Latih Real Madrid dalam Dua Era, Apa Bedanya Nih Ancelotti?
Richard Andreas | 7 Desember 2021 07:40
Bola.net - Carlo Ancelotti termasuk salah satu dari segelintir pelatih yang pernah menangani tim top Real Madrid. Menariknya, dia dipercaya memimpin tim dalam dua era berbeda.
Ancelotti pertama kali melatih Madrid pada tahun 2013 lalu. Dia membuat sejarah dengan menuntun Los Blancos meraih La Decima, gelar Liga Champions ke-10.
Pelatih Italia ini bertahan hingga tahun 2015, lalu melanjutkan karier bersama tim-tim lain seperti Bayern Munchen, Napoli, Everton, dan kini kembali ke Madrid.
Di era keduanya, Ancelotti tampak lebih mudah membimbing tim untuk bermain di level top. Apa katanya?
Tidak bisa dibandingkan
Tidak banyak pelatih yang bisa menangani Madrid dalam dua era berbeda. Menariknya, bagi Ancelotti, masih ada banyak pemain dalam skuad Madrid sekarang yang pernah dia latih beberapa tahun silam.
"Tidak mudah membuat perbandingan sebab setiap tahun memiliki cerita uniknya sendiri," ujar Ancelotti di Realmadrid.com.
"Benar bahwa tahun kedua saya di Real Madrid tidak bisa disebut sukses, tapi kami hampir melakukannya sebab kami bisa mencapai semifinal [UCL] dan hanya tertinggal satu atau dua poin dari juara liga."
"Setiap tahun berbeda dan Anda tidak bisa membuat perbandingan," imbuhnya.
Juara di era kedua?
Saat ini Madrid sedang melaju apik di semua kompetisi. Ada alasan untuk percaya bahwa Ancelotti bisa kembali menuntun tim jadi juara, khususnya juara Liga Champions.
"Saya ingin menunjukkan bahwa saya selalu bekerja sebaik mungkin untuk membantu tim. Secara pribadi, saya tidak perlu membuktikan apa pun kepada siapa pun," lanjut Ancelotti.
"Saya merasa nyaman dengan tim pelatih yang sekarang. Sebab kami bisa mengombinasikan antusiasme mereka dan pengalaman yang saya punya," tandasnya.
Sumber: Real Madrid
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sporting CP vs PSG: Luis Suarez
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:19
-
Man of the Match Inter vs Arsenal: Gabriel Jesus
Liga Champions 21 Januari 2026, 07:05
-
Man of the Match Bodo/Glimt vs Man City: Jens Petter Hauge
Liga Champions 21 Januari 2026, 06:51
-
Man of the Match Real Madrid vs Monaco: Vinicius Junior
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:51
-
Hasil Copenhagen vs Napoli: Partenopei Gagal Menang Meski Unggul Jumlah Pemain
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:29
-
Hasil Villarreal vs Ajax: Kapal Selam Kuning Karam Lebih Dini
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:27
-
Sporting CP vs PSG: Les Parisiens Jatuh di Lisbon
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:19
-
Hasil Olympiakos vs Leverkusen: Wakil Yunani Buka Peluang Lolos ke Play-off
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:17
-
Hasil Tottenham vs Dortmund: Spurs Jaga Rekor Kandang Sempurna di Liga Champions
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:11
-
Hasil Inter vs Arsenal: Meriam London Hancurkan Nerazzurri di Giuseppe Meazza
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:04
-
Hasil Real Madrid vs Monaco: Kylian Mbappe dkk Pesta Setengah Lusin Gol
Liga Champions 21 Januari 2026, 05:03
-
Gagal Bersinar di Old Trafford, Ugarte Bakal Ditukar dengan Bintang Muda Sunderland
Liga Inggris 21 Januari 2026, 04:59
LATEST EDITORIAL
-
9 Pemain yang Pernah Bermain untuk Inter Milan dan Arsenal
Editorial 20 Januari 2026, 14:06
-
6 Bek Tengah yang Bisa Datangkan Liverpool Setelah Kehilangan Marc Guehi
Editorial 20 Januari 2026, 13:05
-
5 Pemain Liverpool yang Bisa Ikuti Jurgen Klopp ke Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:24
-
4 Bek Tengah yang Bisa Jadi Target Chelsea di Bursa Januari: Ada Eks Real Madrid
Editorial 19 Januari 2026, 12:06






