kroos sendiri disebut berpeluang mendapat peran baru di lingkungan Real Madrid.

LATEST UPDATE