Lini Serang Real Madrid Sebenarnya Tak Sebagus Itu
Richard Andreas | 24 Februari 2026 18:14
Bola.net - Di atas kertas, lini serang Real Madrid terlihat menakutkan. Nama-nama seperti Kylian Mbappe, Rodrygo, Franco Mastantuono, dan Gonzalo Garcia seharusnya menjamin aliran gol di Santiago Bernabeu.
Namun, sepak bola tidak dimainkan di atas kertas. Dalam beberapa laga terakhir, ketika Madrid membutuhkan ketegasan di sepertiga akhir, beban itu justru jatuh hampir sepenuhnya ke pundak Vinicius Junior.
Kondisi ini tercermin jelas dari kontribusi nyata sang pemain nomor tujuh, yang menjadi pembeda di tengah kebuntuan serangan Los Blancos.
Ketergantungan Madrid pada Gol Vinicius

Gambaran paling jelas terlihat dari daftar pencetak gol terakhir Real Madrid. Tiga gol terakhir mereka, masing-masing saat menang 4-1 atas Real Sociedad, menang 1-0 atas Benfica, dan kalah 1-2 dari Osasuna, semuanya dicetak oleh Vinicius.
Rangkaian tersebut menunjukkan bagaimana kontribusi gol dari pemain lain nyaris menghilang. Dalam situasi krusial, Madrid terus kembali pada sosok yang sama untuk mencari solusi.
Ketika opsi lain tidak berjalan, Vinicius menjadi tumpuan paling logis. Ia bukan hanya pilihan terakhir, tetapi juga satu-satunya jalan keluar yang benar-benar tersedia.
Dominasi dalam Tembakan dan Aksi Individu

Ketergantungan itu semakin terlihat dari keterlibatan Vinicius dalam peluang. Dalam dua laga melawan Benfica dan Osasuna, Real Madrid melepaskan total 33 tembakan, dengan 11 di antaranya berasal dari Vinicius.
Jumlah tersebut setara dengan sepertiga dari seluruh percobaan tim, dua kali lipat dari rata-rata kontribusinya yang biasanya berada di angka sekitar 16 persen per pertandingan. Angka ini menegaskan betapa besar porsinya dalam fase menyerang.
Namun, perannya tidak berhenti pada tembakan. Setiap kali menguasai bola, Vinicius menjadi pemantik utama serangan, di tengah pembicaraan yang terus berlanjut soal masa depan kontraknya.
Masalah Penyelesaian dan Minimnya Dukungan
Dalam laga melawan Osasuna, Vinicius berulang kali menantang penjaganya dan menjadikan duel tersebut sebagai pertarungan personal. Pada dua momen berbeda, ia berhasil melewati lawan dan mengirim bola berbahaya ke jantung kotak penalti.
Masalahnya, tidak ada rekan setim yang siap menyelesaikan peluang tersebut. Minimnya kehadiran di momen menentukan membuat serangan Madrid terlihat tumpul.
Saat kreativitas tim mengering, naluri alami Madrid adalah mencari Vinicius dan berharap ada aksi spesial darinya. Bahkan setelah penyesuaian taktik gagal memberi jawaban, Vinicius sendiri yang akhirnya masuk ke area tengah layaknya penyerang dan memaksakan gol penyeimbang.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 17 September 2026, 06:15
-
Man of the Match Barcelona vs Racing Santander: Raphinha
Liga Spanyol 17 September 2026, 05:50
-
Hasil Barcelona vs Racing Santander: Kemenangan Telak 7-2 di Camp Nou
Liga Spanyol 17 September 2026, 05:16
-
Link Streaming Barcelona vs Racing Santander di La Liga, 17 September 2026
Liga Spanyol 16 September 2026, 23:29
-
Tajam dan Jadi Pembeda, Kenapa Carlos Espi Terus Cadangan, Wahai Mourinho?
Liga Inggris 16 September 2026, 20:00
LATEST UPDATE
-
Pendekatan Khusus Jose Mourinho Bikin Jude Bellingham Kembali jadi Pemain Spesial
Liga Spanyol 17 September 2026, 18:33
-
Prediksi BRI Super League: Arema FC vs Persik Kediri 18 September 2026
Bola Indonesia 17 September 2026, 17:14
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSIM Yogyakarta 18 September 2026
Bola Indonesia 17 September 2026, 16:45
-
Formasi Grooming 15 Menit Sebelum Date: Clean, Neat, Smell Good
Lain Lain 17 September 2026, 16:34
-
Michael Carrick Buka Suara soal Masa Depan JJ Gabriel di Manchester United
Liga Inggris 17 September 2026, 15:49
-
Michael Carrick Tetap Tenang Usai Manchester United Tumbang dari Brighton
Liga Inggris 17 September 2026, 15:37
-
Debut Bagas Maulana/Apriyani Rahayu di Asian Games 2026: Adaptasi Jadi Tantangan Utama
Bulu Tangkis 17 September 2026, 15:15
-
Alwi Farhan Panaskan Mesin Jelang Asian Games 2026, Dapat Pelajaran dari Kento Momota
Bulu Tangkis 17 September 2026, 14:43
-
Hancur Lebur Wajah Manchester United di Old Trafford
Liga Inggris 17 September 2026, 14:24
-
Shin Tae-yong Bicara soal Persija Jadi Musafir di Bali: Fokus Macan Kemayoran Tak Goyah
Bola Indonesia 17 September 2026, 14:13
-
Energi Karim Adeyemi
Liga Spanyol 17 September 2026, 14:07
-
Igor Tolic Ungkap Makna Besar Kemenangan Persib atas FC Seoul: Lebih dari Sekadar 3 Poin
Bola Indonesia 17 September 2026, 13:16
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33

